Bisnis.com, JAKARTA - Terjadi pergeseran kekayaan para wanita paling tajir sedunia di awal 2026, seiring gonjang-ganjing kondisi pasar modal.
Mulai dari anak bos Walmart, pemilik M&M dan Whiskas, sampai pimpinan raksasa investasi Fidelity, peringkatnya selalu cair, berganti-ganti di tengah kondisi geopolitik yang serba tidak pasti.
Namun, sekalipun terjadi pergeseran, para wanita berstatus triliuner itu masih punya kekayaan signifikan, bahkan masih menempati peringkat ke-14 sampai ke-60 secara umum, berdasarkan data Forbes Real-time Billionaires.
Berikut merupakan peringkat terkini para wanita terkaya di dunia pada awal 2026:
1. Alice Walton, Walmart - US$129,8 miliar
Sebagai putri tunggal pendiri raksasa ritel Walmart, Sam Walton, kekayaan Alice Walton masih terbilang signifikan kendati selalu terpengaruh harga saham Walmart.
Alice masih berstatus wanita paling tajir sedunia, sekaligus bertengger di peringkat ke-14 orang terkaya di dunia secara umum.
Kendati tidak pernah bekerja untuk Walmart dalam peran eksekutif, Alice ikut mengelola salah satu dari dua organisasi keluarga, Walton Enterprises.
2. Francoise Bettencourt Meyers & family, L'Oréal - US$90,3 miliar
Sebagai cucu pendiri raksasa kosmetik L'Oréal, Francoise Bettencourt mewarisi kekayaan setelah kematian ibunya, Liliane Bettencourt, yang pernah menjadi wanita terkaya di dunia.
Francoise bukan hanya terciprat kinerja saham kosmetik, melainkan juga atas perusahaan holding investasi Tethys Investments yang salah satunya mengguyur kripto Filecoin.
Semua itu membuatnya masih bertengger sebagai orang terkaya peringkat ke-20 di seantero jagat.
3. Julia Koch & family, Koch Inc - US$81,1 miliar
Julia Koch menjadi salah satu wanita terkaya di dunia setelah kematian suaminya, David Koch, pada tahun 2019.
Bersama ketiga anaknya, dia mewarisi 42% saham di Koch Industries, perusahaan swasta terbesar kedua di Amerika Serikat, mencakup penyulingan minyak dan produksi kimia, hingga produk kertas.
Keluarga Koch akhir tahun lalu juga sempat viral atas investasi membeli saham minoritas klub futbol, New York Giants.
4. Jacqueline Mars, Mars Inc - US$49,1 miliar
Cucu perempuan Franklin Clarence Mars, pendiri perusahaan permen Mars Inc, Jacqueline Mars masih bertengger di peringkat ke-35 orang paling kaya sedunia.
Jacqueline merupakan pemilik sepertiga saham Mars Inc, perusahaan di balik M&M's, Snickers, dan Skittles, serta makanan hewan seperti Pedigree dan Whiskas.
5. Iris Fontbona & family, US$45,3 miliar
Mewarisi salah satu kerajaan tambang besar di Amerika Latin, Antofagasta PLC membuat Iris Fontbona menjadi wanita terkaya di Chili.
Antofagasta juga punya saham di sektor perbankan, pabrik bir, perkapalan, hingga berpartisipasi pada investasi rel kereta api.
Tak heran, Iris saat ini masih tercatat sebagai orang terkaya peringkat ke-40 di seluruh dunia.
6. Rafaela Aponte-Diamant, MSC Group - US$44,5 miliar
Wanita berdarah Italia-Israel ini menguasai perusahaan perkapalan Mediterranean Shipping Company (MSC) Group bersama sang suami, Gianluigi Aponte.
Rafaela masuk jajaran 10 besar wanita terkaya 2026 karena penurunan kekayaan beberapa tokoh, seperti Melinda Gates, MacKenzie Scott, dan Susanne Klatten.
7. Savitri Jindal & family, Jindal Group - US$36,9 miliar
Kekayaan Savitri Jindal berasal dari industri baja, terutama sebagai pemimpin utama Jindal Group, sebuah konglomerat besar India yang memiliki saham di bidang baja, listrik, infrastruktur, dan semen.
Setelah kematian suaminya, O.P. Jindal, dia mengambil alih bisnis keluarga sampai terus berkembang pesat di bawah kepemimpinan anak-anaknya yang menjalankan berbagai divisi perusahaan.
8. Miriam Adelson & family, Bisnis Kasino Las Vegas - US$35,5 miliar
Kekayaan Miriam Adelson berasal dari kerajaan kasino yang dibangun oleh mendiang suaminya, Sheldon Adelson, yakni Las Vegas Sands Corp. (LVS).
Setelah Sheldon meninggal pada tahun 2021, Miriam mewarisi saham pengendali di perusahaan tersebut, hingga memiliki kasino dan resor di Makau dan Singapura.
Pada 2023, dia juga viral karena membeli saham mayoritas klub basket, Dallas Mavericks senilai US$2 miliar.
9. Zheng Shuliang & family, China Hongqiao Group - US$34,9 miliar
Sebagai bos produsen aluminium terbesar di China, Zheng Shuliang menjadi wanita terkaya kedua di Asia setelah Savitri Jindal dari India.
Mendiang suami Zheng, yakni Zhang Shiping yang meninggal pada tahun 2019, mengembangkan Hongqiao menjadi perusahaan bernilai miliaran dolar selama periode keterbukaan besutan pemimpin China kala itu, Deng Xiaoping.
Putra mereka, Zhang Bo, adalah ketua dan CEO Hongqiao yang terdaftar di bursa Hong Kong. Sementara putri mereka, Zhang Hongxia, memimpin produsen tekstil Weiqiao Textile.
10. Abigail Johnson, Fidelity - US$33,1 miliar
Sebagai CEO dan presiden Fidelity Investments, Abigail merupakan pengurus generasi ketiga sejak kakeknya, Edward Crosby Johnson II mendirikan perusahaan investasi raksasa itu pada 1946.
Abigail mengambil alih jabatan CEO dari ayahnya, Ned Johnson pada tahun 2014 dan sejak saat itu telah memodernisasi perusahaan dengan fokus pada perangkat digital dan produk-produk baru yang ditujukan bagi investor milenial dan Gen Z.
Kekayaannya berasal langsung dari kepemilikan sahamnya di Fidelity yang kini mengelola aset triliunan dolar, serta namanya harum di kalangan investor ritel karena penetrasi masifnya ke lanskap reksadana (ETF) terkait kripto.