Terminal bus shalawat di Makkah tutup pukul 08.00 WAS setiap Jumat untuk mengatur arus jemaah haji menuju Masjidilharam menjelang salat Jumat. [509] url asal
Bisnis.com, MAKKAH — Operasional tiga terminal yang melayanani bus shalawat menuju Masjidilharam akan ditutup lebih awal pada Jumat (15/5/2026) mulai pukul 08.00 waktu Arab Saudi (WAS). Penutupan dilakukan untuk mendukung pengaturan arus jemaah haji dan persiapan pelaksanaan salat Jumat di Masjidilharam.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Pos (Kapos) Terminal Syib Amir, Iswan Brandes, dalam pemberitahuan yang diterima Media Center Haji (MCH) pada Kamis (14/5/2026) petang waktu Arab Saudi.
Awalnya, penghentian operasional bus shalawat direncanakan dimulai pukul 10.00 WAS. Namun, berdasarkan pembaruan informasi terakhir, jadwal penutupan dimajukan menjadi pukul 08.00 WAS.
“Perubahan terakhir, info penutupan terminal menjadi pukul 08.00 WAS,” ujar Brandes pada Kamis (14/5/2026).
Menurut dia, penghentian sementara arus jemaah haji Indonesia dari hotel menuju Masjidilharam dilakukan untuk membantu pengaturan mobilitas jemaah di tengah meningkatnya kepadatan menjelang salat Jumat.
“Kami ingin memberitahukan bahwa arus jemaah haji dari hotel ke Masjidilharam akan ditangguhkan untuk mengatur pergerakan dan memfasilitasi penyediaan layanan terbaik bagi para jemaah haji,” ujarnya.
Apa Itu Terminal Syib Amir?
Terminal Syib Amir merupakan salah satu terminal utama bus shalawat haji Indonesia di Makkah yang berada di kawasan dekat Masjidilharam. Terminal ini menjadi titik transit penting bagi jemaah haji Indonesia yang menginap di hotel-hotel sektor Syisyah dan Raudhah untuk menuju area Masjidilharam menggunakan layanan bus shalawat.
Bus shalawat sendiri merupakan layanan transportasi khusus yang disediakan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk mengantar dan menjemput jemaah haji Indonesia dari hotel menuju Masjidilharam selama operasional haji berlangsung.
Terminal Syib Amir biasanya menjadi salah satu titik tersibuk karena melayani ribuan pergerakan jemaah setiap hari, terutama menjelang waktu salat dan pada hari Jumat.
Selain itu, terdapat dua terminal bus shalawat lainnya di sekitaran Masjidilharam, yakni Terminal Ajyad dan Terminal Jabal Ka'bah.
Rute Bus Shalawat yang Dilayani di Terminal Syib Amir
Terminal Syib Amir melayani sejumlah rute bus shalawat dari berbagai sektor pemondokan jemaah haji Indonesia di Makkah, terutama kawasan:
Syisyah
Raudhah
Bus shalawat dari sektor tersebut mengantar jemaah menuju area Terminal Syib Amir yang berada tidak jauh dari Masjidilharam. Dari terminal, jemaah melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju pelataran Masjidilharam.
Karena menjadi titik konsentrasi jemaah dari beberapa sektor besar, pengaturan operasional di Terminal Syib Amir dilakukan ketat, khususnya menjelang salat Jumat dan fase puncak haji.
Terminal dan rute bus shalawat pada haji 2026. / dok. Kemenhaj
Jemaah Haji Harus Menyesuaikan Waktu Keberangkatan
Brandes mengimbau jemaah haji Indonesia menyesuaikan jadwal keberangkatan menuju Masjidilharam agar tidak tertahan di terminal setelah operasional dihentikan sementara.
Dia meminta ketua kloter, petugas sektor, dan petugas transportasi aktif mengoordinasikan pergerakan jemaah dari hotel masing-masing untuk menjaga kelancaran layanan bus shalawat.
“Kami mengharapkan kerja sama dan koordinasi dari semua pihak untuk memastikan kelancaran operasional dan berkontribusi dalam melayani jemaah haji dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Penutupan sementara layanan bus shalawat setiap Jumat merupakan bagian dari pengaturan rutin operasional transportasi haji di Makkah. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kepadatan jemaah di sekitar Masjidilharam menjelang salat Jumat.
PPIH Arab Saudi juga terus mengingatkan jemaah agar menjaga stamina dan tidak memaksakan aktivitas di tengah cuaca panas Arab Saudi yang mulai meningkat menjelang puncak ibadah haji 2026.