Bisnis.com, SEMARANG — Kesempatan untuk masuk ke perguruan tinggi kini semakin terbuka bagi para penghafal alquran. Peluang ini diberikan melalui hadirnya jalur seleksi khusus penghafal alquran.
Jalur khusus penghafal alquran ini dapat menjadi alternatif seleksi selain jalur umum, dengan mempertimbangkan capaian hafalan sebagai salah satu nilai tambah dalam proses penerimaan.
Pada proses seleksinya, calon mahasiswa tidak hanya melampirkan sertifikat hafalan alquran pada tahap administratif, melainkan juga akan diuji sebagai bentuk kesesuaian.
Berikut 10 PTN yang membuka jalur khusus penghafal alquran:
Dilansir dari laman resmi Universitas Sebelas Maret (UNS), UNS membuka jalur khusus bagi penghafal alquran melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Adapun syarat untuk mendaftar jalur penghafal alquran ini adalah calon mahasiswa minimal telah menghafal 15 juz yang dinyatakan dengan “sertifikat tahfidz” dari lembaga berkompeten yang memiliki kredibilitas tinggi. Sertifikat dengan batas minimal dua tahun terakhir tersebut, harus diunggah calon mahasiswa pada laman pendaftaran.
Selain sertifikat tahfidz, calon mahasiswa juga tetap harus melampirkan nilai rapor dan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Perlu diketahui bahwa calon mahasiswa yang mendaftar pada jalur penghafal alquran ini hanya diperbolehkan memilih program studi tertentu yang telah dipilih oleh UNS.
2. Universitas Diponegoro (Undip)
Dilansir dari laman resmi Universitas Diponegoro (Undip), Undip memiliki jalur keagamaan untuk para penghafal alquran. Jalur keagamaan ini termasuk dalam bagian dari jalur Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). Untuk mendaftar jalur penghafal alquran ini, calon mahasiswa harus memiliki hafalan 20 juz untuk bisa mendaftar pada seluruh program studi di Undip melalui SBUB.
Hadirnya jalur keagamaan untuk penghafal alquran ini, diharapkan dapat mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum. Tak hanya melewati seleksi administrasi, calon mahasiswa yang mendaftar melalui jalur penghafal alquran nantinya juga akan mengikuti tes untuk menguji hafalan alquran.
3. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Dilansir dari laman resmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), ITS membuka jalur khusus untuk penghafal alquran. Dalam laman resminya, ITS mengakui bahwa penghafal kitab suci sebagai sebuah prestasi yang dijanjikan dengan memberikan nilai tambahan pada Seleksi Prestasi Sarjana. Untuk mendaftar pada jalur ini, calon mahasiswa harus memiliki hafalan 30 juz yang dibuktikan dengan surat keterangan.
Surat keterangan hafalan alquran ini, dapat calon mahasiswa lampirkan dalam seleksi Reguler dan Mandiri untuk program Sarjana Terapan, SKM untuk program Sarjana Reguler, dan seleksi IUP untuk program Sarjana Internasional, sebagai pertimbangan penerimaan peserta. Selain melampirkan surat keterangan, calon mahasiswa juga perlu melampirkan nilai rapor.
4. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
Dilansir dari laman resmi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Unesa membuka jalur khusus untuk para penghafal alquran melalui jalur prestasi keagamaan. Jalur prestasi keagamaan sendiri menjadi salah satu komitmen Unesa dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia sesuai dengan visi, misi, dan motto Unesa.
Adapun calon mahasiswa yang ingin mendaftar jalur prestasi keagamaan khusus penghafal alquran, harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah diputuskan oleh universitas, yakni merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA/MA/SMK/ Paket C yang dibuktikan dengan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL), dan memiliki hafalan alquran minimal 10 juz. Bagi calon mahasiswa yang mendaftar pada jalur prestasi keagamaan, kelulusan akan ditentukan oleh hasil tes online, tes wawancara offline, dan portofolio.
5. Institut Pertanian Bogor (IPB)
Dilansir dari laman resmi UPZ Institut Pertanian Bogor (IPB), IPB membuka jalur pendaftaran untuk penghafal alquran melalui jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN). Terkait jalur ini, IPB diketahui telah konsisten menyelenggarakan PIN sebagai bentuk apresiasi terhadap siswa berbakat. Jalur seleksi ini dirancang sekaligus menargetkan pada siswa/i lulusan SMA/SMK yang memiliki prestasi luar biasa di bidang akademik maupun non-akademik.
Untuk mendaftar jalur PIN khususnya bagi penghafal alquran, calon mahasiswa harus memiliki hafalan minimal 15 juz-29 juz dan akan diapresiasi setara olimpiade nasional. Sementara itu, untuk calon mahasiswa yang memiliki hafalan hingga 30 juz akan diapresiasi setara prestasi olimpiade internasional.
6. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Dilansir dari laman resmi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), UNJ membuka jalur khusus untuk penghafal alquran melalui jalur prestasi non-lomba. Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PENMABA) prestasi non-lomba merupakan jalur bagi calon mahasiswa baru yang memiliki prestasi luar biasa pada tingkat nasional atau internasional dalam bidang kepemimpinan dan keagamaan.
Untuk mendaftar jalur keagamaan bagi penghafal alquran, calon mahasiswa harus memenuhi sejumlah syarat yang telah ditentukan oleh universita, yakni merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), siswa/i lulusan SMA/SMK/MA/ pesantren, dan memiliki hafalan alquran minimal 10 juz.
Selain persyaratan tersebut, terdapat ketentuan lainnya yang perlu diketahui oleh calon mahasiswa, seperti calon mahasiswa hanya diperbolehkan untuk memilih satu program studi dan program studi yang dipilih tidak harus sesuai dengan prestasi yang dimiliki.
7. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ)
Dilansir dari laman resmi Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ), UPNVJ membuka jalur masuk bagi penghafal alquran melalui jalur prestasi Seleksi Mandiri Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (SEMA UPNVJ). Jalur prestasi pada SEMA UPNVJ merupakan proses seleksi yang menggunakan gabungan kriteria kelulusan jalur akademik dengan prestasi akademik dan/atau non akademik.
Untuk mendaftar jalur prestasi bidang keagamaan penghafal alquran, calon mahasiswa harus mengetahui kriteria, cakupan, hingga mekanisme yang telah ditentukan oleh universitas sebagai berikut.
- Pendaftar yang dapat mengikuti jalur ini adalah mereka yang telah menghafal Al Quran minimal 20 juz yang dibuktikan dengan sertifikat, ijazah atau surat keterangan dari pesantren, madrasah, atau lembaga tahfiz Al Quran.
- Pendaftar wajib mengunggah bukti asli atau berwarna sertifikat, ijazah, atau surat keterangan dari pesantren, madrasah, atau lembaga tahfiz Al Quran yang selanjutnya akan divalidasi oleh Tim Seleksi.
- Bagi Pendaftar yang memenuhi kriteria tersebut, wajib mengikuti tes ulang hafalan Al Quran.
- Pendaftar wajib mengunggah surat pernyataan kesediaan berkontribusi bagi UPN “Veteran” Jakarta sesuai bidang keahlian minimal 1 prestasi per semester tingkat nasional.
- Pendaftar wajib mengisi link pemberitaan dari website resmi sekolah atau media sosial resmi sekolah terkait prestasi yang dimiliki (jika belum ada silahkan menghubungi sekolah).
8. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Dilansir dari laman resmi Universitas Padjadjaran (Unpad), Unpad membuka jalur khusus untuk penghafal alquran melalui jalur prestasi SMUP Unpad. Jalur minat/bakat dan prestasi non-akademik ini dibuka untuk seluruh program studi yang ada di Unpad dengan harapan mahasiswa tetap bisa mengembangkan potensi dan prestasi yang seimbang dengan kegiatan-kegiatan akademik.
Untuk mendaftar jalur prestasi SMUP Unpad, calon mahasiswa harus melampirkan bukti prestasi yang diraih dalam berbagai cabang lomba pada ajang kompetisi Musabaqoh Tilawatil Quran. Selain bukti prestasi, calon mahasiswa juga perlu memenuhi persyaratan umum yang ditentukan Unpad, seperti Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA/MA/SMK tahun 2026 atau peserta didik paket C dengan umur maksimal 22 tahun saat mendaftar, hingga memiliki skor nilai SNBT-UTBK.
9. Universitas Andalas (Unand)
Dilansir dari laman resmi Universitas Andalas (Unand), Unand membuka jalur khusus untuk penghafal alquran melalui jalur Seleksi Masuk Berdasarkan Prestasi (SIMA Prestasi). Pada SIMA Prestasi, Unand membuka dua jalur, yakni SIMA Prestasi lomba dan SIMA Prestasi non-lomba. Bagi penghafal alquran, akan termasuk ke dalam jalur SIMA Prestasi non-lomba.
Untuk mendaftar jalur SIMA Prestasi non-lomba khususnya penghafal alquran, calon mahasiswa harus memiliki sertifikat hafidz alquran paling sedikit 10 juz yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah atau instansi yang berwenang.
Selain sertifikat hafalan alquran, calon mahasiswa juga perlu memiliki ijazah dua tahun sebelumnya atau Surat Keterangan Lulus (SKL) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah, memiliki nilai rapor semester I-V yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah, dan memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
10. Universitas Syiah Kuala (USK)
Dilansir dari laman resmi Universitas Syiah Kuala (USK), USK membuka jalur masuk untuk penghafal alquran melalui jalur Seleksi Talenta Berprestasi. Jalur prestasi yang dibuka Unand merupakan penjaringan calon mahasiswa yang memiliki kemampuan atau prestasi di bidang akademik, leadership, karakter, atau minat bakat tertentu.
Pada jalur prestasi, Unand membuka empat jalur khusus, yakni jalur tahfidz, kepemimpinan, pesantren, dan prestasi dalam bidang olimpiade, MTQ, debat, karya ilmiah, olahraga, hingga seni. Pada jalur tahfidz, calon mahasiswa harus menunjukkan sertifikat hafalan 30 juz dari lembaga resmi.