Presiden Prabowo mengamankan investasi Rp1.314,71 triliun dari kunjungan ke Inggris, AS, Jepang, dan Korea Selatan, fokus pada maritim, energi, dan teknologi. [437] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah bersiap mengeksekusi komitmen investasi senilai Rp1.314,71 triliun yang berhasil dihimpun Presiden Prabowo Subianto dari sejumlah kunjungan luar negeri pada awal 2026.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan komitmen tersebut diperoleh melalui berbagai pertemuan Presiden dengan pelaku usaha di negara mitra strategis.
"Pada saat mendampingi Pak Presiden, pasti ada acara bertemu dengan dunia usahanya, dengan para pengusahanya, baik dalam skala besar, dalam market katakan lebih dari 100 orang, maupun yang lebih kecil kurang lebih itu biasanya 12 orang yang Pak Presiden temuin langsung," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, di tengah kondisi geopolitik global yang tengah panas, komitmen investasi mengalir ke Indonesia.
"Ternyata minat dan interest mereka untuk investasi di Indonesia itu sangat tinggi ya, masih sangat-sangat baik. Ini terbukti dari investasi yang masuk juga masih sesuai dengan yang kita rencanakan," ujarnya.
Usai komitmen investasi, menurutnya realisasi investasi pun akan masuk. Dia menjelaskan bahwa dari berbagai negara yang telah menjalankan kerja sama investasi, realisasinya terjaga dengan sangat baik.
"Kita harapkan ini bisa terus terjaga. Nah itu kan, mereka itu ada investasi yang sudah berjalan, ada juga yang barunya juga," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo telah melakukan kunjungan luar negeri ke berbagai negara pada awal kuartal I/2026, mulai dari Britania Raya hingga Jepang dan Korea Selatan. Melalui rangkaian kunjungan ke sejumlah negara mitra strategis, Indonesia berhasil mengamankan komitmen investasi senilai total Rp1.314,71 triliun.
Kunjungan awal Prabowo pada 18—21 Januari 2026 ke Britania Raya menghasilkan komitmen investasi sebesar £4 miliar atau sekitar Rp90 triliun. Investasi ini difokuskan pada sektor maritim, termasuk pembangunan 1.582 kapal ikan, penguatan pendidikan, serta pengembangan ekosistem industri terkait.
Kemudian, Prabowo menjalani kunjungan luar negeri ke Amerika Serikat pada 17—21 Februari 2026. Dalam lawatan tersebut, Indonesia berhasil mengamankan investasi senilai US$38,4 miliar atau sekitar Rp650 triliun melalui 11 nota kesepahaman (MoU)
Kesepakatan tersebut mencakup sektor strategis, antara lain mineral kritis dan mineral langka, pemulihan ladang minyak dan energi, komoditas pangan seperti jagung dan tekstil, teknologi semikonduktor, hingga pengembangan kawasan perdagangan bebas.
Memasuki akhir kuartal I/2026, Indonesia mengamankan komitmen investasi besar dari Asia Timur. Kunjungan ke Jepang pada 29—31 Maret menghasilkan investasi senilai US$23,63 miliar atau sekitar Rp401,71 triliun melalui 11 MoU.
Kerja sama tersebut mencakup sektor energi dan sumber daya alam, teknologi dan digital, keuangan dan investasi hingga gaya hidup (lifestyle).
Sementara itu, lawatan ke Korea Selatan pada 31 Maret—2 April membukukan komitmen investasi sebesar US$10,2 miliar atau sekitar Rp173 triliun melalui 10 MoU dengan sektor prioritas meliputi ekonomi, energi, digital, kesehatan, hingga industri masa depan.
Prabowo Subianto tawarkan investasi berbasis hasil dengan return aset negara hingga 300%, ajak Jepang berkolaborasi dalam pembangunan industri Indonesia. [338] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto meluncurkan pendekatan baru dalam menarik investasi global dengan menekankan model “berbasis hasil” (result-oriented investment), yang menuntut setiap proyek memberikan keuntungan nyata dan terukur.
Dalam pidato kunci di Forum Bisnis Indonesia–Jepang di Tokyo, Senin (30/3/2026), Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak lagi sekadar menawarkan peluang, melainkan kemitraan konkret yang siap dieksekusi.
“Pendekatan kami sangat praktis dan pragmatis. Semua proyek harus layak, bankable, dan memberikan pengembalian investasi yang nyata,” ujar Prabowo.
Salah satu sorotan utama adalah kinerja awal sovereign wealth fund (SWF) yakni BPI Danantara yang disebut mencatat lonjakan signifikan. Prabowo mengungkapkan bahwa sejumlah aset yang dikelola mencatat peningkatan pengembalian hingga hampir 300 persen pada tahun pertama.
“Beberapa aset menunjukkan peningkatan hampir 300%. Ini sangat menggembirakan, meskipun kita masih punya perjalanan panjang,” katanya.
Pemerintah, lanjut Prabowo, tengah mengonsolidasikan berbagai aset dan perusahaan negara dalam satu manajemen terpadu guna meningkatkan efisiensi, transparansi, serta daya tarik investasi. Langkah ini juga menjadi bagian dari reformasi tata kelola untuk menekan praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang.
“Kami ingin manajemen yang rasional dan berbasis praktik terbaik. Kami juga berkomitmen memberantas korupsi, dan hasil awalnya cukup menjanjikan,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, Presiden juga secara terbuka mengundang Jepang untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan industri Indonesia. Dia menilai Jepang memiliki keunggulan dalam teknologi, metode produksi, dan pengalaman industri yang dapat dikombinasikan dengan sumber daya serta pasar Indonesia.
“Kami sangat terbuka terhadap teknologi, pengalaman, dan metode Jepang. Dikombinasikan dengan potensi kami, ini akan menjadi kemitraan yang saling menguntungkan,” ujarnya.
Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa arah baru investasi Indonesia tidak lagi berfokus pada eksploitasi sumber daya semata, melainkan pada pembangunan industri, transfer teknologi, dan pertumbuhan bersama.
Pendekatan ini menandai pergeseran strategi investasi Indonesia dari sekadar market-driven menjadi value-driven, dengan penekanan pada keberlanjutan, transparansi, dan hasil konkret bagi investor.
Dengan strategi tersebut, pemerintah optimistis Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi yang kredibel dan kompetitif, sekaligus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan.
“Kami tidak hanya menawarkan peluang, tetapi kemitraan nyata untuk membangun industri dan tumbuh bersama,” tandas Prabowo.
Presiden Prabowo meresmikan Pabrik Lotte Chemical di Cilegon, menekankan pentingnya menghormati jasa pemimpin terdahulu dan mendorong investasi asing di Indonesia. [1,543] url asal
Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).
Dalam sambutannya, Kepala negara menekankan pentingnya menghormati jasa para pemimpin terdahulu, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo, yang disebutnya berperan besar dalam memulai proyek kerja sama industri petrokimia dengan Korea Selatan.
Prabowo menyebut, kehadiran Jokowi dalam acara peresmian pabrik itu sejatinya penting karena proyek bernilai US$ 3,9 miliar atau sekitar Rp 62,4 triliun itu dimulai pada masa pemerintahan Jokowi.
Prabowo menyampaikan rasa kagumnya terhadap bangsa Korea Selatan yang berhasil bangkit dari kehancuran perang menjadi negara industri maju berkat kerja keras, disiplin, dan kepemimpinan yang bersih. Dia mencontohkan tokoh idolanya, Presiden Park Chung Hee, yang menurutnya menjadi simbol integritas dan dedikasi dalam membangun ekonomi Korea.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti pentingnya investasi asing seperti proyek Lotte Chemical Indonesia yang bernilai sekitar Rp65 triliun. Dia meminta semua pihak menjaga keamanan dan kenyamanan para investor agar mereka merasa dihargai dan percaya berinvestasi di Indonesia.
Prabowo menekankan bahwa kemajuan bangsa harus dibangun di atas kepercayaan (trust), penegakan hukum, serta sikap adil dan konsisten. Ia mengajak masyarakat Indonesia untuk tidak malu meniru hal-hal baik dari bangsa lain seperti Korea yang mampu maju dengan sumber daya terbatas.
Berikut Isi Pidato Presiden Prabowo saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Kamis (6/11/2025):
Seharusnya atau kemarin saya juga mengundang atau saya minta diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi), Presiden Ke-7 RI karena bagaimanapun ini salah satu prestasi beliau, ini dimulai di zaman beliau dan juga hasil kesepakatan, hasil lobi beliau dengan pimpinan Korea Selatan, jadi sepantasnya beliau ke sini hanya beliau minta maaf dan beliau telefon saya beliau belum bisa hadir dan saya juga sampaikan kita maklumi, tetapi bagaimanapun saya ingatkan generasi penerus, saya ingatkan masyarakat Indonesia, marilah kita pandai-pandai menghormati jasa-jasa semua tokoh, jasa-jasa semua pemimpin.
Pemimpin itu manusia, apakah pemimpin maha paripurna? Ya tidak. Pemimpin pasti ada kekurangan tetapi pada esensinya marilah kita punya rasa keadilan di hati kita, marilah kita menjadi manusia yang jernih, marilah kita menghormati orang tua, menghormati semua yang berjasa, tradisi kita, budaya kita, bangsa kita, kita punya budaya yaitu saya kira di semua suku ada istilahnya dalam bahasa jawa itu mikul dhuwur mendem jero.
Kepada keluarga kita. Hal yang baik kita angkat setinggi-tingginya kalau ada kekurangan ya kita pendam, kita perbaiki, tetapi janganlah kita teruskan budaya hujat menghujat, ejek mengejek, kita harus kerja keras.
Saudara-saudara, saya terima kasih kepada Chairman dari Lotte Group dan seluruh unsur dari Lotte Group kemudian juga dari pemimpin-pemimpin Korea, saya termasuk yang kagum sama bangsa Korea, saya kagum dengan budaya mereka, saya kagum dengan kerja keras mereka, mereka bangsa yang kerja keras, mereka bangsa yang mampu mendirikan suatu bangsa modern dari puing-puing perang, dari kancah peperangan.
Korea adalah bangsa yang sangat sering diinvasi oleh bangsa lain, mereka juga sama dengan kita pernah dijajah, tetapi mereka tegar, teguh, disiplin, mungkin dari sumber alam mereka tidak begitu banyak hanya sumber daya manusianya, pemimpin-pemimpinnya tangguh.
Kenapa saya sampaikan ini? Karena saya punya pengalaman baik. Banyak pengalaman dengan pihak Korea, waktu saya di tentara, saya dibantu pelatih-pelatih dari Korea, mereka sangat keras, melatih dari depan, jadi mereka itu saya ingat salah satu pelatih dari Korea itu, dia dari Korea, dia pelatih judo, melatih tim saya di Koppasus dulu, menjelang hari natal saya panggil dia.
Saya bilang, ‘Professor, ini besok adalah hari natal. Saya minta para anggota diliburkan.’ Dia bilang, ‘tidak bisa, jenderal harus latihan,’.
‘Lho, ini hari natal, besok hari natal,’
‘Tidak ada masalah Jenderal. Saya juga orang Kristen,’
Jadi professor itu orang Kristen, ‘Tidak ada masalah Jenderal. Saya juga orang Kristen. Kita nanti ke gereja jam 10.00, kita kebaktian Misa, nanti jam 13.00 latihan lagi, training,’
Saya lihat dia, hebat juga orang ini, habis itu beberapa minggu kemudian. Lebaran, idul fitri, saya panggil dia lagi.
‘Professor, besok hari besar untuk umat Islam, harus libur,’
‘Jendral saya sudah tanya, kepada ahli-ahli agama, yang wajib itu idul fitri itu sembayang solat berjamaah di masjid jam 07.00 pagi,’
Dia tau itu peraturannya jam 07.00 WS, sesudah itu training, latihan. Habis itu dia tanya ‘Jenderal, jenderal mau tim jenderal juara atau tidak? Kalau mau juara tidak ada jalan lain, harus latihan. Hanya ada satu rumus untuk menang, rumusnya tiga. Nomor satu latihan, training, kedua latihan trainging, nomor tiga latihan, training’
Nah, ini, ini pengalaman saya dengan orang-orang korea, jadi orang Korea ini bangsa yang tangguh. Bangsa yang tangguh. Jadi, kalau negosiasi sama orang Korea tidak gampang, jadi boleh juga kalau orang Korea kita kirim orang Papua. Jadi, mereka bangsa yang tangguh.
Saya salah satu idola saya, yang saya contoh adalah Jenderal Park Chung Hee, Presiden Korea Selatan yang mimpin pembangunan industrilialisasi Korea, ya mungkin ini tidak boleh, karena dia tentara, tetapi kau tanya orang Korea semua, dia banyak jasanya dalam pembangunan ekonomi Korea dan yang saya kagum dari dia dan semua orang Korea mengakui dia memang orang yang bersih, orang yang tidak korup, orang yang membangun budaya korea yang baik, jadi itu salah satu contoh saya. Saya ingin jadi seperti itu. Walaupun pensiun, tetapi tetap saya punya kehormatan dan kebanggaan sebagai seorang jenderal.
Presiden Prabowo berpidato saat peresmian pabrik Lotte Chemical Indonesia
Kalau sekarang saya dipercaya, saya ingin mimpin pemerintah yang bersih, pemerintah yang tidak korup dan saya terima kasih, pembantu-pembantu saya ini bekerja dengan baik dan mereka juga ingin meneruskan, ingin memberi contoh ke generasi penerus pemerintah yang bersih dan tidak korup sehingga kita bisa melaksanakan pembangunan besar-besaran, antara lain kita perlu mendapat kepercayaan dari bangsa-bangsa lain, dari perusahaan lain.
Contoh hari ini Lotte, Lotte perusahaan terbesar di dunia, mungkin. Asetnya US$100 miliar dan mereka investasi di kita Rp65 trilliun jadi saya sampaikan di sini bahwa ini contoh dan ini saya kenapa tadi ingatkan saya minta pak jokowi diundang karena saya lihat kok ada mulai budaya yang tidak baik. Pemimpin dikuyu-kuyu, dicari-cari. Pada saat berkuasa disanjung-sanjung, ini budaya apa? Ini harus kita rubah. Saya bukan Prabowo takut sama jokowi prabowo masih dikendalikan sama Jokowi, nggak ada itu.
Pak jokowi itu tidak pernah nitip apa-apa sama saya, ya saya harus katakan sebenarnya. Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, enggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau kok takut, ya kan?
Sudahlah saudara-saudara, beliau memimpin 10 tahun dan diakui dunia bagaimanapun. Inflasi di bawah beliau cukup bagus, pertumbuhan bagus, ya kan? come on. Harus kita... Yang bener lah, yang jujur lah, ya kan? Ngono ya ngono. Pak Andra Soni bagaimana itu bahasa banten? Ngono ya ngono. Ya ojo ngono, Banten sama ada bahasa sama ya, Banten sama Banyumas ada persamaan ya?
Ya saudara-saudara ini prestasi hari ini terima kasih, saya bangga intinya itu yang ingin saya sampaikan. Kita harus dukung investasi asing, mari kita memberi manfaat bersama. Kehormatan kita adalah mitra siapa pun. Apalagi mitra dari luar, datang ke kita, investasi uang mereka, yang mereka cari dengan susah payah puluhan tahun mereka percaya sama kita.
Di sini mereka memberi manfaat pada kita, kita harus amankan, kita harus jaga, mereka supaya di sini, nyaman, mereka di sini, kita terima dengan hati dan tangan terbuka, dan tidak boleh ada unsur-unsur yang mengganggu. Kita saling menghormati dan memberi kebaikan.
Dengan demikian kita akan cepat lompat tingkat yang lebih baik semua didasarkan kepercayaan, atas trust, kepercayaan, kalau kita konsisten dengan kebenaran ketertiban keadilan fair, tegakkan hukum. Harus ada the rule of law ini menimbulkan trust dari mana saja, dengan trust bangsa seperti kita, bangsa yang terbuka, bangsa yang perlu perdagangan, bangsa yang perlu hubungan baik dengan semua pihak, kita akan cepet menuju kemakmuran, kita contoh apa yang mereka lakukan, enggak usah malu-malu orang berbuat yang baik ya kita contoh yang baik.
Korea, sumber daya alam terbatas, dia punya musim dingin yang sangat dingin, korea sometimes very cool for me, saya baru pulang dari KTT APEC, the APEC conference di kota Gyeongju sangat dingin, jadi engga bisa di situ santai-santai, saya engga lihat orang Korea sarungan kedinginan,
Saudara-saudara terima kasih, baik sekali ini saya punya Seskab (Sekretaris Kabinet) selalu menyiapkan pidato yang bagus-bagus. Ada 17 paragraf kalau saya baca gimana? Saya baru di paragraf ketiga, ini ada lagi dunia hadapi tantangan besar geopolitik, bagiamana? Sudah ya, cukup ya? Tapi terimakasih saya bangga di sini dan ini suatu kehormatan.
Terima kasih chairman of lotte, leaders of lotte, Terimakasih. Moga saudara di sini berhasil, kita wajib mengamankan, kita wajib menjaga semuanya, karena ini membawa manfaat yang besar bagi kepentingan seluruh rakyat Indonesia.
Dan juga hari ini hari baik, hari yang baik saya lihat tadi tanggalnya 6 november 2025, jalau 6 kalau November kan bulan 11, 6 tambah 11 (satu satu) kan 2. 6 sama 2 berapa? 8. 2025 berapa? 2,2,5 = 9. 8 sama 9? 17, 1 sama 7 = 8
Jadi ini hari baik karena angka 8 itu angka keberuntungan bagi saya. So thank you very much undang saya pada hari ini. Jadi pas sekali berarti saya yang beruntung, pak Jokowi yang capek-capek merintis, aku yang meresmikan. Itu namanya takdir, tetapi karena saya takut kualat, aku undang beliau, dan saya hormati beliau dan saya tidak ada masalah, saya hormati semua pemimpin yang baik, saya hormati semua pendahulu saya
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mengungkap akumulasi realisasi investasi periode 2025 - 2029 dibidik dapat tembus Rp794,2 triliun.
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menjelaskan bahwa khusus pada 2025, realisasi investasi sektor ekonomi kreatif dibidik sebesar Rp136,3 triliun. Sementara hingga semester I/2025 realisasi investasi dilaporkan telah mencapai Rp90,12 triliun.
"Semester pertama sudah tercapai 66% atau Rp90,12 triliun. Jadi kalau kita lihat memang pertumbuhannya trennya sangat positif," kata Teuku Riefky saat ditemui di sela-sela agenda Friends of Creative Economy Meeting 2025 di Jakarta, Selasa (21/10/2025).
Lebih lanjut, pada 2026 pemerintah meargetkan realisasi investasi sektor ekonomi kreatif dapat mencapai Rp131 triliun hingga Rp146,5 triliun.
Kemudian, pada 2027 Kemenekraf menetapkan target kinerja investasi ada di kisaran Rp133,7 triliun hingga Rp157,7 triliun. Berlanjut pada 2028 sebesar Rp142,7 triliun hingga Rp170 triliun.
Terakhir, pada 2029 atau tepat di akhir pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka investasi sektor ekonomi kreatif ditargetkan mencapai Rp152,3 triliun hingga Rp183,7 triliun.
Lebih lanjut, pada periode yang sama sektor ekonomi kreatif dilaporkan telah menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 5,69%. Posisinya diklaim telah melampaui target di level 5,3 hingga 5,54%.
Kemudian, sektor ekonomi kreatif juga menyerap 26,47 juta lapangan pekerjaan hingga semester I/2025. Posisinya mencapai 104% dari target lapangan pekerjaan ekonomi kreatif yang tercipta sepanjang tahun ini mencapai 25,55 juta.
"Pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia ini juga atas arahan Bapak Presiden yang merupakan hasil kolaborasi juga. Karena kami juga kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan, Komdigi, Kementeria Pariwisata, kemudian juga Kementerian Luar Negeri seperti hari ini, Kementerian Perdagangan dan seterusnya," pungkasnya.
Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mencatatkan intensitas mobilitas kerja yang tinggi sepanjang satu tahun masa pemerintahannya.
Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis dari berbagai sumber resmi, periode 20 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2025 mencatat sedikitnya 79 kunjungan daerah di 38 provinsi dan 33 kunjungan luar negeri ke empat benua, menjadikan tahun pertamanya sebagai salah satu tahun paling aktif dalam diplomasi dan kerja lapangan presiden pasca-reformasi.
Di tingkat nasional, Prabowo banyak turun langsung ke lapangan dalam program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), revitalisasi industri pupuk, dan pengembangan hilirisasi mineral.
Beberapa kunjungan besar di dalam negeri antara lain panen raya nasional di Majalengka (April 2025), peresmian 17 stadion di Jawa Timur, pembentukan 80.081 koperasi desa di Klaten (Juli 2025), hingga peninjauan langsung dapur MBG di berbagai daerah.
Sementara itu, di kancah internasional, Presiden Prabowo melaksanakan 33 lawatan luar negeri mencakup kawasan Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga Amerika.
Dalam satu tahun, Prabowo menghadiri berbagai forum strategis global seperti KTT G20 di Brasil, APEC 2024 di Peru, Sidang Umum PBB di New York, BRICS Summit di Rio de Janeiro, hingga KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh di Mesir.
Prabowo juga memperkuat diplomasi ekonomi dengan berbagai negara mitra strategis termasuk penandatanganan kerja sama investasi di Qatar dan Uni Emirat Arab, serta pembentukan hubungan strategis (Strategic Partnership) dengan Thailand dan Rusia.
Dibandingkan Presiden ke-7 Joko Widodo pada periode pertama pemerintahannya (2014–2015) yang mencatat 16 kunjungan luar negeri, frekuensi diplomasi luar negeri Prabowo meningkat lebih dari dua kali lipat.
Hal ini menandai perubahan orientasi kebijakan luar negeri Indonesia yang lebih proaktif dan ekspansif, dengan penekanan pada investasi strategis, ketahanan pangan, energi, dan pertahanan.
Selain intensitas kunjungan, Prabowo juga menunjukkan gaya kepemimpinan yang menekankan disiplin lapangan dan evaluasi langsung, dengan sejumlah agenda di luar protokol formal seperti menjenguk korban demo, menghadiri upacara keagamaan lintas agama, dan memimpin apel militer secara langsung.
Mobilitas tinggi dan diplomasi aktif ini memperlihatkan upaya pemerintah untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi domestik dengan posisi strategis Indonesia di panggung global. Tahun kedua pemerintahan Prabowo-Gibran pun diperkirakan akan tetap sarat dengan aktivitas diplomasi ekonomi dan penguatan politik luar negeri yang berorientasi pada kemandirian nasional.