#30 tag 24jam
Dorong Modernisasi UMKM, Metranet–BSI Resmikan Inisiatif Koperasi Digital
Metranet melalui platform KoperasiGO bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) secara resmi meluncurkan Gerakan Bersama Menuju Koperasi Masa Depan Indonesia. [516] url asal
#metranet #koperasi-go #bank-syariah-indonesia #koperasi-masa-depan-indonesia
(MedCom - Ekonomi Digital) 14/02/26 06:06
v/136641/
Jakarta: Metranet melalui platform KoperasiGO bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) secara resmi meluncurkan Gerakan Bersama Menuju Koperasi Masa Depan Indonesia, sebuah inisiatif strategis berskala nasional yang ditujukan untuk mempercepat transformasi digital koperasi melalui penguatan tata kelola, integrasi sistem, dan pemanfaatan layanan keuangan digital syariah.Gerakan ini menempatkan KoperasiGO sebagai platform utama dalam mendorong modernisasi koperasi, dengan fokus pada pencatatan keuangan yang terstandarisasi, pengelolaan operasional berbasis sistem terintegrasi, serta transparansi informasi bagi pengurus dan anggota. Sinergi dengan BSI memperluas ekosistem melalui integrasi layanan perbankan digital syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Transformasi digital koperasi harus dimaknai sebagai perubahan menyeluruh pada tata kelola, proses bisnis, dan budaya organisasi. Melalui KoperasiGO, kami menghadirkan solusi manajemen koperasi yang terintegrasi agar koperasi mampu beroperasi secara profesional, transparan, dan terkoneksi dengan ekosistem keuangan digital,” ujar Direktur Bisnis Metranet Faisal Yusuf.
Peluncuran gerakan nasional ini diselenggarakan di Swiss-Belinn Hotel Jakarta dan dihadiri oleh 50 koperasi lintas sektor dari berbagai wilayah di Indonesia. Partisipasi tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan koperasi terhadap sistem digital yang mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat kepercayaan anggota melalui tata kelola yang akuntabel.
Transformasi digital
Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Syska Hutagalung Plt. mengungkapkan inisiatif ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi digital dan penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat.“Transformasi digital koperasi membutuhkan kolaborasi nyata antara sektor swasta, perbankan, dan pemerintah. Gerakan ini menunjukkan bahwa digitalisasi koperasi dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berkelanjutan untuk memperkuat daya saing koperasi nasional” .tegas dia.
Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi RI Henra Saragih memaparkan digitalisasi menjadi kunci, terutama bagi koperasi simpan pinjam atau credit union yang anggotanya dapat mencapai ratusan ribu, bahkan mendekati satu juta orang.
“Pengelolaan manual tentu sangat berat. Dengan sistem digital, seluruh aktivitas dapat dipantau secara cepat, transparan, dan akuntabel,” tegas Henra.
Di sisi pembiayaan, kemitraan dengan perbankan seperti BSI dan lembaga keuangan lainnya juga diperlukan. Koperasi mendapatkan dukungan pembiayaan dan pendampingan dalam membangun ekosistem koperasi digital yang kuat.
Melalui peluncuran gerakan nasional ini, koperasi diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap penerapan digitalisasi dan praktik tata kelola modern, sekaligus mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan layanan keuangan digital sebagai pengungkit pertumbuhan dan keberlanjutan usaha koperasi di era ekonomi digital.
Ruang kolaborasi baru
Group Head Retail Deposit Group BSI Dien lukita purnamasari menjelaskan peran BSI sebagai bullion bank membuka ruang kolaborasi baru dengan koperasi. Koperasi dapat berfungsi sebagai perpanjangan tangan BSI untuk menjangkau nasabah yang selama ini belum terlayani secara langsung oleh perbankan.“Melalui kerja sama tersebut, anggota maupun non-anggota koperasi yang ingin berinvestasi emas dapat mengakses layanan melalui BSI. Skema ini diharapkan memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai simpul ekonomi masyarakat,” tegas dia.
BSI pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi. Dengan sinergi yang terbangun, kemitraan antara perbankan syariah dan koperasi diharapkan mampu berkembang lebih luas dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Sementara itu, ketua Kokarmindo (Koperasi Karyawan Media Group) Herfindo Satria Gading menyambut baik acara ini. "Acara ini sangat menarik, dan menginspirasi kami di Kokarmindo untuk bisa membawa Kokarmindo goes to digital. Aplikasi yg dipresentasikan akan sangat membantu dan dapat meningkatkan kepercayaan anggota pada pengurus," tegas dia.
(SAW)
Living Lab Ventures Perkuat Daya Tarik Indonesia bagi Investor Global Lewat Model Kolaborasi Strategis
Investor internasional semakin selektif, mencari ekosistem yang mampu menghadirkan kolaborasi nyata, jalur implementasi yang jelas, serta akses pasar yang teruji. [537] url asal
#investor #investor-startup #investor-global #kolaborasi-strategis #lab-ventures #sinarmas
(MedCom - Ekonomi Digital) 13/02/26 14:24
v/135942/
Jakarta: Peta investasi global kini tidak lagi hanya berbicara soal besaran dana. Investor internasional semakin selektif, mencari ekosistem yang mampu menghadirkan kolaborasi nyata, jalur implementasi yang jelas, serta akses pasar yang teruji.Di tengah dinamika tersebut, pendekatan berbasis kemitraan strategis menjadi kunci untuk mempercepat realisasi investasi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Menjawab kebutuhan itu, Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital milik Sinar Mas Land, memperkuat strategi investasi melalui konsep strategic collaboration ecosystem. Fokus utamanya berada pada inovasi urban dan sektor layanan kesehatan dua bidang yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang di Indonesia.
Pendekatan tersebut dipaparkan dalam agenda LLV Corporate Update and Media Briefing bertajuk “Mobilizing Capital and Global Partnership: Powering Urban and Healthcare Innovation” yang digelar pada 11 Februari 2026 di The Energy Building, Jakarta Selatan.
LLV memposisikan diri lebih dari sekadar investor. Perusahaan ini berperan sebagai orkestrator kolaborasi yang mempertemukan investor global, startup, korporasi, institusi, hingga mitra strategis dalam satu kerangka yang terstruktur dan berorientasi pada eksekusi.
CEO of Digital Business Sinar Mas Land sekaligus Managing Partner LLV, Mulyawan Gani, menegaskan investor global kini membutuhkan mitra yang mampu membuka akses sekaligus meminimalkan hambatan masuk pasar. Menurutnya, LLV hadir sebagai penghubung antara modal internasional dan ekosistem domestik agar proses validasi serta adopsi solusi bisa berlangsung lebih cepat.
Dengan skema ini, setiap investasi yang masuk tidak berhenti pada penempatan dana. LLV memastikan adanya dukungan go-to-market yang jelas, integrasi dengan mitra strategis, serta peluang implementasi konkret di lapangan.
Empat Kendaraan Investasi Tematik
Saat ini, LLV mengelola empat kendaraan investasi dengan fokus tematik, yakni City Centric Fund, Healthcare Fund, Urban Gateway Fund, serta Japan Thematic Fund. Seluruhnya dirancang untuk menyasar sektor dengan potensi pertumbuhan berkelanjutan, khususnya pengembangan kawasan urban dan layanan kesehatan.Setiap fund difokuskan pada kesiapan implementasi, penerimaan pasar, serta penciptaan dampak ekonomi yang terukur. Pendekatan ini memberikan kepastian bagi investor global bahwa investasi mereka memiliki jalur pertumbuhan yang realistis dan terstruktur.
Partner LLV, Bayu Seto, menambahkan bahwa peran LLV adalah menjadi katalis kolaborasi lintas negara. Melalui jaringan, infrastruktur, dan dukungan ekosistem yang tersedia, investor dapat memasuki pasar Indonesia dengan lebih terarah dan percaya diri.
“Peran kami adalah menjadi katalis kolaborasi lintas negara. Kami memastikan setiap mitra memiliki akses ke jaringan, infrastruktur, dan ekosistem yang diperlukan untuk berkembang. Dengan pendekatan ini, investor global dapat bergerak lebih cepat dan lebih percaya diri dalam memasuki pasar di Indonesia.”
Salah satu diferensiasi utama LLV adalah dukungan ekosistem BSD City yang berfungsi sebagai living laboratory. Kawasan ini menjadi ruang uji coba bagi solusi inovatif, mulai dari validasi teknologi hingga penyesuaian model bisnis sebelum ekspansi lebih luas.
Melalui program seperti International Landing Pad dan LLV Innovation Lab (InnoLab), mitra global dapat menguji solusi dalam lingkungan terintegrasi sekaligus membangun pijakan bisnis jangka panjang di Indonesia.
Model ini memberi nilai tambah signifikan karena investor tidak hanya menempatkan dana, tetapi juga memperoleh pemahaman kontekstual mengenai pasar lokal, mitra strategis yang relevan, serta jalur implementasi yang konkret.
Dengan memperkuat pendekatan investasi berbasis kolaborasi strategis, LLV menegaskan posisinya sebagai platform yang mempertemukan modal global, inovasi, dan ekosistem lokal dalam satu sinergi berkelanjutan.
Strategi ini tidak hanya membuka pintu bagi partisipasi investor global secara lebih terstruktur, tetapi juga mempercepat akselerasi inovasi di sektor urban dan kesehatan dua bidang yang menjadi fondasi transformasi ekonomi Indonesia ke depan.
(SAW)
ShopeePay Gebyar Ramadan, Momen Ramadan jadi Seru dan Hemat
ShopeePay, aplikasi Dompet Serba Bisa, resmi meluncurkan kampanye ShopeePay Gebyar Ramadan 2026. [637] url asal
#shopeepay #gebyar-ramadan #shopee #ecommerce #shopeepay-gebyar-ramadan
(MedCom - Ekonomi Digital) 13/02/26 08:45
v/135495/
Jakarta: Menyambut bulan suci Ramadan, ShopeePay, aplikasi Dompet Serba Bisa, resmi meluncurkan kampanye ShopeePay Gebyar Ramadan 2026. Untuk memenuhi peningkatan kebutuhan transaksi masyarakat selama momen Ramadan dengan rangkaian penawaran spesial.Penawaran unggulan Juaranya Gratis Admin konsisten menghadirkan gratis biaya admin untuk kirim uang, isi saldo, tarik tunai dan bayar tagihan & token. Khusus periode kampanye Ramadan, ada kesempatan memenangkan paket Umrah dan saldo hingga total Rp5 miliar dengan bermain fitur baru di aplikasi ShopeePay yaitu Goyang ShopeePay mulai pada 18 Februari. Ada juga promo Flash Sale Rp1 5 Waktu yang siap membuat transaksi semakin hemat.
Eka Nilam Dari, President Director ShopeePay Indonesia, mengatakan, “Sebagai Dompet Serba Bisa, aplikasi ShopeePay berkomitmen menghadirkan solusi pembayaran yang praktis dan relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia, termasuk di momen spesial seperti Ramadan ketika masyarakat lebih banyak beraktivitas dan berbagi kebahagiaan bersama orang-orang terdekat, yang turut mendorong peningkatan transaksi.”
Selama periode 13 Februari hingga 22 Maret 2026, ShopeePay akan menghadirkan berbagai promo Ramadan yang menarik, antara lain:
Goyang ShopeePay Berhadiah Paket Umroh & Total Saldo Rp5 Miliar
Menyemarakkan Ramadan, aplikasi ShopeePay menghadirkan fitur terbaru Goyang ShopeePay dengan total hadiah saldo Rp5 miliar serta 7 paket Umroh. Program ini mulai 18 Februari 2026 dan hadir di dalam aplikasi ShopeePay dua kali sehari, pukul 12.30 WIB (13.00 WIB khusus Jumat) dan 17.00 WIB, serta dapat dimainkan secara individu maupun grup hingga lima orang. Kesempatan mendapatkan saldo ShopeePay dalam jumlah lebih besar dan paket Umroh yang dibagikan di tanggal 3, 20, dan 21 Maret.Juaranya Gratis Admin untuk Transaksi Sehari-hari
Aplikasi ShopeePay konsisten menghadirkan program Juaranya Gratis Admin untuk pengguna menikmati gratis biaya admin berbagai layanan berikut sesuai ketentuan yang berlaku:Kirim Uang: Gratis 120x/bulan ke bank, e-wallet, dan virtual account (via Bank Transfer, dan SeaBank Bayar Instan). Gratis tanpa batas untuk kirim ke sesama akun ShopeePay.
Isi Saldo ShopeePay: Gratis hingga 20x/bulan untuk isi saldo ShopeePay online melalui Bank Transfer/VA, Direct Debit. Gratis hingga 5x/bulan untuk isi saldo ShopeePay secara tunai di Indomaret, Alfamart, Pos Indonesia (min. Rp10.000)
Bayar Tagihan & Token: Gratis admin untuk bayar listrik online, BPJS kesehatan, tagihan TV kabel seperti Indihome, PLN, PBB, PDAM, dan lainnya.
Tarik Tunai ShopeePay: Gratis 5x/bulan di Indomaret, Alfamidi, dan Alfamart (min. Rp50.000).
Flash Sale Rp1 di 5 Waktu Spesial Ramadan
Selama ShopeePay Gebyar Ramadan, pengguna dapat menikmati Flash Sale Rp1 di lima waktu spesial, pukul 00.00, 04.00, 12.30, 17.00, dan 21.00 WIB hari-hari tertentu, termasuk setiap hari Senin, pada 25 Februari, serta promo puncak pada 3, 20, dan 21 Maret. Promo ini berlaku dengan kuota terbatas di berbagai merchant seperti Mie Gacoan, Kopi Kenangan, hingga pembayaran listrik PLN. Pastikan kamu sudah download aplikasi ShopeePay dan siap tepat waktu agar tidak melewatkan kesempatan menikmati promo spesial Ramadan ini.Lengkapi Kebutuhan Ramadan dan Mudik dengan Solusi Praktis dari ShopeePay
Untuk mendukung berbagai aktivitas selama Ramadan hingga musim mudik Lebaran, ShopeePay menghadirkan beragam solusi tambahan mulai dari perlindungan perjalanan hingga kebutuhan komunikasi yang dapat diakses di aplikasi ShopeePay dalam satu ekosistem Dompet Serba Bisa.Menjelang Ramadan dan periode mudik Lebaran, pengguna dapat menikmati diskon hingga 30% untuk Proteksi Travel, dengan premi mulai dari Rp6.300 dan manfaat perlindungan perjalanan hingga Rp3.500.000, sehingga perjalanan menjadi lebih aman dan nyaman. Selain itu, ShopeePay juga menghadirkan promo pembelian pulsa, seperti pulsa Rp25.000 hanya Rp22.800 dan pulsa Rp50.000 seharga Rp47.600, untuk mendukung kebutuhan komunikasi selama Ramadan maupun perjalanan mudik.
Untuk menikmati seluruh rangkaian promo ShopeePay Gebyar Ramadan, Pengguna dapat mengunduh aplikasi ShopeePay yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store. Informasi lengkap terkait periode, mekanisme, serta syarat dan ketentuan promo dapat diakses langsung melalui aplikasi ShopeePay atau klik https://app.shopeepay.co.id/u/x7tU2n6. Ikuti juga berbagai update dan keseruan lainnya melalui akun Instagram resmi @shopeepay_id.
(SAW)
Bidik Perusahaan Besar hingga UMKM, Lark Fokus Garap Sektor Ritel dan F&B di Indonesia
Platform kolaborasi kerja Lark terus memperluas penetrasinya di pasar Indonesia dengan menyasar perusahaan-perusahaan besar hingga segmen menengah. [724] url asal
#ekonomi-digital #ekonomi-indonesia #umkm #segmen-makanan-dan-minuman #ekonomi-digital
(MedCom - Ekonomi Digital) 10/02/26 22:38
v/132964/
Jakarta: Platform kolaborasi kerja Lark terus memperluas penetrasinya di pasar Indonesia dengan menyasar perusahaan-perusahaan besar hingga segmen menengah.Sepanjang tahun lalu, Lark berhasil menjalin kerja sama dengan sejumlah korporasi besar, salah satunya grup Matahari Putra Prima (MPPA). Selain MPPA, Lark juga tengah bekerja sama secara intensif dengan perusahaan besar lainnya yang rencananya akan diumumkan dalam waktu dekat.
“Kami berhasil menembus sejumlah perusahaan besar di Indonesia, dan akan ada pengumuman lanjutan dalam waktu dekat,” ujar General Manager APAC Lark Mark Dembitz dalam keteranganya.
Dalam mendorong adopsi di Indonesia, Lark menempatkan perusahaan-perusahaan besar dan inovatif sebagai pintu masuk utama. Strategi ini diyakini dapat mempercepat adopsi di segmen perusahaan lain.
“Ketika kami sudah dipercaya oleh perusahaan dengan ‘big logos’ seperti MPPA hal ini memudahkan kami untuk memperluas penggunaan Lark ke perusahaan besar lainnya hingga segmen perusahaan menengah,” jelasnya.
Sektor yang menjadi sasaran utama antara lain makanan dan minuman (F&B), ritel, serta barang konsumsi. Meski begitu, Lark menegaskan tidak membatasi diri hanya pada sektor-sektor tersebut. Perusahaan tetap membuka peluang bagi industri lain yang ingin mentransformasi cara kerja dan meningkatkan produktivitas.
Salah satu keunggulan utama Lark dibandingkan platform digital lain adalah konsep all-in-one platform. Berbeda dengan banyak aplikasi yang hanya fokus pada satu fungsi, seperti komunikasi, video konferensi, atau manajemen proyek, Lark mengintegrasikan seluruh fungsi tersebut dalam satu platform terpadu.
“Dengan pendekatan all-in-one, efisiensi kerja dapat meningkat karena semua kebutuhan kolaborasi dan produktivitas berada dalam satu ekosistem,” kata dia.
Terkait skala pengguna, Lark menegaskan platformnya dapat digunakan oleh berbagai ukuran perusahaan mulai dari perusahaan kecil dengan belasan karyawan hingga korporasi besar dengan puluhan ribu pegawai.
Dengan strategi menyasar perusahaan besar sekaligus membuka akses bagi perusahaan menengah dan kecil, Lark optimistis dapat memperluas adopsi platform kolaborasi terintegrasi di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.
Sebagai platform kolaborasi terpadu, Lark hadir untuk mendefinisikan ulang efisiensi kerja di suatu perusahaan. Dengan sistem yang mobile-native dan chat-centric, Lark membantu tim bekerja tanpa harus terus berpindah aplikasi (context switching).
Di Lark, chat berfungsi sebagai pusat kerja (work hub), bukan sekadar forum untuk mengobrol. Pesan dapat langsung diubah menjadi tugas, dokumen, atau persetujuan di dalam percakapan yang sama. Dengan demikian, keputusan tetap terhubung langsung dengan eksekusi. Pendekatan ini mempersingkat siklus pengambilan keputusan dan mengurangi risiko miskomunikasi di dalam tim.
Untuk memastikan tim memiliki konteks menyeluruh dari percakapan, dokumen, maupun pengambilan keputusan yang sedang berlangsung, Lark menyediakan fitur Messenger, Video Meeting, dan Email dalam satu aplikasi.
"Hal ini memungkinkan tim melakukan diskusi, rapat virtual, hingga pengelolaan pesan tanpa harus berpindah platform. Integrasi ini juga memastikan sumber informasi tetap berada di satu tempat yang dapat diakses kapan saja, baik dari desktop maupun perangkat mobile," jelas Mark.
Melalui Lark Docs, Sheets, Slides, dan Wiki, semua orang dapat bekerja di dokumen yang sama dengan konteks yang sama. Setiap perubahan diperbarui secara real-time dan langsung terlihat oleh seluruh tim.
Komentar, revisi, dan penugasan terhubung langsung dengan isi dokumen, sehingga kolaborasi berjalan lebih cepat dan risiko miskomunikasi dapat ditekan. Pendekatan ini memastikan keputusan diambil berdasarkan informasi yang konsisten, bukan dari versi dokumen yang berbeda-beda.
Salah satu tantangan terbesar dalam organisasi berskala besar adalah kurangnya visibilitas terhadap progres kerja. Melalui fitur Lark Tasks dan Lark Base, Lark menghadirkan visibilitas eksekusi langsung dari aktivitas kerja sehari-hari.Kepemilikan tugas, status progres, hingga kendala yang muncul dapat dilihat secara real-time dan terhubung langsung dengan percakapan serta dokumen terkait. Dengan cara ini, pimpinan memperoleh gambaran menyeluruh tanpa perlu berpindah aplikasi atau meminta laporan manual secara terus-menerus.
Membangun Alur Kerja
Banyak perusahaan ingin mengotomatisasi proses internal, tetapi terhambat oleh kebutuhan pengembangan teknis yang kompleks. Lark menyediakan fitur Approval dan Workflow Automation yang memungkinkan tim membangun alur kerja, mulai dari cuti, reimbursement, hingga persetujuan anggaran, tanpa coding dan tanpa integrasi tambahan.Hasilnya, proses operasional berjalan lebih cepat, terdokumentasi, dan konsisten, tanpa ketergantungan pada pengembangan sistem kustom yang mahal dan memakan waktu.
Efisiensi biaya kerap luput dari pembahasan transformasi digital. Lark membuat perusahaan tidak perlu lagi berlangganan berbagai aplikasi untuk menunjang kebutuhan operasional sehari-hari.
Penyatuan berbagai perangkat ini menekan biaya perangkat lunak, mempermudah adaptasi karyawan baru, serta meringankan pengelolaan sistem bagi tim TI.
Lark membantu perusahaan menyederhanakan alur kerja, mempercepat kolaborasi tanpa kehilangan konteks, serta tetap adaptif seiring berkembangnya kebutuhan bisnis. Lark tersedia secara gratis, dengan berbagai fitur yang dapat dicoba langsung. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Lark, kunjungi situs resmi Lark.
(SAW)
Tokocrypto dan DRX Tingkatkan Edukasi Web3 Lewat Roadshow di 3 Kota
Tokocrypto dan DRX Tingkatkan Edukasi Web3 Lewat Roadshow di 3 Kota [474] url asal
(MedCom - Ekonomi Digital) 07/02/26 19:00
v/129487/
Jakarta:Tokocrypto berkolaborasi dengan DRX Token menggelar rangkaian kegiatan edukasi Web3 melalui event offline yang berlangsung di tiga kota, yaitu Yogyakarta, Bali, dan Jakarta, sepanjang Januari hingga Februari 2026. Program edukasi ini mencatat total partisipasi lebih dari 200 peserta, yang terdiri dari komunitas kripto, pelaku industri kreatif, penggiat teknologi, hingga pengguna baru yang ingin memahami ekosistem Web3 secara lebih mendalam.Rangkaian event ini menjadi bagian dari komitmen Tokocrypto dan DRX dalam memperkuat literasi aset kripto dan teknologi blockchain, sekaligus mendorong pemahaman masyarakat terhadap implementasi Web3 yang lebih luas, tidak hanya berfokus pada aktivitas trading atau spekulasi pasar.
Salah satu agenda utama dalam roadshow tersebut adalah diskusi panel di Bali bertajuk “Web3 Game On: Real Adoption Through Sport-Tech & Community Ecosystem” yang diselenggarakan di Little League Jakarta, pada 7 Februariuari 2026. Acara ini menghadirkan pembahasan mengenai bagaimana Web3 dapat memasuki fase adopsi nyata melalui integrasi sport-tech, gaming, dan penguatan komunitas. Dalam sesi diskusi, para pembicara menekankan bahwa keberhasilan Web3 tidak dapat diukur hanya dari tingginya transaksi atau tren pasar, melainkan dari relevansi penggunaan teknologi tersebut dalam aktivitas sehari-hari. Pengalaman pengguna yang mudah diakses, memiliki utility nyata, dan dapat digunakan secara berulang menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan.
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyampaikan bahwa kolaborasi edukasi dengan DRX merupakan bagian dari upaya Tokocrypto untuk memperluas pemahaman publik terhadap Web3 secara lebih komprehensif.
“Tokocrypto berkomitmen untuk terus menjadi enabler edukasi dan adopsi Web3 di Indonesia. Kolaborasi dengan DRX menunjukkan bagaimana proyek lokal dengan use case yang kuat dapat mendorong pemanfaatan Web3 yang lebih nyata, terutama melalui pendekatan komunitas dan industri olahraga,” ujar Calvin Kizana.
Calvin menambahkan bahwa penguatan literasi menjadi aspek penting di tengah pertumbuhan industri kripto di Indonesia yang semakin berkembang, baik dari sisi jumlah investor maupun nilai transaksi.
Sementara itu, Miguel Martins, COO DRX, menegaskan bahwa rangkaian event edukasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan DRX Token lebih luas sebagai bagian dari ekosistem sport-tech berbasis Web3 yang dibangun DRX.
“DRX lahir dari identitas lokal yang kuat, terutama dari industri olahraga Indonesia. Namun visi kami sejak awal adalah global. Melalui kolaborasi bersama Tokocrypto, kami ingin memperkuat edukasi dan menunjukkan bahwa Web3 bisa diadopsi melalui pengalaman yang relevan, seperti sport-tech dan gaming yang berbasis komunitas,” kata Miguel.
Miguel juga menekankan bahwa keberlanjutan proyek Web3 membutuhkan kombinasi inovasi teknologi, utilitas yang jelas, dan kepercayaan komunitas. Melalui roadshow edukasi ini, Tokocrypto dan DRX berharap dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat Web3 yang lebih luas, termasuk bagaimana teknologi tersebut dapat membangun ekosistem digital yang mendukung industri olahraga, gaming, serta pengalaman komunitas yang lebih interaktif.
Tokocrypto kembali mengingatkan masyarakat agar tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam memahami aset kripto dan teknologi Web3, serta selalu melakukan riset mandiri (DYOR). Seluruh materi diskusi yang disampaikan dalam rangkaian event ini bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi finansial (NFA).
(ASM)
Visa Gandeng Beragam Komunitas untuk Perkuat Ekonomi Digital
Visa (NYSE: V) menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional melalui berbagai inisiatif seperti menggandeng komunitas untuk mendekatkan diri dengan generasi muda. [458] url asal
#visa #visa-indonesia #ekonomi-digital #ekonomi-indonesia
(MedCom - Ekonomi Digital) 07/02/26 15:16
v/129131/
Jakarta: Visa (NYSE: V) menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital nasional melalui berbagai inisiatif seperti menggandeng komunitas untuk mendekatkan diri dengan generasi muda.“Visa melihat bahwa pembayaran digital merupakan infrastruktur penting bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Oleh karena itu, pada 2026, fokus kami diarahkan pada penguatan ekosistem secara menyeluruh. Mulai dari perluasan akses dan kolaborasi hingga penguatan kepercayaan, agar peningkatan aktivitas transaksi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.” kata Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia.
Sebagai bagian dari strategi untuk lebih mendekatkan pembayaran digital dengan gaya hidup masyarakat, Visa memperkuat dukungannya terhadap segmen konsumen generasi baru.
Fokus ini diarahkan pada komunitas olahraga, game, musik, K-pop, fesyen, maupun komunitas gaya hidup. Melalui pendekatan tersebut, Visa berupaya menghadirkan solusi pembayaran yang relevan dengan cara generasi muda beraktivitas dan bertransaksi di era digital.
Dengan cara ini, Visa tidak hanya hadir sebagai pendukung acara, tetapi mengubah momen-momen passion tersebut menjadi kebiasaan pembayaran digital, sekaligus memperkuat relevansi Visa di mata generasi konsumen Indonesia berikutnya.
Investasi ini diwujudkan melalui keterlibatan Visa dalam berbagai ajang berskala nasional maupun global yang diselenggarakan di Indonesia dengan terlibat sebagai Official Payment Partner di Mobile Legend: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship di Jakarta, melalui partisipasi ini, Visa pun mendukung komunitas gaming yang paling diminati di Indonesia.
Visa juga masuk melalui sponsorship MAMA awards dan juga title sponsor Maybank Marathon di Bali, dan Piala Dunia FIFA. Melalui inisiatif tersebut, Visa memperluas adopsi pembayaran digital di berbagai kesempatan kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat kehadirannya dalam ekosistem hiburan, olahraga, dan gaya hidup di Indonesia.
Kemitraan BPD
Selain itu, Visa juga memperluas akses layanannya melalui kemitraan dengan BPD untuk meningkatkan daya saing layanan pembayaran bank daerah melalui adopsi kapabilitas jaringan global Visa.Pendekatan ini memungkinkan bank daerah menghadirkan layanan pembayaran dengan standar internasional, sehingga nasabah di daerah dapat melakukan transaksi nasional maupun lintas negara secara aman dan efisien.
Selain Bank BJB dan Bank Sumsel Babel yang sebelumnya telah bekerjasama dengan Visa, baru-baru ini Visa bersama Bank Jakarta mengumumkan kerjasamanya pada Januari 2026 dan selanjutnya akan semakin diperluas melalui kerja sama dengan BPD di berbagai daerah lainnya.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong inklusi keuangan, memperkuat daya saing daerah, serta membantu pelaku usaha lokal mengakses pasar global melalui jaringan pembayaran Visa yang terhubung secara internasional.
Melalui berbagai inisiatif sepanjang 2026, Visa menempatkan Indonesia sebagai bagian penting dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital yang terhubung secara global. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat fondasi infrastruktur pembayaran yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dalam jangka panjang.
“Pada akhirnya, tujuan kami adalah memastikan seluruh transaksi, baik di kota besar maupun daerah, berjalan aman, lancar, dan terhubung ke jaringan global, sehingga setiap orang di Indonesia dapat berpartisipasi penuh dalam ekonomi digital yang semakin tanpa batas,” ujar Vira sambil menutup acara.
(SAW)
OKX: Transparansi Bukan Janji, Tapi Sistem—PoR ke-39 Tunjukkan 1:1 Coverage dan 100%+ Reserves
OKX: Transparansi Bukan Janji, Tapi Sistem—PoR ke-39 Tunjukkan 1:1 Coverage dan 100%+ Reserves [437] url asal
(MedCom - Ekonomi Digital) 03/02/26 08:00
v/124622/
Jakarta: OKX, salah satu bursa kripto global terkemuka, kembali menegaskan komitmen terhadap transparansi dan keamanan aset pengguna dengan merilis Proof of Reserves (PoR) ke-39 secara berturut-turut, yang diverifikasi secara independen oleh Hackenclub dan dipublikasikan untuk publik.Dalam laporan PoR ke-39 ini, OKX mencatat lebih dari $30,6 miliar aset utama (primary assets) dan menunjukkan bahwa seluruh aset pengguna didukung melalui rasio 1:1, dengan cadangan (reserve ratio) 100%+. Laporan ini juga telah diverifikasi secara independen oleh Hackenclub dan dipublikasikan secara terbuka untuk memastikan pengguna serta pemangku kepentingan dapat mengakses informasi tersebut secara transparan.
Cadangan 100%+ di Empat Aset Utama: BTC, ETH, USDT, dan USDC
Dalam snapshot PoR ke-39, OKX melaporkan rasio cadangan di atas 100% untuk aset-aset utama, dengan rincian sebagai berikut:- Bitcoin (BTC): 105% -
OKX memegang 126.770 BTC dibandingkan total aset pengguna
- Ethereum (ETH): 105% -
OKX memegang 1,58 juta ETH dibandingkan total aset pengguna
- Tether (USDT): 106% -
OKX memegang 10,38 miliar USDT dibandingkan total aset pengguna
- USD Coin (USDC): 100% -
OKX memegang 1,44 miliar USDC dibandingkan total aset pengguna
Rangkaian publikasi PoR bulanan ini menegaskan bahwa OKX terus menjaga ketahanan platform melalui kebijakan cadangan yang dapat diuji, serta standar operasional yang disiplin dalam pengelolaan aset pengguna.
zk-STARK: Verifikasi Independen Tanpa Mengorbankan Privasi
Sejalan dengan komitmen OKX terhadap standar keamanan dan transparansi, laporan PoR ke-39 tetap mengandalkan teknologi zk-STARK (Zero-Knowledge Proof) untuk memungkinkan pengguna memverifikasi bahwa aset mereka tercakup sepenuhnya.Teknologi ini memberikan kemampuan kepada pengguna untuk melakukan verifikasi cadangan secara mandiri, tanpa membuka data sensitif atau informasi pribadi. Dengan pendekatan ini, OKX memastikan bahwa transparansi yang diberikan kepada publik tetap sejalan dengan standar keamanan data dan perlindungan privasi.
"Kami membangun kepercayaan melalui cara yang paling sulit—melalui stabilitas, transparansi, dan disiplin. Proof of Reserves bukan sekadar laporan bulanan, tetapi bukti bahwa sistem yang kami bangun dapat diuji secara independen dan hasilnya dapat diakses publik. Dengan PoR ke-39, kami kembali menegaskan komitmen OKX untuk menjaga cadangan 100%+ secara konsisten, setiap bulan,” ujar Ferry, Growth Manager OKX Wallet.
Mendukung Maturitas Industri Menuju Era “Kinetic Finance”
Seiring berkembangnya industri aset digital menuju fase yang semakin matang, OKX memandang transparansi sebagai fondasi utama untuk membangun ekosistem yang berkelanjutan dan terpercaya. Dalam konteks ini, PoR ke-39 juga menegaskan fokus perusahaan pada penguatan keamanan dan transparansi sebagai bagian dari kesiapan industri memasuki era “Kinetic Finance”—sebuah periode di mana integrasi antara teknologi, likuiditas, dan trust menjadi standar.PoR ke-39 ini juga melanjutkan konsistensi OKX setelah laporan PoR ke-38, yang sebelumnya menunjukkan pertumbuhan kepemilikan aset pengguna pada BTC, ETH, dan USDT pada snapshot Desember 2025.
(ASM)
Marketplace Produk Automasi Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Digital
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, marketplace produk digital dorong automasi sebagai solusi utama untuk membantu individu maupun bisnis bekerja lebih cepat, efisien, dan adaptif terhadap peru [620] url asal
#marketplace-produk-automasi #marketplace #ekonomi-digital #digitalisasi
(MedCom - Ekonomi Digital) 02/02/26 18:21
v/123334/
Surabaya: Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, marketplace produk digital dorong automasi sebagai solusi utama untuk membantu individu maupun bisnis bekerja lebih cepat, efisien, dan adaptif terhadap perubahan industri digital.Automasi kini tidak hanya menjadi tren teknologi, tetapi juga fondasi penting dalam mendorong produktivitas dan daya saing ekonomi digital. Kondisi tersebut sejalan dengan target pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) yang menargetkan terciptanya 12 juta talenta digital pada 2030 guna menopang pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Namun, tantangan pengembangan talenta digital saat ini tidak semata pada kuantitas, melainkan pada kemampuan menciptakan dan memanfaatkan produk digital yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Banyak talenta masih terjebak pada aspek teknis, tanpa ruang yang memadai untuk menguji, mengevaluasi, dan mengembangkan solusi digital yang aplikatif. Berbagai laporan global mencatat bahwa automasi mampu meningkatkan produktivitas kerja hingga 20–30 persen, terutama pada sektor administratif, operasional, dan analisis data.
Oleh karena itu, kehadiran marketplace produk digital dorong automasi menjadi salah satu pendekatan strategis untuk menjembatani kebutuhan industri dengan potensi talenta lokal.
Menjawab kebutuhan tersebut,Jagoan Hosting menghadirkan Re:Code 2026 sebagai ruang kolaboratif bagi talenta digital untuk tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga menciptakan produk digital dan solusi automasi yang siap digunakan. Kegiatan ini didukung oleh Kemenkomdigi dan Ngalup Collaborative Network (Ngalup.co).
“Teknologi akan memberikan dampak nyata jika diwujudkan dalam bentuk produk digital yang digunakan sehari-hari,” ujar General Manager Jagoan Hosting, Andy Novianto.
Sebagai wujud komitmen nyata, Jagoan Hosting meluncurkan marketplace produk digital yang menjadi wadah distribusi karya automasi buatan developer lokal. Marketplace ini dirancang untuk menjawab kebutuhan end-user sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi talenta digital.
“Marketplace ini kami hadirkan agar talenta digital tidak hanya belajar, tetapi juga menghasilkan produk yang berdampak pada perekonomian. Automasi adalah masa depan, dan talenta Indonesia harus menjadi penciptanya, bukan sekadar pengguna,” tambah Andy.
Diikuti lebih dari 700 peserta, Re:Code 2026 menegaskan peran Jagoan Hosting sebagai digital enabler ecosystem yang mendorong lahirnya produk digital dan automasi berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
“Teknologi adalah solusi, bukan beban. Melalui marketplace ini, kami menyediakan tools automasi siap pakai agar masyarakat dapat fokus pada hal yang lebih strategis,” kata Andy.
Dalam peluncuran tersebut, Jagoan Hosting juga memamerkan sejumlah produk digital berbasis automasi, termasuk aplikasi pendukung administrasi instansi. Salah satunya adalah OpenDesa, solusi yang memudahkan aparat desa dalam mengelola data secara terpadu dan efisien.
Kehadiran produk-produk ini menegaskan bahwa marketplace produk digital dorong automasi tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada penyelesaian masalah spesifik secara sederhana dan terjangkau. Marketplace ini dirancang sebagai wadah kolaborasi bagi developer lokal untuk memamerkan dan memasarkan solusi automasi mereka.
“Kami ingin menunjukkan teknologi automasi kini mudah diakses dan relevan bagi banyak sektor,” ujar Andy.
Sebagai informasi, Jagoan Hosting bersama Ngalup.co menghadirkan Re:Code sebagai inisiatif kolaboratif berkelanjutan untuk pembelajaran, evaluasi, dan peningkatan kapasitas talenta digital.
Program ini menjadi ruang temu antara talenta, komunitas, industri, dan pemerintah guna memperkuat ekosistem digital yang inklusif. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Balai Pemuda, Surabaya, dengan dukungan Kemenkomdigi.
Founder Jagoan Hosting & Ngalup.co, Danton Prabawanto, menilai perkembangan teknologi saat ini membuka peluang besar bagi talenta digital untuk membangun produk dan bisnis berbasis teknologi.
“Perubahan teknologi membuka peluang yang sangat luas. Namun, peluang ini hanya bisa dimanfaatkan jika talenta digital memiliki ruang belajar yang tepat dan ekosistem yang mendukung,” ungkap Danton.
Ia menekankan kolaborasi antara komunitas, industri, dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang berkelanjutan. Inisiatif seperti Re:Code diyakini mampu melahirkan generasi technopreneur dan inovator digital yang berorientasi pada dampak ekonomi dan sosial.
Sejalan dengan hal tersebut, Jagoan Hosting memperluas perannya dari penyedia infrastruktur digital menjadi digital enabler ecosystem, yang mendampingi talenta dari tahap ide, pengembangan produk, hingga go-to-market.
“Dari ide, menjadi solusi, lalu menjadi dampak. Itulah perjalanan yang ingin kami percepat bersama ekosistem,” tutup Danton.
(SAW)
Indodana Finance Perkuat Penerapan Inovasi Digital di Sektor Finansial
PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance), penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL) di Indonesia, terus memperkuat penerapan inovasi digital di sektor finansial. [391] url asal
#indodana #leasing #buy-now-pay-later #finansial #inovasi-digital
(MedCom - Ekonomi Digital) 02/02/26 14:08
v/122894/
Jakarta: PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance), penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL) di Indonesia, terus memperkuat penerapan inovasi digital di sektor finansial. Komitmen tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya penghargaan dalam ajang Indonesia Best Digital Innovation 2025 untuk Kelompok Keuangan versi Majalah SWA.Dalam ajang tersebut, Indodana Finance menjadi satu-satunya perusahaan pembiayaan berbasis BNPL yang masuk dalam jajaran Top 5, bersanding dengan institusi keuangan besar seperti perbankan dan perusahaan sekuritas. Pencapaian ini menegaskan posisi Indodana Finance sebagai pelaku utama dalam penerapan inovasi digital yang mendorong pertumbuhan industri keuangan nasional.
Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, menegaskan bahwa penerapan inovasi digital yang dilakukan perusahaan tidak hanya berfokus pada pengembangan produk pembiayaan.
“Indodana Finance berkomitmen membangun masa depan pembiayaan digital yang lebih inklusif dan bertanggung jawab. Penghargaan ini membuktikan bahwa penerapan inovasi digital kami berada di jalur yang tepat untuk menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan transparan bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Ke depan, Indodana Finance akan terus memperkuat penerapan inovasi digital secara berkelanjutan melalui pengembangan infrastruktur teknologi dan perluasan kolaborasi strategis. Dengan mengedepankan prinsip inklusivitas, keamanan, dan tanggung jawab, perusahaan menargetkan peran yang lebih besar dalam membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan berkelanjutan.
Indonesia Best Digital Innovation 2025 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan untuk mengapresiasi perusahaan dengan penerapan inovasi digital terbaik, baik di sektor finansial maupun non-finansial. Proses seleksi dilakukan secara ketat melalui tahapan penjaringan peserta, seleksi administrasi, penjurian, hingga penetapan pemenang.
Mengusung tema “BNPL sebagai Solusi Pembiayaan Digital Terdepan: Dorong Inklusi Keuangan serta Pertumbuhan yang Sehat dan Berkelanjutan”, Indodana Finance meraih predikat Very Good dengan skor akhir 85,48. Penilaian dewan juri mencakup berbagai aspek penerapan inovasi digital, mulai dari Discover, Define, Develop, Deliver, Leadership Support, Communication & Collaboration, hingga Outcome & Impact.
Pada aspek Deliver, Indodana Finance mencatat skor tertinggi 87,50, yang mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan kebutuhan pengguna serta mampu diimplementasikan secara efektif di pasar.
Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan konsistensi Indodana Finance dalam menjadikan penerapan inovasi digital sebagai sarana perluasan inklusi keuangan. Saat ini, layanan Indodana Finance telah menjangkau hampir 180 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, dan akan terus diperluas seiring meningkatnya kebutuhan pembiayaan digital masyarakat.
Keunggulan lainnya tercermin dari integrasi layanan digital yang mengedepankan kecepatan proses, fleksibilitas tenor, serta dukungan sistem keamanan data dan manajemen risiko yang komprehensif. Pendekatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang nyaman, transparan, dan seamless.
(SAW)
OSL Group Umumkan Pendanaan Ekuitas USD200 Juta untuk Mempercepat Ekspansi Global Stablecoin dan Pembayaran
OSL Group Umumkan Pendanaan Ekuitas USD200 Juta untuk Mempercepat Ekspansi Global Stablecoin dan Pembayaran [423] url asal
(MedCom - Ekonomi Digital) 30/01/26 07:00
v/119805/
Hongkong: OSL Group (863.HK),platform perdagangan dan pembayaran stablecoin terkemuka di Asia, hari ini mengumumkan pendanaan ekuitas sebesar USD200juta (sekitar HK$1,56 miliar). Pendanaan ini bertujuan untuk memperkuat posisi keuangan perusahaan, menangkap peluang pertumbuhan global,serta mempercepat ekspansi strategis OSL Group di sektor perdagangan dan pembayaran stablecoin.Berdasarkan rencana yang diusulkan, dana bersih yang diperoleh akan dialokasikan untuk akuisisi strategis, perluasan bisnis global di berbagai sektor termasuk pembayaran dan stablecoin, pengembangan produk dan infrastruktur teknologi, serta modal kerja umum.
Melanjutkan keberhasilan penguatan strategi dan merek sepanjang tahun 2025, OSL Group berkomitmen penuh dalam membangun ekosistem perdagangan dan pembayaran stablecoin yang patuh terhadap regulasi. Pencapaian utama meliputi akuisisi Banxa, penyedia layanan pembayaran Web3 terkemuka dunia;peluncuran OSL BizPay, solusi pembayaran B2B yang dirancang untuk mendukung ekonomi riil serta memenuhi kebutuhan klien korporasi dan institusi; serta peluncuran USDGO, stablecoin USD yang patuh regulasi dan menjadi fondasi utama infrastruktur pembayaran global OSL Group.
Ivan Wong,Chief Financial Officer OSL Group, menyatakan: “Pasar telah memberikan validasi yang kuat terhadap posisi strategis OSL Group di sektor stablecoin dan pembayaran. Putaran pendanaan ini memungkinkan kami menyambut lebih banyak investor strategis dan jangka panjang yang sejalan dengan visi kami. Selain memperkuat basis permodalan dan mendiversifikasi struktur pemegang saham,pendanaan ini akan memungkinkan kami untuk menangkap peluang tepat waktu dalam mengakuisisi entitas perdagangan dan pembayaran berlisensi di berbagai negara, sekaligus semakin
mengukuhkan keunggulan sebagai pelopor dalam strategi global berbasis kepatuhan regulasi.”
Kehadiran OSL Group di Indonesia melalui OSL Indonesia
Sejalan dengan strategi ekspansi globalnya, OSL Group juga telah resmi hadir di Indonesia melalui OSLIndonesia,membawa standar global OSL ke salah satu pasar aset digital terbesar dan paling dinamis di Asia Tenggara.OSL Indonesia beroperasi sebagai platform perdagangan aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan(OJK),dengan fokus utama untuk menghadirkan standar global di Indonesia. Dengan mengadopsi fondasi teknologi, tata kelola, dan standar kepatuhan OSL Group,OSL Indonesia berkomitmen menghadirkan layanan aset digitalyang lebih terpercaya, transparan, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap pasar lokal, OSL Indonesia menghadirkan sejumlah keunggulan utama,antara lain:
- Biaya trading kompetitif mulai dari 0,05%,mendukung aktivitas trading yang lebih efisien
- Minimum trading mulai dari Rp2.000,membuka akses investasi kripto bagi pengguna ritel dengan modal kecil
- Beragam layanan perdagangan,termasuk Spot Trading,Flash Trade,dan layanan OTC
- Standar keamanan dan kepatuhan global,selaras dengan praktik terbaik OSL Group
Melalui OSL Indonesia, OSL Group mempertegas visinya untuk membangun ekosistem aset digital yang aman, patuh regulasi, dan berorientasi jangka panjang, sekaligus mendorong
adopsi kripto yang bertanggung jawab di Indonesia.
(ASM)
Tokocrypto Catat Pertumbuhan Signifikan, Perkokoh Stabilitas Bisnis
Tokocrypto Catat Pertumbuhan Signifikan, Perkokoh Stabilitas Bisnis [749] url asal
(MedCom - Ekonomi Digital) 29/01/26 19:00
v/119070/
Jakarta: Tokocrypto, pedagang aset kripto No.1 di Indonesia, mencatatkan pertumbuhan bisnis yang solid dan berkelanjutan sepanjang 2025. Kinerja positif ini ditandai dengan peningkatan jumlah pengguna, ekspansi produk, serta penguatan ekosistem industri kripto nasional. Capaian tersebut diperkuat dengan suksesnya penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026 yang didukung penuh oleh Xendit sebagai mitra strategis.Hingga akhir 2025, Tokocrypto telah melayani lebih dari 4,8 juta pengguna, dengan pertumbuhan pengguna aktif tahunan (YoY) mencapai 75%. Sepanjang 2025, total nilai transaksi Tokocrypto tercatat melampaui Rp160 triliun dengan pangsa pasar lebih dari 40%, mencerminkan kuatnya kepercayaan serta tingginya aktivitas perdagangan pengguna. Dari sisi produk, Tokocrypto menyediakan lebih dari 480 pasangan perdagangan berbasis rupiah (IDR pairs), menempatkannya sebagai salah satu exchange kripto di Indonesia dengan pilihan IDR pair terbanyak.
Selain itu, Tokocrypto telah menjalin lebih dari 100 kemitraan brand strategis serta secara aktif mendorong edukasi kripto nasional melalui 168+ inisiatif literasi yang menjangkau lebih dari 125 ribu peserta di 50+ kota, termasuk menjadi exchange pertama yang menggelar kegiatan literasi kripto secara offline di Papua.
Pertumbuhan Bisnis Didorong Inovasi dan Edukasi
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan strategi perusahaan yang fokus pada kepercayaan, inovasi, dan tata kelola yang kuat. Langkah ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk memposisikan diri sebagai pemimpin pasar.“Pertumbuhan perusahaan tidak hanya berfokus pada akuisisi pengguna, tetapi juga pada keberlanjutan bisnis. Kami terus membangun perusahaan yang sehat secara finansial, inovatif dalam produk, serta patuh terhadap regulasi. Saat ini, Tokocrypto menjadi salah satu dari sedikit startup dan exchange kripto resmi di Indonesia yang memiliki pondasi keuangan yang solid dan berkelanjutan,” ujar Calvin.
Dari sisi pengembangan produk, Tokocrypto terus menghadirkan inovasi untuk meningkatkan pengalaman pengguna, mulai dari layanan staking dengan lebih dari 80 aset kripto, fitur AI Analysis untuk analisis sentimen pasar, Rewards Hub, hingga pengembangan fitur lanjutan seperti QRIS Deposit dan Futures atau Derivatif yang akan segera hadir di tahun ini. Seluruh inovasi ini dibangun di atas standar keamanan dan kepatuhan regulasi yang ketat untuk melindungi pengguna.
Indonesia Crypto Outlook 2026 Dorong Arah Industri Kripto Nasional
Momentum pertumbuhan Tokocrypto juga tercermin dalam keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook (ICO) 2026, sebuah forum tahunan yang mempertemukan pelaku industri, regulator, dan komunitas kripto. Acara ini didukung oleh Xendit yang juga memaparkan “Journey, Milestone dan Industry Revolution”.Salah satu sorotan utama ICO 2026 adalah pemaparan Dataxet Sonar tentang “2025 Social Media Crypto Insight”, yang menunjukkan bahwa percakapan media sosial terkait kripto, Web3, dan blockchain di Indonesia sepanjang 2025 mengalami peningkatan signifikan. Data tersebut juga mencatat volume percakapan kripto meningkat hampir 30% dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tingginya minat dan diskursus publik terhadap aset digital.
Selain itu, Indonesia Crypto Network (ICN) dan Coinvestasi memaparkan laporan “2025 Indonesia Crypto & Web3 Industry Report” yang mengungkap fakta penting terkait profil investor kripto nasional. Salah satu temuan paling mencolok adalah dominasi Generasi Z sebagai tulang punggung investor kripto Indonesia, khususnya pada rentang usia 18–34 tahun. Bagi generasi ini, kripto telah menjadi bagian dari percakapan finansial sehari-hari melalui konten digital, komunitas, dan jejaring sosial.
ICO 2026 turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Dr. Arief Wibisono, Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal; Subani, Direktur Utama Bursa CFX; Robby, Ketua Umum Asosiasi Blockchain Indonesia; Sandiaga Uno, Co-Founder Saratoga sekaligus Indonesia Strategic Investor; Rifai Taberi, Direktur Government Relations Xendit; Prasetyo Katon, Head of Insights Dataxet Sonar; serta Niki Sekar Dewayani, Head of Community Coinvestasi.
Kehadiran para pemangku kepentingan lintas sektor ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara industri, regulator, investor, dan komunitas dalam membangun ekosistem kripto Indonesia yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.
Tokocrypto turut mempertegas komitmennya terhadap kontribusi sosial berkelanjutan dengan menyerahkan donasi kepada Yayasan Indonesia Setara, yayasan yang diinisiasi oleh Sandiaga Uno. Dukungan ini ditujukan untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan yayasan, sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi komunitas.
Pada kesempatan yang sama, Sandiaga menyampaikan apresiasi atas perhatian Tokocrypto terhadap program-program yayasan, serta menilai penyelenggaraan Indonesia Crypto Outlook 2026 sebagai ruang dialog dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk membaca arah industri, memperluas literasi publik, dan memperkuat ekosistem industri kripto di Indonesia.
“Terima kasih atas dukungan Tokocrypto untuk program-program Yayasan Indonesia Setara. Kolaborasi seperti ini penting agar dampak sosial bisa lebih luas, sekaligus memperkuat literasi publik dan sinergi lintas pemangku kepentingan melalui Indonesia Crypto Outlook 2026 demi mendorong ekosistem industri kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Sandiaga.
Dengan kinerja bisnis yang solid dan peran aktif dalam pengembangan ekosistem, Tokocrypto menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam mendorong pertumbuhan industri kripto Indonesia menuju fase yang lebih matang dan berkelanjutan.
(ASM)
Pandi Bidik 1,5 Juta Domain ID Terdaftar di 2026
Jumlah nama domain.id terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang tahun 2025. [607] url asal
#pandi-bidik-1 #5-juta-domain-id #domain-id #pandi-bidik-1 #5-juta #digitalisasi #ekonomi-digital
(MedCom - Ekonomi Digital) 29/01/26 19:00
v/118972/
Jakarta: Jumlah nama domain.id terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang tahun 2025. Hingga Desember 2025, total domain .id yang terdaftar mencapai 1.431.960 nama domain. Dengan realisasi jumlah tersebut, Pandi berhasil melampaui target tahunan yang ditetapkan yakni sebesar 1.350.000.Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat, pelaku usaha, institusi pendidikan, komunitas, hingga sektor pemerintah terhadap domain .id sebagai identitas digital Indonesia. Di tengah perkembangan aktivitas ekonomi dan sosial di ruang digital, domain .id telah menjadi simbol kedaulatan, kepercayaan, serta keberpihakan pada ekosistem digital yang aman dan inklusif.
Ketua Pandi, John Sihar Simanjuntak, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini merupakan buah dari kerja bersama seluruh pemangku kepentingan ekosistem internet nasional.
“Peningkatan jumlah nama domain .id menunjukkan masyarakat Indonesia semakin percaya pada domain .id. Namun bagi Pandi, pertumbuhan bukan hanya soal angka, yang lebih penting adalah bagaimana domain .id mampu menghadirkan ruang digital yang aman, berdaulat, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami terus memperkuat tata kelola, kolaborasi, serta inisiatif keamanan untuk menjaga kualitas ekosistem domain .id,” ujarnya.
Memasuki tahun 2026, Pandi menargetkan pertumbuhan domain .id sebanyak 1,5 juta nama domain terdaftar. Target tersebut diimbangi dengan program keamanan siber, edukasi publik, penguatan tata kelola, serta kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, sehingga pertumbuhan domain tidak hanya meningkat secara kuantitatif, tetapi juga terjaga kualitasnya.
Dengan capaian 1.431.865 nama domain .id hingga akhir 2025, Pandi memandang tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem domain .id agar semakin berdaya saing. Jhon menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan jumlah domain dan peningkatan kualitas pengelolaan serta keamanannya.
“Pandi mendorong agar domain .id terus tumbuh secara berkelanjutan, tidak hanya dari sisi jumlah, tetapi juga dari kualitas pengelolaan dan tingkat keamanannya. Dengan penguatan ekosistem yang dilakukan secara konsisten, domain .id diharapkan semakin mampu menjadi ruang digital yang aman, terpercaya, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar John Sihar Simanjuntak.
Upaya penguatan ekosistem domain .id dijalankan melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup aspek tata kelola, keamanan, dan keberlanjutan layanan. Dengan langkah-langkah ini, domain .id diharapkan terus mendukung aktivitas digital yang andal, inklusif, dan relevan bagi kebutuhan berbagai sektor.
IDADX Perkuat Keamanan Domain .id
Seiring meningkatnya jumlah pengguna domain, tantangan keamanan digital turut berkembang. Untuk memastikan kualitas ruang digital nasional tetap terjaga, Pandi menyelenggarakan Indonesia Domain Abuse Data Exchange (IDADX), sebuah platform pertukaran data penanganan penyalahgunaan nama domain di Indonesia.IDADX dirancang untuk menghimpun dan menyelaraskan data penyalahgunaan nama domain, mendukung proses identifikasi, notifikasi, dan mitigasi, memperkuat kolaborasi antara registrar, ISP, regulator, dan komunitas, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap domain .id.
Dalam kerangka ini, Pandi juga bekerja sama dengan CleanDNS agar terintegrasi dengan IDADX. Dengan integrasi tersebut, penanganan domain yang terindikasi phishing, penipuan daring, malware, atau konten ilegal dapat dilakukan melalui mekanisme yang lebih transparan, terkoordinasi, dan berbasis data.
E.ID, Solusi Identitas Digital Terverifikasi dan Aman
Pandi juga membuat E.ID sebagai dompet identitas digital yang dirancang untuk memudahkan individu dalam menyimpan, mengelola, dan menggunakan berbagai kredensial digital terverifikasi dalam satu platform terintegrasi. Kredensial tersebut mencakup hasil KYC, verifikasi email dan nomor telepon, kartu pegawai, kartu pelajar, ijazah, hingga sertifikat pelatihan yang dapat dibuktikan keasliannya secara cepat dan aman kepada pihak lain.Berbasis teknologi blockchain dan mengacu pada standar Verifiable Credential W3C, E.ID menjamin keamanan, integritas, serta keaslian data identitas melalui mekanisme tanda tangan digital dari penerbit kredensial (issuer). Selain itu, penerapan E.ID sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), di mana pemilik identitas memiliki kontrol penuh atas data yang dibagikan.
Dengan pendekatan ini, E.ID tidak hanya menyederhanakan pengelolaan identitas digital yang sebelumnya kompleks dan rentan, tetapi juga mendorong terciptanya ekosistem layanan digital yang lebih efisien, terpercaya, dan berorientasi pada perlindungan data pengguna.
(SAW)
#50 tag sepekan
#ihsg (164) #purbaya (113) #investasi (94) #ojk (90) #apbn (88) #danantara (67) #pertumbuhan ekonomi (61) #trump (61) #kemenkeu (58) #pertamina (57) #umkm (53) #bei (52) #pajak (48) #donald trump (47) #esdm (45) #menkeu (44) #himbara (36) #kementerian keuangan (36) #bahlil lahadalia (35) #emas (35) #bapanas (34) #pasar saham (34) #ekonomi indonesia (34) #bumn (32) #menteri keuangan (31) #kemnaker (30) #mbg (29) #djp (28) #btn (27) #imf (27) #ekspor (27) #perang dagang (26) #kementan (26) #bbm (25) #garuda indonesia (24) #pasar modal (24) #utang (24) #bri (23) #bank indonesia (23) #rupslb (23) #hilirisasi (23) #yassierli (22) #magang (22) #kebijakan fiskal (22) #amran sulaiman (22) #ppn (22) #whoosh (21) #bea cukai (21) #bitcoin (20) #komdigi (20)