Jemaah haji Indonesia tetap berangkat sesuai jadwal 22 April 2026 meski ada konflik Iran-Israel-AS. Persiapan dan penerbangan aman, tanpa gangguan berarti. [316] url asal
Bisnis.com, SURABAYA — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyatakan jadwal keberangkatan jemaah haji Indonesia tetap berjalan sesuai jadwal di tengah eskalasi konflik bersenjata, perang antara AS-Israel dengan Iran akhir-akhir ini.
Irfan memastikan seluruh tahapan persiapan keberangkatan jemaah haji Indonesia pada 2026 sudah hampir tuntas. Jadwal keberangkatan perdana yang akan jatuh pada 22 April 2026 mendatang tidak mengalami perubahan.
"Alhamdulillah, persiapan haji sudah hampir 100%. Hingga hari ini tidak ada perubahan jadwal. Kita berharap sampai pemberangkatan pada 22 April mendatang, tetap tidak ada perubahan," ujar Irfan di Surabaya, Selasa (24/3/2026).
Pemerintah telah menyiapkan secara matang seluruh kebutuhan utama jemaah haji, mulai dari penginapan, katering, hingga transportasi di Tanah Suci. Selain itu, Irfan menegaskan dukungan pendanaan pun dipastikan aman dan tidak terdapat hambatan sejauh ini.
"Seluruh persiapan, mulai dari hotel, katering, hingga transportasi sudah disiapkan dengan baik dan berjalan lancar. Dukungan pendanaan juga tidak mengalami kendala," terangnya.
Mengenai isu penghentian penerbangan menuju Arab Saudi, Irfan memastikan hingga saat ini penerbangan langsung (direct flight) masih tersedia dan diharapkan tidak mengganggu rencana keberangkatan jamaah haji tanah air sepenuhnya.
"Terkait isu penghentian penerbangan oleh Arab Saudi, saat ini masih tersedia direct flight ke Arab Saudi, sehingga InsyaAllah tidak ada gangguan berarti," tegasnya.
Lebih lanjut, Irfan mengatakan pemerintah juga terus menjalin komunikasi intensif dengan otoritas terkait di Arab Saudi guna memastikan seluruh proses dan rencana keberangkatan jamaah haji berjalan sesuai jadwal yang ada.
"Kami terus berkomunikasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi, dan hingga saat ini mereka menyampaikan tidak ada perubahan jadwal," imbuhnya.
Meski situasi geopolitik global pascakonflik bersenjata antara Iran dan Israel-Amerika Serikat masih berlangsung dinamis, Irfan mengaku pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar keberangkatan hingga kepulangan jemaah haji berlangsung aman dan lancar.
"Untuk umrah juga saat ini tidak ada masalah. Kami telah memastikan seluruh penyelenggara perjalanan umrah [PPIU] memenuhi ketentuan, termasuk kesiapan tiket penerbangan langsung. Secara umum, kondisi aman dan berjalan lancar," pungkasnya.
Jaringan maskapai asing berperan penting dalam meningkatkan kunjungan turis ke Indonesia pasca-pandemi, dengan konektivitas yang lebih baik dan penerbangan langsung. [1,397] url asal
Bisnis.com, JAKARTA — Setelah sempat terseok-seok selama pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Ekspansi jaringan rute maskapai asing ke berbagai kota di Indonesia semakin memperkuat konektivitas internasional dan dinilai berkontribusi signifikan dalam mendorong peningkatan jumlah wisman yang berkunjung ke Tanah Air.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sekitar 15,38 juta wisman mengunjungi Indonesia sepanjang 2025, meningkat 10,80% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya (c to c/CtC) yang sebesar 13,88 juta kunjungan.
“Capaian kunjungan wisman di 2025 ini merupakan capaian tertinggi dalam 6 tahun terakhir atau kalau teman-teman tarik ke belakang yaitu sejak 2020. Namun, demikian ini masih sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan 2019,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers Rilis BPS pada Februari 2026.
Dari total kunjungan pada 2025, mayoritas wisman masuk ke Indonesia melalui pintu udara alias dengan moda angkutan udara. Tercatat, jumlah kunjungan melalui pintu udara mencapai 10,81 juta kunjungan atau berkontribusi sebesar 70,31% dari total kunjungan wisman pada 2025.
Arus kunjungan wisman melalui pintu udara terus meningkat dari tahun ke tahun, meski sempat tertekan selama pandemi Covid-19, dan hingga kini masih menjadi jalur kedatangan utama bagi turis asing ke Indonesia.
Berdasarkan data BPS yang dihimpun Bisnis, total kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia pada 2019 mencapai 9,38 juta kunjungan atau 61,05% dari total kunjungan wisman sebanyak 16,10 juta kunjungan pada tahun tersebut, disusul pintu laut dan pintu darat yang masing-masing berkontribusi sebesar 25,83% dan 13,10% terhadap total kunjungan wisman sepanjang 2019.
Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia anjlok drastis sebesar 74,83%, dari 16,10 juta kunjungan pada 2019 menjadi 4,05 juta kunjungan pada 2020 alias pada saat pandemi Covid-19 mulai melanda Tanah Air.
Kendati menyusut, moda transportasi udara masih menjadi jalur kedatangan utama bagi turis asing dengan kontribusi sebesar 42,27%, disusul oleh moda transportasi darat sebesar 32,43% dan moda transportasi laut 25,28% terhadap total kunjungan wisman pada 2020.
Namun, kondisi berubah signifikan pada 2021. Menyusul adanya pembatasan perjalanan oleh pemerintah Indonesia, total wisman yang masuk ke Indonesia melalui pintu udara turun signifikan menjadi hanya 137.242 kunjungan atau 8,81% terhadap total kunjungan wisman pada 2021 yang sebanyak 1,55 juta kunjungan.
Sebaliknya, kontribusi jumlah wisman yang masuk melalui pintu darat atau moda transportasi darat tercatat sebesar 64,51% terhadap total kunjungan wisman pada 2021.
Situasi kemudian berangsur-angsur pulih, demikian halnya dengan jumlah kunjungan wisman yang masuk melalui pintu udara. Pada 2022, BPS mencatat turis asing yang masuk ke Indonesia menggunakan moda transportasi udara sebanyak 3,29 juta kunjungan, tumbuh signifikan 2.301,61% dari 2021 yang hanya sebanyak 137.242 kunjungan.
Hal ini lantas membuat pintu udara kembali menjadi pintu masuk favorit wisman yang masuk ke Indonesia, tecermin dari kontribusinya yang sebesar 55,96% terhadap total kunjungan wisman pada 2022, disusul oleh pintu laut sebesar 29,32% dan pintu darat 14,70%.
Jumlah kunjungan wisman yang masuk melalui pintu udara terus mengalami peningkatan pada tahun-tahun berikutnya dan masih mendominasi dibandingkan pintu masuk laut maupun darat.
Peran Strategis Maskapai Asing
Pengamat Pariwisata Chusmeru menilai keberadaan jaringan rute maskapai asing menjadi faktor strategis dalam meningkatkan arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
“Pengaruh jaringan maskapai asing terhadap arus wisatawan asing ke Indonesia sangat signifikan,” kata Chusmeru kepada Bisnis, dikutip pada Senin (9/3/2026).
Menurutnya, dominasi kapasitas kursi pada penerbangan internasional yang dioperasikan maskapai asing dapat mendorong mobilitas wisman menuju berbagai destinasi di Tanah Air.
Kehadiran maskapai asing juga dinilai mampu menutup keterbatasan maskapai domestik yang memiliki pangsa pasar dan jangkauan rute internasional yang relatif terbatas, sehingga pasar pariwisata Indonesia menjadi lebih mudah dijangkau wisatawan dari berbagai negara.
Selain itu, jaringan maskapai asing juga menciptakan persaingan yang lebih ketat di industri penerbangan internasional. Kondisi tersebut berpotensi menekan harga tiket penerbangan sehingga meningkatkan daya beli wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia, selama tetap diimbangi dengan standar pelayanan yang optimal.
Di sisi lain, keberadaan maskapai asing turut memperkuat konektivitas pariwisata Indonesia dengan berbagai kota di dunia, sehingga aksesibilitas Indonesia sebagai destinasi wisata global menjadi semakin terbuka.
“Kehadiran maskapai asing meningkatkan konektivitas pariwisata Indonesia. Aksesibilitas Indonesia sebagai destinasi wisata dunia semakin mudah dikunjungi wisatawan mancanegara,” jelas Chusmeru.
Singapore Airlines Perkuat Konektivitas Wisata Indonesia
Peran maskapai asing dalam memperkuat konektivitas pariwisata Indonesia juga tercermin dari jaringan rute yang dimiliki Singapore Airlines (SIA). Dengan memanfaatkan Singapura sebagai salah satu hub penerbangan utama di Asia Tenggara, maskapai tersebut menghubungkan berbagai kota di dunia dengan destinasi di Indonesia, sehingga memperluas akses wisatawan mancanegara ke pasar pariwisata nasional.
Chairman Singapore Airlines Peter Seah Lim Huat mengatakan kemitraan maskapai yang saling menguntungkan seperti dengan All Nippon Airways dan Garuda Indonesia memberikan akses yang lebih luas ke pasar-pasar utama.
“Dengan bekerja lebih erat bersama para mitra, kami dapat menawarkan lebih banyak pilihan perjalanan serta berbagai manfaat tambahan bagi pelanggan,” jelas Peter, dikutip dari Laporan Tahunan Singapore Airlines Tahun Buku 2024/2025, Senin (9/3/2026).
Pesawat Singapore Airlines/dok. perusahaan
Untuk diketahui, Garuda Indonesia dan SIA pada Juli 2024 resmi memperoleh persetujuan dari Competition and Consumer Commission of Singapore (CCCS) atas perjanjian joint venture komersial yang dijalin kedua maskapai.
Dengan persetujuan tersebut, kedua maskapai dapat memperdalam kemitraan strategis mereka dalam berbagai aktivitas komersial yang lebih luas, yang akan memberikan manfaat lebih besar bagi kedua maskapai, serta bagi Indonesia dan Singapura.
Melansir laman resmi SIA, kerja sama tersebut berpotensi mencakup pengoperasian penerbangan dengan skema pembagian pendapatan antara kedua negara, koordinasi jadwal penerbangan untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan serta konektivitas yang lebih mulus antara Singapura dan Indonesia maupun destinasi lainnya, serta eksplorasi inisiatif penjualan dan pemasaran bersama yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan kedua maskapai.
Sejak Garuda Indonesia dan Singapore Airlines menandatangani kesepakatan untuk memperdalam kemitraan pada Mei 2023, kedua maskapai telah mengembangkan sejumlah inisiatif, termasuk memberikan anggota GarudaMiles dan KrisFlyer kesempatan untuk mengumpulkan dan menukarkan miles pada rute codeshare. Kedua maskapai juga menjalankan berbagai inisiatif pemasaran bersama untuk mempromosikan kegiatan pariwisata.
Adapun kedua maskapai menjalankan kerja sama codeshare pada berbagai penerbangan, termasuk antara Singapura dan sejumlah kota di Indonesia seperti Bali, Jakarta, Medan, dan Surabaya, serta pada rute jarak jauh antara Singapura dan Johannesburg, London (Heathrow), serta Mumbai.
Chief Executive Officer Singapore Airlines Goh Choon Phong kala itu mengatakan kemitraan strategis yang kuat antara Garuda Indonesia dan SIA telah memungkinkan perluasan layanan codeshare dalam beberapa tahun terakhir sehingga pelanggan memiliki lebih banyak pilihan penerbangan.
“Kemitraan tersebut mencerminkan komitmen kedua maskapai untuk meningkatkan konektivitas antara Indonesia dan Singapura serta berbagai destinasi lainnya, sekaligus mendorong perjalanan bisnis dan wisata serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi,” terang Goh Choon Phong kala itu, dikutip dari laman resmi SIA, Senin (9/3/2026).
Tidak berhenti disitu, kedua maskapai juga meningkatkan frekuensi penerbangan antara Jakarta, Indonesia, dan Singapura pada kuartal IV/2024. Langkah ini ditempuh untuk menambah kapasitas serta memperkuat konektivitas antara dua hub utama di Asia Tenggara tersebut.
Adapun, SIA mulai 22 November 2024 mengoperasikan delapan penerbangan harian, meningkat dari sebelumnya enam penerbangan per hari.
Sementara itu, Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan hariannya dari empat menjadi enam mulai 1 Desember 2024. Pada 1 Desember 2024, kedua maskapai kala itu diproyeksikan mengoperasikan 390 layanan codeshare per minggu, termasuk 362 penerbangan antara Singapura dan Indonesia.
Strategi Direct Flight
Setelah konektivitas pariwisata Indonesia diperkuat oleh jaringan maskapai internasional seperti Singapore Airlines, pelaku industri pariwisata menilai pemerintah juga perlu mendorong pembukaan lebih banyak rute penerbangan langsung guna meningkatkan arus wisman ke Tanah Air.
Sekretaris Jenderal DPP Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Budijanto Ardiansjah mengatakan maskapai penerbangan memegang peran yang sangat penting dalam mendukung angkutan wisatawan ke Indonesia.
Menurut dia, semakin banyak penerbangan langsung (direct flight) yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai kota di dunia, akan semakin menguntungkan bagi sektor pariwisata nasional karena dapat meningkatkan jumlah wisatawan yang datang.
Oleh karena itu, dia mendorong pemerintah untuk membuka lebih banyak rute penerbangan potensial dengan skema direct flight agar wisatawan yang diangkut ke Indonesia dapat semakin meningkat.
“Pemerintah perlu didorong untuk membuka rute-rute potensial dengan opsi direct flight supaya wisatawan yang diangkut ke Indonesia bisa semakin banyak,” ujar Budi kepada Bisnis, dikutip pada Senin (9/3/2026).
Upaya tersebut, kata dia, juga dapat dilakukan melalui kerja sama dengan pihak swasta, dengan catatan pemerintah memberikan kemudahan regulasi agar pengembangan rute baru dapat berjalan lebih cepat.
Namun apabila wisatawan masih harus melalui hub penerbangan internasional seperti Singapore, Dubai, atau Doha, promosi pariwisata Indonesia di hub-hub tersebut perlu diperkuat agar wisatawan tertarik melanjutkan perjalanan ke Indonesia.
Konflik AS-Israel vs Iran membatalkan penerbangan umrah transit di Timur Tengah, namun penerbangan langsung masih beroperasi. Biro perjalanan hadapi biaya tambahan. [327] url asal
Bisnis.com, SURABAYA – Asosiasi Muslim Perjalanan Haji dan Umrah (AMPHURI) Jawa Timur membeberkan sejumlah jadwal penerbangan bagi jemaah umrah dibatalkan imbas serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran yang menyebabkan pembatasan ruang udara di kawasan Jazirah Arab.
Ketua DPD AMPHURI Jatim Mohammad Sufyan Arief menjelaskan sejumlah jadwal penerbangan umrah tersebut telah dibatalkan sejak Sabtu (28/2/2026).
Sejumlah rute penerbangan menuju Arab Saudi yang dibatalkan tersebut antara lain transit di AMM - Amman, KWI - Kuwait, DXB - Dubai, AUH - Abu Dhabi, DOH - Doha, BAH - Bahrain, SVO - Moscow, dan PEW - Peshawar.
"Mulai keberangkatan yang kemarin Sabtu. [Penerbangan jamaah umrah] yang transit melalui ini semua [sejumlah rute yang dibatalkan] cancel," beber Arief, Senin (2/3/2026).
Arief menjelaskan bahwa tidak seluruh penerbangan jemaah umrah terdampak. Sejumlah penerbangan langsung (direct flight) keberangkatan atau kepulangan dari Arab Saudi masih beroperasi.
"Untuk pesawat yang direct flight, Alhamdulillah masih terbang. Seperti, [maskapai penerbangan] Garuda, Saudia, dan Lion Air," ungkapnya.
Mengenai total jumlah jamaah umrah yang terdampak, khususnya yang berasal dari Provinsi Jawa Timur, Arief menyatakan pihaknya belum dapat memastikan jumlahnya karena beberapa direct flight masih sempat berjalan.
Tak hanya itu, lanjut Arief, terdapat pula jamaah mandiri yang keberangkatannya belum dapat dipastikan jumlahnya karena tidak melalui penyelenggara resmi.
"Data resmi terkait jemaah yang terdampak berada di Kementerian Agama melalui sistem Siskopatuh. Pembatalan umumnya terjadi pada penerbangan yang menggunakan maskapai seperti Emirates, Etihad, dan Qatar Airways," paparnya.
Lebih lanjut, AMPHURI hingga saat ini masih menunggu kepastian keberangkatan penerbangan menuju Arab Saudi pascakonflik bersenjata yang berkecamuk di Jazirah Arab.
Selain itu, biro perjalanan juga harus menghadapi sejumlah konsekuensi tambahan biaya imbas pembatalan rute penerbangan, utamanya berkaitan dengan akomodasi. Arief menjelaskan manajemen hotel di Arab Saudi tidak mempertimbangkan pengembalian dana (refund) dengan alasan pembatalan.
"Karena saat ini memasuki bulan Ramadan yang merupakan high season. Artinya, kamar tetap dianggap terpakai atau tidak, pembayaran sudah lunas dan sulit untuk dikembalikan. Pada dasarnya, seluruh pihak, baik travel maupun jemaah, berharap tetap bisa berangkat ke Tanah Suci selama situasi memungkinkan," pungkasnya.
Coco's Tour Indonesia akan membuka rute penerbangan Guangzhou-Palu pada Juni 2026 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Tengah. [316] url asal
Bisnis.com, JAKARTA —Perusahaan agen perjalanan, Coco’s Tour Indonesia, berenca membuka rute penerbangan internasional Guangzhou–Palu dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Tengah.
Jalur ini diharapkan memperkuat akses langsung dari pasar China yang cukup besar di Indonesia.
Direktur Coco’s Tour Indonesia, Lentono, mengatakan bahwa konektivitas udara merupakan salah satu elemen krusial dalam meningkatkan pergerakan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara.
Dia menyebut meskipun saat ini sejumlah bandara di berbagai daerah telah berstatus internasional, belum banyak yang benar-benar melayani penerbangan langsung dari dan ke luar negeri.
Padahal, keberadaan rute langsung memiliki peran strategis karena dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing untuk berkunjung, terutama karena waktu tempuh perjalanan menjadi lebih singkat dan efisien.
"Namun, perjuangan membuka regular direct flight dari luar negeri ke Indonesia dan sebaliknya adalah perjuangan yang cukup berat dan membutuhkan waktu lama," katanya di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, Rabu, (11/2/2026)
Oleh karena itu, pihaknya mengambil inisiatif membuka sejumlah rute baru, baik penerbangan domestik maupun internasional. Salah satunya adalah rute langsung Guangzhou–Palu menuju Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie, yang baru saja berstatus sebagai bandara internasional.
Pihaknya menilai Provinsi Sulawesi Tengah dalam beberapa tahun terakhir telah menunjukkan perkembangan signifikan, khususnya di sektor investasi dan potensi pariwisata bertaraf global.
Atas dasar tersebut, rute Guangzhou–Palu dinilai perlu direalisasikan untuk mendukung hal tersebut. Selain itu, pihaknya juga membuka rute domestik Jakarta–Luwuk untuk memperkuat konektivitas kawasan.
"Luwuk ini indah, dikelilingi destinasi wisata berkelas dunia, dikelilingi destinasi unggulan seperti Banggai, Banggai Laut, Banggai Kepulauan hingga Togean," imbuhnya.
Dengan tersedianya penerbangan langsung yang diperkirakan mulai Juni 2026 ini, pihaknya berharap agen perjalanan di China maupun negara lain dapat lebih mudah memasarkan produk destinasi Indonesia kepada calon wisatawan.
Kemudian, selain aspek konektivitas, menurutnya, penyusunan paket wisata yang berkualitas berbasis budaya, alam, dan kuliner juga menjadi hal krusial. Promosi, strategi pemasaran, dan pemetaan pasar pun dinilai sebagai faktor penentu keberhasilan untuk rencana jangka panjang.
Scoot buka penerbangan langsung Semarang-Singapura, meningkatkan pariwisata dan investasi di Jawa Tengah, dengan penerbangan perdana pada 23 Desember 2025. [298] url asal
Bisnis.com, SEMARANG - Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mulai melayani penerbangan langsung dengan rute Semarang-Singapura dan sebaliknya mulai Selasa (23/12/2025). Pembukaan rute itu ditandai dengan pendaratan perdana maskapai Scoot pada pukul 16.10 WIB dan dilanjutkan dengan penerbangan perdana ke Singapura pada 16.55 WIB.
"Penerbangan pertama ini akan membuka peluang baru bagi tourism (pariwisata), logistik, maupun pergerakan orang dari/ke Jawa Tengah," ucap Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai menghadiri acara Inaugural Flight di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani.
Luthfi menyebut, kehadiran layanan penerbangan langsung dari Semarang-Singapura semakin melengkapi layanan penerbangan internasional di bandara tersebut. Sebelumnya, pada September 2025, telah dibuka pula penerbangan internasional dengan tujuan ke Kuala Lumpur, Malaysia.
Penerbangan langsung menuju Singapura memiliki makna strategis bagi Jawa Tengah. Luthfi menyebut, hubungan antara Jawa Tengah dengan Singapura telah terjalin baik selama bertahun-tahun ke belakang. Bahkan, negara tetangga itu merupakan salah satu negara dengan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) tertinggi di Jawa Tengah.
"Secara kumulatif, selama periode 2021 sampai Kuartal III/2025, nilai investasi dari investor asal Singapura mencapai lebih dari Rp27 triliun. Jumlah tersebut berpotensi bertambah dengan adanya direct flight Semarang-Singapura. Termasuk mendorong peningkatan kunjungan wisata mancanegara ke Jawa Tengah," ujar Luthfi.
Penerbangan perdana maskapai Scoot tersebut adalah bukti bahwa minat masyarakat cukup tinggi untuk lalu lintas di rute tersebut. Sebab, pada penerbangan pertama ada sekitar 80% kursi yang terisi.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan, kembalinya status internasional untuk Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang merupakan momentum strategis bagi Jawa Tengah untuk kembali terhubung secara langsung dengan jaringan penerbangan internasional.
"Pembukaan rute Semarang-Singapura menegaskan bahwa Jawa Tengah kompetitif dalam peta penerbangan regional. Selain itu memantapkan peran bandara ini untuk menghubungkan Jawa Tengah dengan dunia. Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Jawa Tengah," katanya.