JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai upaya mengantisipasi kemacetan dan kondisi cuaca selama masa angkutan Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyediakan kanal resmi secara real time untuk memantau pergerakan mobilitas masyarakat.
Layanan pemantauan dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Perhubungan Nusantara Hub Live Streaming di tautan: https://nusantara.kemenhub.go.id/layanan/info-mudik/live-streaming.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, kanal tersebut disediakan sebagai sumber informasi resmi agar masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini di lapangan secara langsung dan tidak mudah terpengaruh hoaks maupun informasi yang belum terverifikasi.
KOMPAS.COM/Fitri Anggiawati Menhub Dudy Purwagandhi saat kunjungan di Pelabuhan Gilimanuk BaliPemantauan tersebut didukung oleh Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 yang menjadi pusat koordinasi nasional selama masa Angkutan Lebaran.
“Melalui Nusantara Hub, masyarakat dapat memantau informasi terkini seputar kondisi lalu lintas dan transportasi, cuaca, serta titik-titik rawan di sejumlah simpul transportasi penting,” kata Dudy dalam keterangan resmi, dikutip pada Minggu (22/6/2026).
Nusantara Hub merupakan platform digital terpadu Kementerian Perhubungan yang mendukung layanan transportasi lintas moda.
Platform ini juga digunakan untuk mendukung penyelenggaraan layanan mudik gratis secara terpadu, sehingga proses pelayanan menjadi lebih aman, transparan, dan terintegrasi.
“Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik selama masa mudik dan balik dapat berjalan dengan baik,” ujar Menhub.
Data Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3) dengan pergerakan tinggi di hampir seluruh moda transportasi.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026, sehingga masyarakat diimbau dapat memantau kondisi perjalanan secara berkala melalui kanal resmi yang disediakan Kementerian Perhubungan.
Kementerian Perhubungan mengimbau masyarakat menjadikan Nusantara Hub Live Streaming sebagai rujukan utama untuk memantau kondisi perjalanan selama masa Angkutan Lebaran.
Melalui kanal resmi ini, masyarakat dapat menyesuaikan waktu perjalanan, memilih rute, dan menghindari kepadatan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang