Bisnis.com, JAKARTA— PT Panahome Deltamas Indonesia, pengembang properti kongsi Panasonic Homes dan Sinar Mas Land, menyampaikan progres proyek Savana di Kota Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Proyek Savasa berada di lahan seluas 37 Hektare (Ha) di kawasan CBD Kota Deltamas. Saat ini, sudah terbangun lebih dari 300 unit hunian dengan okupansi mencapai 70%.
Taishi Inagaki, Presiden Direktur PT Panahome Deltamas Indonesia, menyampaikan pihaknya akan mengembangkan Savasa melalui perencanaan kawasan yang matang dengan menghadirkan deretan fasilitas, mulai dari area hijau dan taman tematik sebagai ruang interaksi warga. Selain itu, perseroan melakukan penguatan area komersial strategis seperti CO Square dan Savasa Point.
“Permintaan pasar kini tidak hanya fokus pada hunian, tetapi juga pada aset komersial yang mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan. Savasa kami siapkan sebagai kawasan yang siap tumbuh bersama investor,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (6/2/2026).
Pada awal 2026, Panahome Deltamas mengembangkan Co Square sebagai produk ruko yang mengusung konsep alfresco dengan desain dobel fasad. Dengan konsep dan lokasi yang matang, pengembang optimistis produk ini akan menjadi salah satu kontributor utama bagi investor yang mencari keseimbangan antara yield dan kenaikan nilai aset.
“Konsep ini dinilai relevan dengan kebutuhan bisnis modern seperti F&B, lifestyle retail, hingga jasa berbasis pengalaman (experience-based business),” kata Inagaki.
Selain itu, Savasa melanjutkan pengembangan fasilitas kawasan mulai dari ruang hijau terbuka, lapangan basket di grande park, dan musala hingga taman tematik empat musim. Pengembangan ini menandai fase kawasan yang semakin mapan, mengingat hal ini merupakan faktor krusial dalam menurunkan risiko investasi properti.
Mengingat lokasinya yang strategis di Cikarang, maka tak heran jika Savasa mencatat tren permintaan hunian yang kian positif. Berdasarkan data internal, harga sewa unit rumah di sini berkisar hingga Rp250 juta per tahun.
“Kombinasi antara kawasan yang terus bertumbuh, produk komersial yang tepat sasaran, serta ekosistem pendukung yang kuat menjadi fondasi utama kami dalam membangun kepercayaan investor di Savasa,” tutur Inagaki.
Dari sisi makro, kawasan timur Jakarta tetap menjadi salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi regional, ditopang oleh konsentrasi kawasan industri, peningkatan konektivitas, stabilnya permintaan tenaga kerja produktif dan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).
Total realisasi investasi di Kabupaten Bekasi mencapai sekitar Rp61,8 triliun hingga triwulan III/2025, menjadikan wilayah ini sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat.