Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mencatatkan lonjakan trafik data yang signifikan selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Menariknya, kategori online gaming atau gim daring muncul sebagai kontributor pertumbuhan payload terbesar, melampaui pertumbuhan layanan komunikasi maupun media sosial.
Berdasarkan data internal perusahaan, puncak trafik data Telkomsel menyentuh angka 70,4 petabyte (PB). Capaian ini menunjukkan kenaikan sebesar 13,4% dibandingkan hari normal, atau tumbuh 4,5% jika disandingkan dengan puncak periode RAFI tahun sebelumnya.
Fokus utama pada pergerakan digital tahun ini terletak pada pergeseran perilaku konsumsi konten pelanggan. Meski layanan media sosial dan video streaming tetap mendominasi volume secara keseluruhan, kategori online gaming mencatatkan akselerasi paling progresif.
Sektor gim daring ini membukukan pertumbuhan payload hingga 48,20% dibandingkan hari biasa. Lonjakan tersebut didorong oleh tingginya aktivitas pengguna pada platform populer seperti Roblox, Mobile Legends, dan Free Fire selama masa libur Lebaran.
Di posisi kedua, kategori layanan komunikasi seperti WhatsApp dan Telegram mengekor dengan kenaikan 34,19%. Sementara itu, media sosial (X, Facebook, Instagram) tumbuh 16,28%, diikuti layanan video streaming (TikTok, YouTube, Netflix) sebesar 12,23%, serta sektor e-commerce yang terkerek 3,01%.
Secara spesifik, WhatsApp menjadi aplikasi dengan pertumbuhan individu tertinggi mencapai 41,79%. Fenomena ini mengukuhkan peran platform pesan instan sebagai sarana utama silaturahmi digital masyarakat Indonesia.
Dari sisi mobilitas fisik, Telkomsel mencatat pergerakan 10,9 juta pelanggan antarwilayah pada H+1 Idulfitri. Arus terbesar mengarah ke wilayah Jawa Tengah-DI Yogyakarta dengan total 2,15 juta pelanggan, disusul Jawa Barat (883.000), dan Jawa Timur (602.000).
Kondisi tersebut berdampak langsung pada sebaran trafik data di daerah. Wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Bali dan Nusa Tenggara mencatatkan pertumbuhan trafik tertinggi nasional sebesar 24,18%. Sejumlah kabupaten bahkan mengalami lonjakan trafik ekstrem, seperti Pandeglang (+111,45%) dan Magetan (+111,4%).
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menegaskan kesiapan infrastruktur menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas layanan tanpa gangguan berarti. Perusahaan telah memperkuat 495 titik prioritas yang mencakup jalur mudik dan pusat keramaian.
"Kami berupaya menyiapkan jaringan sebaik mungkin sebagai bagian dari komitmen Melayani Sepenuh Hati. Pemantauan dilakukan secara end-to-end untuk memastikan koneksi tetap stabil," ujar Fahmi, dikutip Rabu (8/4/2026).
Dalam operasionalnya, Telkomsel memanfaatkan teknologi Machine Learning (ML) dan Artificial Intelligence(AI) melalui Autonomous Network. Langkah teknis ini terbukti efektif dengan tingkat ketersediaan layanan mencapai 99,7%, serta penyelesaian gangguan jaringan di titik prioritas yang mencapai rasio 94,4%.
Keberhasilan menjaga stabilitas ini juga terlihat di destinasi wisata utama. Kawasan Puncak dan Kota Batu, misalnya, mencatatkan konsumsi data tinggi masing-masing sebesar 34,5 TB dan 22,8 TB tanpa kendala teknis yang masif.