#30 tag 24jam
Info Terbaru Pencairan Bansos PKH dan BPNT Juni 2026, Jadwal Cair, Syarat, dan Cek Penerima
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap II Juni 2026 dilakukan Kemensos dengan data terbaru DTSEN. Cek penerima via website atau aplikasi Cek Bansos. [622] url asal
#pencairan-bansos #bansos-pkh #bansos-bpnt #pkh-juni-2026 #bpnt-juni-2026 #jadwal-pencairan-bansos #syarat-penerima-bansos #cek-penerima-bansos #program-keluarga-harapan #bantuan-pangan-non-tunai #data
(Bisnis.Com - Terbaru) 03/06/26 10:22
v/238412/
Bisnis.com, JAKARTA - Simak informasi terkini pencairan bansos PKH dan BPNT Juni 2026.
Kementerian Sosial (Kemensos) kembali melanjutkan penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap II pada Juni 2026.
Penyaluran ini menjadi perhatian masyarakat karena pemerintah melakukan pembaruan data penerima melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan perubahan jumlah penerima bansos terjadi setelah dilakukan pemutakhiran DTSEN oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Pembaruan data tersebut bertujuan agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Menurut Gus Ipul, hasil evaluasi menunjukkan masih ada bantuan sosial yang belum sepenuhnya tepat sasaran. Bahkan, sekitar 45 persen penerima Program Keluarga Harapan (PKH) diduga sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.
Karena itu, pemerintah bersama BPS, pemerintah daerah, serta pendamping sosial melakukan pembaruan data mulai dari tingkat RT, RW, hingga musyawarah desa dan kelurahan sebelum dimasukkan ke dalam DTSEN.
DTSEN hasil pemutakhiran April 2026 kini menjadi dasar penyaluran bansos PKH dan BPNT triwulan II atau periode April–Juni 2026.
Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026
Kemensos menargetkan bansos tahap II untuk periode April, Mei, dan Juni 2026 dapat disalurkan tepat waktu.
PKH dan BPNT disalurkan secara bertahap sepanjang triwulan II dengan mekanisme yang disesuaikan pada masing-masing daerah serta proses validasi data terbaru.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui dua jalur, yakni:
- Bank Himbara (BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN)
- PT Pos Indonesia untuk kelompok tertentu
Pencairan melalui Pos Indonesia diprioritaskan bagi lansia non-potensial, penyandang disabilitas berat, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, hingga masyarakat yang tinggal di wilayah tanpa akses perbankan.
Berapa Besarannya dan Bagaimana Cek Daftar Penerima? lanjut halaman 2....
Besaran Bansos Dan Cara Cek Penerima
Besaran Bansos PKH dan BPNT 2026
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bansos bersyarat yang ditujukan untuk membantu keluarga miskin meningkatkan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Berikut besaran PKH per tahap (triwulan):
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Jumlah bantuan yang diterima keluarga bergantung pada komponen anggota keluarga yang tercatat dalam DTSEN.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT atau Program Sembako diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan.
Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Untuk tahap kedua, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat dibelanjakan di e-warong atau agen resmi.
Pembagian Desil Penerima Bansos
Pemerintah menggunakan sistem desil untuk menentukan prioritas penerima bansos.
Berikut pembagian desil bansos:
Desil 1: Sangat miskin
Desil 2: Miskin
Desil 3: Hampir miskin
Desil 4: Rentan miskin
Desil 5: Menengah bawah
Desil 6: Menengah
Desil 7: Menengah atas
Desil 8: Mapan
Desil 9: Kaya
Desil 10: Sangat kaya
Pada 2026, bansos diprioritaskan untuk masyarakat dalam desil 1 hingga desil 4.
PKH difokuskan pada kelompok desil 1–4, sedangkan BPNT kini tidak lagi mencakup desil 5.
Syarat Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Masuk kategori keluarga miskin atau rentan miskin
- Tidak menerima bantuan serupa dari program lain
- Bukan ASN, anggota TNI, maupun Polri
- Diprioritaskan untuk desil 1 sampai desil 4
- Data penerima akan terus diverifikasi dan diperbarui sesuai kondisi ekonomi masyarakat.
Cara Cek Penerima PKH dan BPNT 2026
1. Cek via Website Kemensos
- Buka cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Isi captcha
- Klik "Cari Data"
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos beserta jenis bantuan dan periode pencairan.
2. Cek via Aplikasi Cek Bansos
- Download aplikasi Cek Bansos
- Login menggunakan akun
- Pilih menu "Cek Bansos"
- Masukkan data sesuai KTP
- Klik "Cari Data"
- Status penerima akan muncul apabila data terdaftar dalam DTSEN.
Itulah beberapa info terkini pencairan bansos PKH dan BNPT Juni 2026.
BPNT Juni 2026 Rp 600.000 Sudah Cair, Cek Nama Anda Sekarang
BPNT Juni 2026 Rp 600.000 sudah cair di sejumlah daerah. Cek nama penerima bansos dan status pencairannya secara online lewat HP dengan NIK KTP. [649] url asal
#kemensos #bpnt #bantuan-pangan-non-tunai #bansos-sembako #cek-bansos #cara-cek-penerima-bpnt #cek-bansos-kemensos #cekbansos-kemensos-go-id #cek-bansos-bpnt #cek-bpnt #bpnt-tahap-2-2026 #bpnt-juni-20
(Kompas.com - Money) 03/06/26 07:03
v/238229/
KOMPAS.com – Kabar pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Juni 2026 mulai menjadi perhatian banyak masyarakat. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan bantuan sudah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di berbagai daerah.
BPNT atau bansos sembako yang disalurkan kali ini merupakan bantuan sosial tahap 2 tahun 2026 untuk periode April, Mei, dan Juni. Karena dicairkan sekaligus untuk tiga bulan, penerima berhak memperoleh bantuan senilai Rp 600.000.
"Bansos sudah cair semua kemarin (PKH dan BPNT)," ujar Dwi saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (2/6/2026).
Seiring dimulainya penyaluran, banyak warga mencari cara mengecek apakah namanya terdaftar sebagai penerima BPNT Juni 2026 dan memastikan dana bantuan sudah masuk atau belum.
Program bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut diberikan kepada masyarakat yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Penyaluran bantuan dilakukan melalui rekening KKS yang terhubung dengan bank-bank Himbara, yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BTN. Sementara itu, di sejumlah wilayah, distribusi bantuan masih dilakukan melalui kantor pos sesuai mekanisme yang berlaku.
Tanda BPNT Juni 2026 sudah cair
Penerima dapat mengetahui status pencairan bantuan melalui situs maupun aplikasi resmi Kemensos.
Salah satu indikator BPNT Juni 2026 sudah dicairkan adalah munculnya status "YA" pada hasil pengecekan bansos, serta keterangan bantuan sedang ditransfer.
Jika status tersebut muncul, berarti penerima telah masuk dalam daftar penyaluran bantuan dan proses pencairan sedang berlangsung atau telah selesai dilakukan.
Selain itu, penerima juga dapat mengecek saldo rekening KKS secara berkala. Apabila bantuan sudah masuk, saldo akan bertambah sebesar Rp 600.000 sesuai alokasi bantuan untuk tiga bulan.
KOMPAS.com/MELA ARNANI Tangkapan layar cara cek penerima BPNT tahap 2 2026 di cek bansos kemensos. Cara cek penerima BPNT. Cek BPNT. Cara cek penerima BPNT Juni 2026. BPNT tahap 2 2026. BPNT Juni 2026.Cara cek penerima BPNT Juni 2026 lewat HP
Pengecekan status penerima BPNT dapat dilakukan secara online menggunakan NIK KTP melalui aplikasi maupun situs resmi Kemensos. Berikut cara cek penerima BPNT Juni 2026:
1. Cek BPNT lewat aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store
- Buka aplikasi dan pilih menu "Cek Bansos"
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
- Klik "Cari Data"
Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, sistem akan menampilkan informasi penerima, jenis bantuan yang diterima, kategori desil, hingga status pencairan bansos.
2. Cek bansos BPNT melalui situs Kemensos
- Buka browser di HP, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan nomor NIK sesuai KTP
- Isi kode captcha yang tersedia
- Klik tombol "Cari Data".
Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi terkait status penerimaan bantuan dan perkembangan pencairannya.
BPNT Juni 2026 cair Rp 600.000
Bantuan yang sedang disalurkan pada Juni 2026 merupakan BPNT tahap 2 2026 dengan total nilai Rp 600.000 per penerima. Nominal tersebut berasal dari akumulasi bantuan untuk tiga bulan, yakni April, Mei, dan Juni 2026.
Meski demikian, waktu pencairan tidak selalu sama di setiap daerah. Perbedaan jadwal dapat dipengaruhi oleh proses administrasi, kesiapan bank penyalur, maupun mekanisme distribusi bantuan di masing-masing wilayah.
Karena itu, penerima disarankan untuk rutin memantau status bansos secara berkala agar tidak tertinggal informasi pencairan terbaru.
canva.com Ilustrasi uang, bansos. Bansos BPNT 2026. BPNT tahap 2 2026. Cara cek penerima BPNT 2026. Cara cek penerima bansos BPNT. Bansos PKH Juni 2026. Cek BPNT 2026.Data penerima BPNT terus diperbarui
Pemerintah terus melakukan pembaruan data penerima bantuan sosial melalui DTSEN guna memastikan bantuan lebih tepat sasaran.
Dengan adanya proses pemutakhiran tersebut, daftar penerima BPNT dapat berubah sesuai hasil verifikasi dan validasi data terbaru.
Apabila nama belum muncul saat melakukan pengecekan, masyarakat dapat menghubungi pemerintah desa, kelurahan, atau pendamping sosial setempat untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai status kepesertaan bansos.
Itulah cara cek penerima BPNT Juni 2026. Bagi masyarakat yang menunggu pencairan, pengecekan secara berkala menjadi cara paling mudah untuk memastikan apakah bantuan Rp 600.000 sudah masuk atau masih dalam proses penyaluran.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangKapan Bansos BPNT dan PKH Juni 2026 Cair?
Pencairan Bansos BPNT dan PKH Juni 2026 diprediksi mulai pertengahan Mei. Cek info valid di Posyandu, Kelurahan, atau media resmi Pemda dan Dinsos. [256] url asal
#bansos-bpnt #pkh-cair #kapan-bpnt-cair #kapan-pkh-cair #pencairan-bansos-2026 #jadwal-pencairan-bpnt #jadwal-pencairan-pkh #bpnt-juni-2026 #pkh-juni-2026 #cek-saldo-pkh #cek-saldo-bpnt #mekanisme-penc
(Bisnis.Com - Terbaru) 01/06/26 12:00
v/236655/
Bisnis.com, JAKARTA - Khusus buat para penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), mungkin penasaran kapan dana bansos tersebut akan cair.
PKH dan BPNT adalah program penting yang membantu meringankan beban ekonomi keluarga pra-sejahtera. Jadi, kapan dana ini masuk ke rekening atau kartu ATM kita itu benar-benar jadi topik hangat.
Jadwal pencairan ini sangat bergantung pada beberapa faktor, seperti ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat dan proses sinkronisasi data di tingkat daerah (Dinsos). Makanya, informasi yang beredar cepat banget, tapi harus dicek dulu validitasnya!
Pencairan Utama (Estimasi)
Secara umum, dana bantuan sosial biasanya akan dicairkan secara bertahap.
Biasanya, prosesnya tidak serentak untuk semua penerima. Beberapa daerah mungkin menerima lebih cepat dibandingkan yang lain. Jadi, jangan cuma fokus sama satu tanggal aja ya!
Mekanisme Pencairan BPNT
Untuk BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), pencairannya biasanya berupa subsidi pangan melalui kartu elektronik di lokasi yang ditunjuk. Jadi, penerima harus memastikan kartu mereka aktif dan tahu *outlet* terdekat.
Mekanisme Pencairan PKH
Sementara itu, dana PKH umumnya masuk ke rekening bank yang sudah terdaftar. Ini berarti para penerima perlu cek saldo ATM atau buku tabungan mereka setelah tanggal prediksi.
Langkah Cek Dana
Cek Via Posyandu atau Kelurahan
Ini adalah sumber informasi paling valid di tingkat lokal. Kamu bisa bertanya langsung ke petugas Pendamping PKH di desa atau kelurahan tempat tinggalmu. Mereka akan memberikan info terbaru dari Dinas Sosial.
Pantau Media Resmi Pemerintah Daerah
Jangan cuma percaya sama status WhatsApp grup! Selalu pantau akun media sosial resmi pemerintah daerah setempat (Pemda) dan Dinsos mereka. Informasi di sana biasanya lebih terverifikasi
Bansos PKH & BPNT Mei 2026 Mulai Cair via Pos & Himbara, Cek Desil, Penerima & Nominal
Bansos PKH dan BPNT tahap 2 cair Mei 2026 via Pos dan Bank Himbara. Cek penerima dan desil di laman Kemensos atau aplikasi Cek Bansos. [1,019] url asal
#bansos-pkh #bansos-bpnt #bansos-cair #bansos-tahap-2 #bansos-mei-2026 #bansos-mei-2026-cair #cek-desil-bansos #cara-cek-bansos-kemensos #penerima-bansos #nominal-bansos #pkh-2026 #bpnt-2026 #bank-himb
(Bisnis.Com - Terbaru) 19/05/26 05:30
v/224329/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026. Pencairan bansos dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan Bank Himbara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip Selasa (19/5/2026).
Dia menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Adapun, pada triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Bansos PKH & BPNT Tahap 2 Mei 2026 Cair via Pos & Himbara: Cek Jadwal, Penerima & Nominal
Bansos BPNT & PKH tahap 2 Mei 2026 cair via Pos & Himbara. Cek penerima, jadwal, dan nominal di situs Kemensos atau aplikasi Cek Bansos. [1,067] url asal
#bansos-2026 #bansos-tahap-2-2026 #bansos-triwulan-ii-2026 #bansos-kemensos #cara-cek-bansos-2026 #desil-bansos #jadwal-bansos-2026-cair #bansos-mei-2026-cair #bansos-bpnt #bansos-pkh #bansos-tahap-2
(Bisnis.Com - Terbaru) 14/05/26 21:15
v/221389/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) memulai kembali penyaluran bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan bahwa terhadap perubahan jumlah penerima bansos pada tahap kedua. Hal ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Gus ipul menyebut jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip Kamis (14/5/2026).
Dia menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
"Jadi lewat aplikasi ini kami bisa mengukur usulan-usulan dari daerah, pembaruan-pembaruan data dari daerah dan sekaligus juga tentu melihat perkembangan sosial ekonomi setiap keluarga menerima manfaat," ungkap Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Daftar Bansos PKH dan BPNT Cair Pertengahan Mei 2026, Ini Skema Penyalurannya
Pemerintah cairkan bansos PKH dan BPNT Mei 2026 untuk desil 1-4. Cek status di cekbansos.kemensos.go.id. Penyaluran lewat bank dan PT Pos. [462] url asal
#bansos-pkh #bansos-bpnt #penyaluran-bansos #pkh-2026 #bpnt-2026 #bantuan-sosial #kemensos-bansos #cek-bansos-online #syarat-penerima-pkh #syarat-penerima-bpnt #desil-penerima-bansos #skema-pencairan-b
(Bisnis.Com - Ekonomi) 12/05/26 21:00
v/219475/
Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pada Mei 2026. Penyaluran ini menjadi bagian dari bansos triwulan II yang mencakup periode April hingga Juni 2026.
Pada tahun ini, pemerintah tidak hanya fokus pada nominal bantuan, tetapi juga memperluas jumlah penerima manfaat. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut penyaluran bansos kini difokuskan kepada masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok tersebut mencakup masyarakat sangat miskin, miskin, hampir miskin, hingga rentan miskin.
Kemensos bersama Badan Pusat Statistik (BPS) juga terus memperbarui data DTSEN agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran. Data terbaru DTSEN Volume 2 menjadi dasar pencairan bansos pada triwulan II 2026.
Besaran Bantuan PKH 2026
Bantuan PKH disalurkan setiap tiga bulan dengan nominal berbeda sesuai kategori penerima. Berikut rinciannya:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Lansia: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Jumlah bantuan yang diterima setiap keluarga dapat berbeda tergantung komponen anggota keluarga yang terdaftar dalam DTSEN.
Sementara itu, bantuan BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pokok melalui e-warong atau agen resmi. Pada penyaluran sebelumnya, penerima memperoleh Rp600.000 untuk tiga bulan.
Skema Pencairan Bansos Mei 2026
Penyaluran bansos dilakukan melalui dua mekanisme, yakni:
- Bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN
- PT Pos Indonesia untuk wilayah tertentu atau kelompok rentan
Khusus lansia, penyandang disabilitas berat, dan masyarakat di daerah yang sulit mengakses layanan perbankan, bantuan dapat disalurkan langsung melalui PT Pos, termasuk layanan antar ke rumah penerima.
Pemerintah menargetkan proses pencairan tahap ini berjalan lebih cepat karena data penerima telah disiapkan lebih awal dibanding periode sebelumnya.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Masyarakat dapat mengecek status penerima PKH dan BPNT secara online melalui laman resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
Langkahnya cukup dengan memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP, lalu sistem akan menampilkan informasi penerima bantuan beserta kategori desilnya.
Selain itu, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi “Cek Bansos” yang tersedia di ponsel Android maupun iOS.
Syarat Penerima PKH dan BPNT 2026
Untuk menerima bansos pada 2026, masyarakat harus memenuhi beberapa syarat utama, antara lain:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki KTP dan KK yang valid
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk keluarga miskin atau rentan miskin
- Bukan ASN, TNI, maupun Polri
Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran PKH dan BPNT tahun 2026 diprioritaskan bagi masyarakat dalam kelompok desil 1 sampai desil 4 agar bantuan lebih tepat sasaran. Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap II tahun 2026 dilakukan untuk periode April hingga Juni 2026, dengan proses penyaluran mulai berlangsung pada Mei 2026.
Penerima diimbau rutin memantau status bantuan melalui laman resmi Kemensos maupun aplikasi Cek Bansos agar tidak tertinggal informasi pencairan.
Bansos BPNT & PKH Tahap 2 Mei 2026 Cair: Cek Jadwal, Penerima & Nominal
Kemensos akan menyalurkan Bansos PKH dan BPNT tahap 2 pada Mei 2026. Jumlah penerima bertambah 470.000 keluarga berdasarkan data DTSEN terbaru. [1,122] url asal
#bansos-bpnt #bansos-pkh #bansos-mei-2026 #bansos-tahap-2-2026 #bansos-triwulan-ii-2026 #bansos-mei-2026-cair #cara-cek-bansos-mei-2026 #cara-cek-penerima-bansos-2026 #bansos-kemensos #cek-jadwal-banso
(Bisnis.Com - Terbaru) 12/05/26 18:30
v/219370/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026.
Kemensos menyatakan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan perubahan ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip Selasa (12/5/2026).
Gus Ipul menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
"Jadi lewat aplikasi ini kami bisa mengukur usulan-usulan dari daerah, pembaruan-pembaruan data dari daerah dan sekaligus juga tentu melihat perkembangan sosial ekonomi setiap keluarga menerima manfaat," ungkap Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pihaknya telah melakukan pemutakhiran DTSEN. Data terakhir yang dimutakhirkan adalah untuk triwulan II 2026.
"Dimana di dalam DTSEN versi II 2026 ini atau di triwulan II 2026 ini, jumlah penduduk yang teregistrasi atau kita sebutnya adalah jumlah record yang masuk di dalam DTSEN kami yang sudah kami rekonsiliasi dengan Dukcapil adalah sebanyak 289 juta orang," ujar Amalia.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Bansos BPNT & PKH Mei 2026 Tahap 2 Cair: Cek Jadwal, Penerima & Nominal
Kemensos akan menyalurkan Bansos PKH dan BPNT tahap 2 pada Mei 2026. Jumlah penerima bertambah 470.000 keluarga berdasarkan data DTSEN terbaru. [1,122] url asal
#bansos-bpnt #bansos-pkh #bansos-mei-2026 #bansos-tahap-2-2026 #bansos-triwulan-ii-2026 #bansos-mei-2026-cair #cara-cek-bansos-mei-2026 #cara-cek-penerima-bansos-2026 #bansos-kemensos #cek-jadwal-banso
(Bisnis.Com - Terbaru) 12/05/26 18:30
v/219337/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pangan non-tunai (BPNT) tahap 2 pada Mei 2026.
Kemensos menyatakan bahwa jumlah keluarga penerima manfaat atau KPM untuk penyaluran Bansos triwulan II/2026 bertambah sekitar 470.000.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan perubahan ini terjadi karena adanya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang telah dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
"Setiap triwulan pasti ada perubahan-perubahan penerima manfaat. Untuk triwulan kedua ini, ada lebih dari 470.000 Keluarga Penerima Manfaat baru yang mendapatkan bantuan di triwulan kedua. Di mana mereka belum mendapatkan bantuan pada triwulan pertama," kata Gus Ipul dalam keterangan resmi dikutip Selasa (12/5/2026).
Gus Ipul menjelaskan, setiap triwulan, Kemensos menyalurkan bansos berdasarkan DTSEN yang telah dimutakhirkan oleh BPS. Dia mengatakan, perubahan data penerima bantuan merupakan hal yang wajar.
"Oleh karena itu, ada pasti perubahan-perubahan Keluarga Penerima Manfaat. Meskipun sebagian besar masih tetap pada KPM-KPM yang sudah menerima sebelumnya," ujarnya.
Dia mengatakan bahwa data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
"Jadi lewat aplikasi ini kami bisa mengukur usulan-usulan dari daerah, pembaruan-pembaruan data dari daerah dan sekaligus juga tentu melihat perkembangan sosial ekonomi setiap keluarga menerima manfaat," ungkap Gus Ipul.
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bansos PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, pihaknya telah melakukan pemutakhiran DTSEN. Data terakhir yang dimutakhirkan adalah untuk triwulan II 2026.
"Dimana di dalam DTSEN versi II 2026 ini atau di triwulan II 2026 ini, jumlah penduduk yang teregistrasi atau kita sebutnya adalah jumlah record yang masuk di dalam DTSEN kami yang sudah kami rekonsiliasi dengan Dukcapil adalah sebanyak 289 juta orang," ujar Amalia.
Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
Berikut 6 Poin Penting terkait Bansos 2026:
1. Daftar Bansos Cair Mei 2026:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
- Anak SD/sederajat: Rp225.000
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
2. Pembagian Desil Bansos
Pengelompokan desil dalam penyaluran Bansos menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat secara berjenjang dari kelompok paling rentan hingga kelompok paling mapan.
Dalam pemberian bansos, pemerintah akan memprioritaskan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga desil 4.
- Desil 1: Kelompok sangat miskin atau 10% miskin
- Desil 2: Kelompok miskin
- Desil 3: Kelompok hampir miskin
- Desil 4: Kelompok rentan miskin
- Desil 5: Kelompok menengah bawah yang relatif stabil
- Desil 6: Kelompok menengah
- Desil 7: Kelompok menengah atas
- Desil 8: Kelompok mapan
- Desil 9: Kelompok kaya
- Desil 10: Kelompok sangat kaya
3. Cara Cek Desil Bansos:
Untuk mengecek desil, masyarakat dapat mencoba dalam dua cara, yakni melalui laman resmi Kemensos dan menggunakan aplikasi “Cek Bansos”. Berikut ini panduan pengecekan desil di laman Kemensos.
Cek Desil via Laman Kemensos
- Buka laman resmi Kemensos melaluihttps://cekbansos.kemensos.go.id
- Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sesuai dengan KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul. Klik tombol “Refresh” jika kode yang muncul tidak terlalu jelas
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan secara otomatis menampilkan informasi terkait desil, jenis bansos, serta status dan periode pencairan
Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Buka aplikasi “Cek Bansos” melalui smartphone
- Login menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya dengan memasukkan username dan password
- Masuk ke menu profil, kemudian Anda bisa melihat kategori desil
4. Cara Cek Bansos Mei 2026:
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos melalui kanal resmi pemerintah. Berikut langkah-langkah cek status bansos:
Melalui Website Resmi Kemensos:
- Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
- Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
- Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
- Masukkan data sesuai KTP.
- Klik “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
5. Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
- Terdaftar dalam DTSEN
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
- Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
- Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
- Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
6. Cara Mencairkan Bansos 2026:
Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
- Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
- Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
- Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
- Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos via Pos
- Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
- Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
- Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
- Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Cara Ambil Bansos BPNT Tahap 2 2026 di Kantor Pos
Kemensos akan mencairkan BLT BPNT tahap 2 Mei 2026 untuk 475.821 KPM. Pencairan melalui Bank Himbara dan Pos Indonesia, khususnya bagi kelompok rentan. [226] url asal
#bansos-bpnt #bpnt-2026 #kantor-pos #blt-mei-2026 #penerima-manfaat #program-keluarga-harapan #bantuan-sosial #pemutakhiran-data #siks-ng-kemensos #bank-himbara #pos-indonesia #kelompok-rentan #pencair
(Bisnis.Com - Terbaru) 12/05/26 08:06
v/218526/
Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) segera mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) pada bulan Mei 2026.
Pihaknya juga telah menetapkan sebanyak 475.821 keluarga penerima manfaat (KPM) baru sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 2 triwulan II/2026.
Penetapan tersebut dilakukan setelah proses pemutakhiran data penerima bantuan sosial berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pembaruan data dilakukan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Data-data penerima bansos yang telah diperbarui kemudian dimasukkan ke Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kemensos. Aplikasi ini telah terhubung dengan dinas sosial kabupaten/kota dan provinsi, Kemensos, serta DTSEN yang dikelola langsung oleh BPS.
Adapun bansos akan dicairkan melalui dua cara yakni melalui Bank Himbara dan Pos Indonesia.
Pengambilan bansos di Kantor Pos Indonesia dilakukan bagi masyarakat dari kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan.
Cara Mencairkan Bansos BPNT Tahap 2 2026 di Kantor Pos
Mencairkan bansos di Kantor Pos dilakukan setelah penerima bansos menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos.
Penerima bansos kemudian datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan sesuai dengan jadwal yang tercantum dalam surat undangan.
Adapun untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
Ini Cara Cek Pencairan Bansos KIP dan BPNT Bulan Mei 2026
Pada Mei 2026, bansos BPNT dan PIP akan disalurkan. Cek pencairan BPNT di cekbansos.kemensos.go.id dan PIP di pip.kemdikbud.go.id dengan NIK/NISN. [562] url asal
#cek-pencairan-bansos #bansos-pip #bansos-bpnt #cara-cek-bansos #pencairan-bpnt-mei #pencairan-pip-mei #bpnt-2026 #pip-2026 #bantuan-sosial-mei #keluarga-penerima-manfaat #program-indonesia-pintar #ban
(Bisnis.Com - Terbaru) 11/05/26 12:35
v/217652/
Bisnis.com, SEMARANG — Pada Mei 2026, sejumlah bansos akan cair dan disalurkan kepada masyarakat yang telah terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dalam pelaksanaannya, terdapat dua bansos yang diketahui akan kembali disalurkan pada bulan Mei 2026 ini, yakni bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Indonesia Pintar (PIP).
Dilansir dari media sosial @pusdatinkesos, mulai Triwulan 1 tahun 2026 Kemensos melakukan perubahan kriteria desil penerima bansos. Sebagai upaya agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran, Kemensos terus melakukan pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) bersama Pemerintah Daerah dan Pilar-pilar Sosial.
Bentuk perubahan kriteria yang dilakukan adalah pada Penerima Program Sembako (BPNT) yang sebelumnya mencakup desil 1 hingga 5, kini dibatasi menjadi desil 1 hingga 4.
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Dilansir dari laman Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan bantuan pangan yang diberikan pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di setiap bulannya, melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong KUBE PKH atau pedagang bahan pangan yang bekerja sama dengan Bank HIMBARA.
Bansos BPNT hadir untuk mengurangi beban pengeluaran sekaligus memberikan nutrisi yang seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu.
Pada tahun 2026, bansos BPNT memiliki mekanisme penyaluran yang sama dengan Program Keluarga Harapan (PKH), yakni dilaksanakan dalam empat tahapan. Pada bulan Mei ini, BPNT memasuki penyaluran tahap ke-2 (April-Juni), dengan penyaluran dilakukan secara bertahap.
Dalam proses penyalurannya, BPNT hanya disalurkan kepada KPM yang telah terdaftar dalam kelompok Desil 1 hingga 4, dengan saldo elektronik sebesar Rp200.000 setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Jika diakumulasikan untuk tiga bulan, pada tahap ke-2, penerima manfaat akan menerima saldo elektronik dengan total Rp600.000.
Program Indonesia Pintar (PIP)
Dilansir dari laman Kemendikbudristek, Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (6-21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin, peserta PKH, yatim piatu, penyandang disabilitas, hingga korban bencana alam/musibah. Sesuai dengan tujuan, bansos ini diberikan kepada anak-anak usia sekolah. Adapun sasaran utama dalam bansos PIP adalah sebagai berikut.
1. Peserta didik pemegang KIP
2. Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dengan pertimbangan khusus
3. Peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang pertanian, perikanan, kehutanan, pelayaran, dan kemaritiman.
Pada tahun 2026, pemerintah akan melanjutkan penyaluran bansos PIP untuk anak-anak usia sekolah yang telah memenuhi kriteria. Pada bulan Mei ini, penyaluran bansos PIP diketahui telah memasuki periode ke-2. Penyaluran bansos PIP akan dilakukan melalui Rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di bank penyalur.
Besaran Dana PIP untuk SD/SMP/SMA
- SD/MI/Paket A: Rp450.000 per tahun (rP225.000 untuk siswa baru dan kelas akhir)
- SMP/MTs/Paket B: Rp750.000 per tahun (Rp375.000 untuk kategori tertentu)
- SMA/SMK/MA/Paket C: Rp1.000.000-1.800.000 per tahun (Rp500.000-Rp900.000 untuk siswa baru dan kelas akhir)
Cara Cek Pencairan BPNT 2026
1. Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
2. Masukkan NIK yang sesuai dengan KTP
3. Masukkan kode captcha yang muncul
4. Klik “Cari Data”
5. Informasi terkait status penerimaan, jenis bansos, dan desil keluarga akan muncul di layar Anda.
Cara Cek Pencairan PIP 2026
1. Buka laman resmi pip.kemdikbud.go.id
2. Temukan kotak “Cari Penerima PIP”
3. Masukkan NISN dan NIK yang sesuai
4. Masukkan hasil jawaban dari perhitungan yang diminta
5. Klik tombol “Cek Penerima PIP”
6. Informasi terkait status penerima PIP akan muncul secara otomatis di layar Anda
Bansos PKH BPNT April 2026 Cair, 11.014 Penerima Dicoret dari Sistem
Pemerintah mulai menyalurkan bansos PKH BPNT tahap 2 2026 dengan skema terbaru berbasis pembaruan data. 11.014 penerima dicoret dari sistem [606] url asal
#kementerian-sosial #bansos-pkh #cek-bansos-kemensos #bansos-bpnt #cek-penerima-bansos #bansos-pkh-bpnt #penerima-bansos-2026 #cara-cek-penerima-pkh-bpnt
(Kompas.com - Money) 26/04/26 20:39
v/203302/
JAKARTA, KOMPAS.com – Pemerintah mulai menyalurkan bansos PKH BPNT tahap 2 2026 dengan skema terbaru berbasis pembaruan data. Dalam proses ini, sebanyak 11.014 penerima dinyatakan tidak lagi berhak mendapatkan bansos.
Penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2026 telah berlangsung sejak pekan kedua April.
Di tengah proses pencairan tersebut, masyarakat diimbau untuk melakukan pengecekan status penerima bansos secara mandiri. Hal ini penting karena daftar penerima telah diperbarui dan bersifat dinamis.
Pembaruan data bansos dilakukan melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang terus dimutakhirkan.
Dalam penyaluran triwulan II-2026, tercatat sebanyak 11.014 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dicoret dari daftar penerima. Mereka masuk kategori inclusion error, yakni tidak lagi tergolong masyarakat miskin atau rentan.
Pencoretan ini dilakukan agar penyaluran bansos lebih tepat sasaran. Artinya, penerima sebelumnya belum tentu masih terdaftar sebagai penerima bansos setelah proses verifikasi ulang.
Cara cek penerima bansos PKH BPNT tahap 2 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara online menggunakan NIK KTP melalui ponsel. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka situs web resmi cek bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul
- Klik tombol “CARI DATA”
Sistem akan menampilkan informasi seperti nama penerima, kelompok desil, jenis bantuan, status penerima, hingga periode penyaluran.
Penyaluran bansos dilakukan melalui bank Himbara atau PT Pos Indonesia. Bagi penerima baru yang belum memiliki rekening, bantuan sementara disalurkan melalui PT Pos sebelum dialihkan ke bank.
Dok. Kementerian Sosial Kementerian Sosial menyalurkan bansos PKH dan sembako telah disalurkan secara bertahap kepada penerima manfaat pada bulan Ramadhan 2026.Pembaruan data penerima bansos
Perubahan daftar penerima bansos PKH maupun BPNT merupakan bagian dari pemutakhiran data yang dilakukan secara berkala.
Beberapa faktor yang menyebabkan seseorang tidak lagi menerima bansos antara lain, kondisi ekonomi membaik, masuk kategori desil menengah (5–10), dan hasil verifikasi dan validasi data terbaru.
Di sisi lain, masyarakat yang sebelumnya tidak menerima bansos PKH dan BPNT bisa saja masuk sebagai penerima baru setelah pembaruan data.
Bagi yang merasa layak namun tidak terdaftar, pengajuan dapat dilakukan melalui RT/RW setempat, Dinas Sosial, atau layanan resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Data penerima bansos diperbarui secara berkala
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa pemutakhiran DTSEN dilakukan secara kontinyu dengan melibatkan pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW.
"Karena itu pihaknya terus melakukan konsolidasi dengan pemerintah daerah khususnya perangkat desa dan kelurahan," kata Gus Ipul.
Pendamping PKH juga dilibatkan langsung untuk memastikan akurasi data di lapangan.
Menurut dia, pembaruan data membuat penerima bansos menjadi lebih tepat sasaran dan berdampak pada penurunan angka kemiskinan.
"Data ini dinamis. Ada yang sebelumnya menerima, sekarang tidak menerima. Sebaliknya, ada yang dulu tidak menerima kini menjadi penerima," ujarnya.
KOMPAS.COM/FIRMANSYAH Kepala Dinas Sosial, Kabupaten Kepahiang, Helmi Johan, memasang stiker ke rumah warga penerima Bansos. Sebagai akibatnya, ratusan warga Bengkulu mundur sebagai keluarga penerima manfaat Bansos PKH.Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa pencoretan dilakukan setelah evaluasi menyeluruh.
"Kami sudah membersihkan masyarakat yang tadinya menerima bansos, kami cermati semestinya dia adalah orang-orang yang tidak perlu menerima bansos atau dibersihkan sekitar 11.014 orang," ujarnya.
Ia menambahkan, sebagian dari mereka kini berada pada kelompok ekonomi menengah (desil 5–10) sehingga tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bansos.
Pemerintah menegaskan bahwa pemutakhiran DTSEN akan terus dilakukan agar penyaluran bansos PKH BPNT tahap 2 2026 semakin akurat, transparan, dan tepat sasaran.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul PKH BPNT Tahap 2 2026 Mulai Cair, 11.014 Penerima Dicoret, Cek Statusmu Pakai NIK KTP
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangBansos Kemensos PKH & BPNT Triwulan II 2026 Cair, Perhatikan 8 Poin Penting Ini
Bansos PKH & BPNT Triwulan II 2026 cair. Cek syarat, cara pencairan, dan besaran bantuan melalui bank Himbara atau Pos. Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id. [761] url asal
#bansos-kemensos #bansos-pkh #bansos-bpnt #bansos-triwulan-ii #bansos-cair #bansos-2026 #cek-bansos #cara-cek-bansos #syarat-penerima-bansos #cara-mencairkan-bansos #bansos-bank-himbara #bansos-via-pos
(Bisnis.Com - Terbaru) 26/04/26 14:28
v/203142/
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Sosial (Kemensos) berencana menyalurkan bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Triwulan II/2026. Perhatikan 10 poin berikut agar bansos dapat lekas cair.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan saat ini proses penyaluran bansos masuk tahap pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Dia menyebut, Kemensos bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk penentuan desil dalam DTSEN sebagai dasar penyaluran bansos PKH dan Bansos Sembako.
“Yang perlu saya tegaskan sekarang di tempat ini, bahwa pendamping PKH (dan) kita semua tidak bisa menentukan desil DTSEN. Tugas kita hanya mengirim data-data yang sesuai di lapangan. Yang menentukan adalah BPS,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Minggu (26/4/2026).
Gus Ipul menyampaikan DTSEN Volume 2 hasil pemutakhiran ini, akan digunakan sebagai dasar penetapan Bantuan Sosial (Bansos) reguler PKH dan BPNT pada triwulan II/2026.
Untuk triwulan II/2026, Gus Ipul memastikan kualitas DTSEN semakin solid. Kemensos menargetkan penyaluran bansos periode April, Mei, dan Juni dapat dilakukan tepat waktu dan diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.
Berikut 8 poin penting Bansos PKH dan BPNT
1. Bansos Cair via Bank Himbara & Pos
Gus Ipul menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur, yakni perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran Bansos melalui Bank Himbara dilakukan sesuai ketentuan dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan penyaluran bansos dilakukan secara non-tunai bank Himbara yakni BNI, BRI, Bank Mandiri dan BTN.
Akan tetapi, ada pengecualian bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia non-potensial, eks penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga di wilayah tanpa infrastruktur perbankan, untuk menerima bansos via PT Pos.
2. Besaran Bansos Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan merupakan bansos bersyarat yang diberikan kepada keluarga miskin dan rentan untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan.
Mengutip laman resmi Kemensos, PKH disalurkan setiap tiga bulan sekali. Pada 2026, tahap kedua berlangsung pada April hingga Juni.
Adapun besaran bantuan PKH per tahap (triwulan) adalah sebagai berikut:
Ibu hamil/nifas: Rp750.000
Anak usia dini (0-6 tahun): Rp750.000
Anak SD/sederajat: Rp225.000
Anak SMP/sederajat: Rp375.000
Anak SMA/sederajat: Rp500.000
Lansia (60 tahun ke atas): Rp600.000
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Total bantuan yang diterima setiap keluarga bergantung pada jumlah komponen yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
3. Bansos Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako
BPNT merupakan bantuan sosial dalam bentuk saldo elektronik yang digunakan untuk membeli kebutuhan pangan. Program ini menyasar keluarga miskin yang terdaftar dalam DTSEN.
Penyaluran BPNT mengikuti skema yang sama dengan PKH, yakni triwulan. Pada tahap pertama 2026, penerima memperoleh akumulasi tiga bulan sebesar Rp600.000. Adapun pada tahap kedua yang dimulai April, bantuan kembali disalurkan sesuai periode berjalan.
Saldo bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan dapat digunakan untuk berbelanja di e-warong atau agen yang bekerja sama dengan bank penyalur.
4. Cara Cek Bansos Melalui Website Resmi Kemensos:
Buka laman https://cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan data wilayah sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
Ketik nama lengkap penerima sesuai KTP
Isi kode captcha yang muncul
Klik “Cari Data”
5. Cara Cek Bansos melalui Aplikasi Cek Bansos:
Unduh aplikasi Cek Bansos dari Play Store atau App Store.
Daftar / login dengan data NIK/KK dan informasi lain sesuai KTP.
Setelah login, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
Masukkan data sesuai KTP.
Klik “Cari Data”.
Sistem akan menampilkan status penerima bansos, termasuk PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Data penerima mengacu pada DTSEN yang diperbarui secara berkala melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.
6.Kriteria dan Syarat Penerima Bansos 2026:
Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang sah
Terdaftar dalam DTSEN
Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan
Tidak sedang menerima bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, maupun Polri
Pada 2026, pemerintah juga melakukan penyesuaian kriteria. Untuk PKH, bantuan difokuskan pada keluarga dalam desil 1 hingga 4.
Sementara itu, BPNT kini diprioritaskan bagi kelompok desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
7.Cara Mencairkan Bansos via Bank Himbara
Bantuan dikirim langsung ke rekening penerima
Penerima bisa menarik dana melalui ATM Bank Himbara
Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller bank
Penerima wajib menunjukkan KTP atau kartu KKKS
8.Cara Mencairkan Bansos via Pos
Penerima menerima surat undangan pencairan dari petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos
Penerima datang ke kantor pos terdekat atau lokasi yang telah ditentukan
Hadir sesuai jadwal yang tercantum dalam surat undangan
• • Untuk lansia dan penyandang disabilitas, pencairan dilakukan langsung ke rumah
#50 tag sepekan
#ihsg (164) #purbaya (113) #investasi (94) #ojk (90) #apbn (88) #danantara (67) #pertumbuhan ekonomi (61) #trump (61) #kemenkeu (58) #pertamina (57) #umkm (53) #bei (52) #pajak (48) #donald trump (47) #esdm (45) #menkeu (44) #himbara (36) #kementerian keuangan (36) #bahlil lahadalia (35) #emas (35) #bapanas (34) #pasar saham (34) #ekonomi indonesia (34) #bumn (32) #menteri keuangan (31) #kemnaker (30) #mbg (29) #djp (28) #btn (27) #imf (27) #ekspor (27) #perang dagang (26) #kementan (26) #bbm (25) #garuda indonesia (24) #pasar modal (24) #utang (24) #bri (23) #bank indonesia (23) #rupslb (23) #hilirisasi (23) #yassierli (22) #magang (22) #kebijakan fiskal (22) #amran sulaiman (22) #ppn (22) #whoosh (21) #bea cukai (21) #bitcoin (20) #komdigi (20)