#30 tag 24jam
Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Jadi Sumber Inspirasi Baru bagi Para Pelaku Usaha Lokal di Indonesia
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menjadi web series bisnis paling populer dengan 85 juta views. Program ini menghadirkan inspirasi baru bagi pelaku usaha lokal. [746] url asal
#shopee-jagoan-umkm #umkm-naik-kelas #web-series-umkm #inspirasi-umkm #kompetisi-umkm-2025 #homliv-pemenang-umkm #shopee-indonesia
Jakarta: Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas, reality show UMKM perdana yang hadir dalam format web series di YouTube Shopee Indonesia, menutup enam episodenya dengan respon yang positif dari publik. Sejak penayangan perdananya, program ini langsung menarik perhatian publik berkat perpaduan kisah inspiratif, drama kompetisi bisnis, dan pesan pemberdayaan yang kuat.Hingga akhir penayangan, program ini berhasil mencatat lebih dari 85 juta views serta lebih dari 25 ribu likes dan komentar di YouTube Shopee Indonesia. Hasil ini menjadikan Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sebagai salah satu web series lokal yang menarik perhatian dan diterima di hati masyarakat.
Antusiasme penonton terus meningkat di setiap episodenya. Bahkan episode final mencatat lebih dari 18 juta views, menandakan minat besar masyarakat yang bertahan hingga akhir tayangan. Tidak hanya populer, interaksi penonton di tiap episode juga luar biasa tinggi, dengan ribuan komentar dan likes yang membanjiri kolom YouTube.
Banyak penonton mengaku terinspirasi oleh semangat dan keteguhan para pengusaha UMKM yang menghadirkan kisah perjuangan nyata penuh emosi dan motivasi, terlihat dari kolom komentar YouTube Shopee Indonesia yang dipenuhi ungkapan dukungan dan apresiasi dari netizen. Setiap tayangan tidak hanya memancing decak kagum, tetapi juga membangkitkan rasa bangga terhadap kreativitas dan daya juang anak bangsa yang berani berinovasi dan terus berusaha untuk naik kelas.
Lebih dari 1.300 pelaku UMKM dari berbagai kota di Indonesia turut mendaftar dalam ajang ini untuk mendapatkan kesempatan naik kelas dan memperluas jangkauan bisnis mereka. Dari ribuan pendaftar tersebut, terpilih 20 finalis terbaik yang kemudian menjalani 6 tantangan bisnis berbeda, mulai dari uji kreativitas branding, strategi digital marketing, hingga kemampuan presentasi bisnis di hadapan para juri profesional.
Para finalis berkompetisi memperebutkan modal usaha senilai total 1 miliar rupiah dan gelar bergengsi sebagai “Jagoan UMKM”, yang menjadi simbol semangat dan daya juang pelaku usaha Indonesia yang terus berkembang bersama ekosistem digital.
Sepanjang perjalanannya, program ini menampilkan berbagai momen yang berkesan dan viral di media sosial. Di episode 3, para finalis ditantang membuat creative video marketing di berbagai lokasi dengan kondisi yang penuh kejutan, mulai dari kemunculan ular di lokasi kolam, hingga tuntutan izin lokasi dari aparat keamanan yang memaksa peserta berimprovisasi di tengah tekanan waktu.
Hingga salah satu yang paling ramai diperbincangkan di episode 5, ketika Micheal dari Maritim Bag gugup saat melakukan elevator pitch dan meminta mengulang di tengah jalan. Momen itu memicu respons tegas dari Daniel Mananta dengan kalimat yang kini ikonik: “Dalam dunia nyata, there is no retake”. Adegan dalam tantangan ini menjadi sorotan karena menggambarkan tekanan nyata dunia usaha, sekaligus memberi pelajaran berharga tentang kepercayaan diri dan ketangguhan mental.
Tidak hanya itu, puncak kompetisi berlangsung penuh drama di episode final, yang menghadirkan twist mengejutkan ketika dua peserta diberi kesempatan kedua untuk kembali bersaing hingga akhir. Setelah melewati tantangan final dan sesi penjurian yang menegangkan, Yudiana dari homLiv tampil memukau dengan ide bisnis yang kreatif dan strategi yang inspiratif, hingga akhirnya berhasil menyabet gelar pemenang utama Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
Kehadiran para juri dan mentor ternama seperti Haykal Kamil, Najla Alabisyir, hingga Menteri UMKM RI Maman Abdurrahman turut memperkaya dinamika kompetisi sekaligus memperkuat pesan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia. Antusiasme publik juga meluas hingga ke media sosial, dimana sejumlah selebriti ternama seperti Daniel Mananta, Sarwendah, Lizzie Parra, hingga Ruben Onsu ikut membagikan unggahan tentang Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas di akun mereka.
Sebagai sesama pengusaha, mereka turut terinspirasi oleh semangat para pelaku UMKM yang berani berinovasi dan berjuang untuk naik kelas. Dukungan dan inspirasi dari para figur publik turut memperkuat gaung positif kompetisi ini di dunia digital. Tagar #ShopeeJagoanUMKM pun juga viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam konten buatan pengguna, video reaksi, serta testimoni inspiratif dari penonton di seluruh Indonesia.
Tidak heran jika media nasional memberikan sambutan positif terhadap program ini. Beragam pemberitaan menyoroti semangat UMKM untuk berkembang, serta format inovatif reality show berbentuk web series yang mampu menghibur sekaligus mengedukasi. Dengan capaian lebih dari 85 juta views, tingkat interaksi lintas platform yang tinggi, dan respon publik yang antusias, Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas melampaui ekspektasi sebagai ajang kompetisi semata. Program ini menjelma menjadi gerakan sosial yang menginspirasi ribuan pelaku UMKM Indonesia untuk terus berkembang, berinovasi, dan berani naik kelas.
Tonton kembali perjalanan inspiratif para finalis Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas di YouTube Shopee Indonesia, dan saksikan bagaimana semangat UMKM lokal terus tumbuh bersama Shopee. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
Tantangan Terakhir di Episode Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas
Episode Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang tayang pada 2 November lalu, menjadi panggung terakhir yang menegangkan dan mengharukan. [948] url asal
#e-commerce #shopee-jagoan-umkm-naik-kelas #shopee-jagoan-umkm #grand-final #yogyakarta #pom-pom #maritim-bag #youtube-shopee-indonesia #shopee-live #homliv #grand-final #erspo #iphone-16 #ds-mode
(CNN Indonesia - Ekonomi) 04/11/25 09:44
v/26582/
Episode Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang tayang pada 2 November lalu, menjadi panggung terakhir yang menegangkan dan mengharukan. Kini, para peserta dihadapkan pada babak penentuan yang akan membuktikan siapa yang benar-benar layak menyandang gelar Jagoan UMKM Naik Kelas.
Episode keenam sebagai Grand Final dibuka dengan kejutan Avenka dan Maritim Bag yang gagal memperoleh koin pada tantangan elevator pitch, ternyata mendapat kesempatan kedua ke babak final, berdampingan dengan DS Modest dan homLiv.
Kini, Annisa (DS Modest), Fuat (Aveka), Yudiana (homLiv), dan Micheal (Maritim Bag Indonesia) menghadapi tantangan untuk mampu menghidupkan ide dan inovasi yang telah dibangun sejak awal perjalanan, serta menampilkan karakter brand masing-masing secara nyata di sesi Shopee Live.
Ujian Terakhir untuk Inovasi dan Strategi Para Jagoan UMKM
Di babak terakhir, para finalis dihadapkan pada tantangan yang merangkum seluruh pembelajaran, kreativitas, dan strategi yang telah diasah selama perjalanan di Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Kali ini, mereka harus meluncurkan inovasi produk hasil pengembangan secara langsung kepada publik, melalui sesi Shopee Live berdurasi dua jam.
Tantangan ini terdiri dari tiga tahap krusial:
Di awal episode, para finalis menerima treasure box berisi alat bantu misterius yang akan menunjang penampilan selama tantangan. Sebagai peraih Golden Star di episode sebelumnya, Annisa (Anin) dari DS Modest berhak memilih lebih dulu kotak yang diinginkan dan menentukan boks mana yang akan diberikan kepada tiga finalis lainnya.
Yang tak diketahui para finalis, beberapa boks justru jadi jebakan tak terduga.
Pada episode ini, Muhammad Sadad selaku Founder Erspo dan Erigo hadir sebagai juri tamu di babak final. Sadad menyebut, dirinya melihat semangat dalam diri keempat finalis melalui penjabaran ide dan strategi.
"Makna UMKM naik kelas itu ketika bisnis menunjukkan progres yang memberi efek domino positif," kata Sadad.
Empat Inovasi Cinta Indonesia
Masing-masing finalis menghadirkan inovasi yang mencerminkan keunikan, kreativitas, dan semangat khas pelaku UMKM Indonesia. Dari produk fesyen hingga peralatan rumah tangga, setiap jagoan membawa cerita dan nilai yang berbeda dengan satu tujuan, yakni mengangkat potensi produk lokal bertema 'Cinta Indonesia' ke panggung nasional.
Anin - DS Modest: Sajadah "Langgam Bertaut"
Anin dari DS Modest mendapatkan kesempatan spesial untuk Shopee Live bersama co-host misterius dari treasure box pilihannya. Anin pun memanfaatkan kesempatan ini dengan sangat baik untuk meluncurkan inovasi sajadah bertajuk "Langgam Bertaut" yang menampilkan motif Batang Garing dari Kalimantan Tengah dan motif Kawung dari Yogyakarta.
Produk ini dilengkapi kode QR penunjuk arah kiblat berbasis web yang memudahkan pengguna saat bepergian, sekaligus menegaskan semangat perjalanan, spiritualitas, dan kekayaan budaya Indonesia. Dalam dua jam sesi Shopee Live, Anin yang menampilkan strategi matang melalui live review, pre-order berhadiah parfum eksklusif, dan komunikasi hangat yang interaktif dengan penonton, sukses menuai pujian dari juri atas konsep dan branding yang konsisten.
Fuat - Aveka: Sepatu Batik
Fuat dari Aveka menjadi peserta yang mendapatkan treasure box berisi balon dan pom-pom. Fuat pun memanfaatkan hadiah itu untuk memperkuat presentasi produk dan kemeriahan di sepanjang sesi live shopping.
Ia meluncurkan sepatu bermotif batik yang mengangkat nilai budaya Indonesia. Konsep video marketing yang sinematik, dan pembawaan natural saat sesi Shopee Live membuat performa Fuat berkesan, meski ada koreksi yang diberikan oleh juri terkait detail produk. Interaksi Fuat dengan penonton, gaya storytelling dan caranya menjelaskan keunikan produk membuat Aveka menonjol di babak final ini.
Yudiana - homLiv: Sutil Kayu "Malika Batik"
Yudiana dari homLiv membawa produk sutil kayu "Malika Batik" yang menggabungkan pemberdayaan komunitas Desa Wisata Krebet di Bantul, Yogyakarta dengan kehangatan nilai keluarga. Hadiah voucher Shopee Live senilai Rp1 juta ia manfaatkan untuk memperkuat sesi live dengan menampilkan dan me-review produk secara interaktif, memperlihatkan kualitas kayu jati dan keindahan motif batik yang khas.
Dalam video marketing, Yudiana juga menampilkan aktivitas memasak menggunakan sutil kayu jati bermotif batik, menggambarkan bahwa setiap alat masak menyimpan cerita dan kehangatan keluarga Indonesia. Strategi ini berhasil mengangkat nilai budaya dan kreativitas, menghasilkan penjualan tinggi, hingga apresiasi atas konsistensi branding dan energi positif yang ditampilkan.
Micheal - Maritim Bag Indonesia: Tas Hybrid "Garuda Series"
Micheal dari Maritim Bag Indonesia memanfaatkan voucher Shopee Live senilai Rp2 juta untuk memaksimalkan performa live-nya. Ia meluncurkan tas hybrid untuk sekolah dan olahraga bertajuk "Garuda Series", yang menonjolkan pesan inspiratif tentang prestasi anak Indonesia.
Strategi promosi berupa voucher flash sale dan kampanye urgency diterapkan dengan matang. Interaksi Micheal dengan penonton di Shopee Live juga menunjukkan pemahaman kuat terhadap perilaku konsumen online, membuat sesi live menarik perhatian dan menuai pujian juri.
Episode Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas turut dihadiri Menteri UMKM, Maman Abdurrahman yang menyampaikan dukungan dan apresiasi secara langsung kepada para finalis.
"Dari lebih dari 1.300 peserta UMKM di seluruh Indonesia, kini hanya tersisa empat jagoan di panggung ini. Tapi ingat, kemenangan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan motivasi untuk terus tumbuh dan menginspirasi lebih banyak pelaku usaha lainnya," ujar Maman.
Akhirnya, tiba saat yang paling dinanti, pengumuman pemenang Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. Selebriti Ruben Onsu pun terhanyut dengan ikut membagikan momen dari ajang Grand Final Jagoan UMKM melalui unggahan video di media sosialnya.
Dalam video tersebut, para peserta terlihat serius melakukan sesi foto produk hasil inovasi, seperti mengatur pencahayaan, memilih angle terbaik, hingga memastikan setiap detail tampak maksimal.
"Gak bisa asal cekrek, ngerti banget. Semangat para Jagoan," tulis Ruben yang juga seorang pelaku UMKM.
Melalui kompetisi ini, Shopee menegaskan komitmennya untuk mendukung UMKM di seluruh Indonesia agar mampu beradaptasi dengan dunia digital, mengembangkan kapasitas bisnis, serta memperluas pasar melalui ekosistem e-commerce yang inklusif dan berkelanjutan.
Episode Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dan UMKM pemenang kompetisi ditayangkan hanya di YouTube Shopee Indonesia.
Dapatkan juga kesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan voucher Shopee melalui program 'Kuis Jagoan UMKM' setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB. Penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit lewat 'Voting Partisipan Favorit' di sini.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ep. 5: Dunia Bisnis di Depan Investor
Episode 5 Shopee Jagoan UMKM menampilkan Elevator Pitch Challenge, menguji finalis dalam presentasi bisnis tanpa pengulangan usaha. [418] url asal
#jagoan-umkm #elevator-pitch #kompetisi-bisnis #finalis #pelaku-umkm #shopee #zenitha #homliv #sunkrisps #aveka #maritim-bag #spinjam #fuat #daniel-mananta #sarwendah #race #grand-final #abraham-v
(CNN Indonesia - Ekonomi) 28/10/25 19:05
v/19098/
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang tayang pada 26 Oktober 2025 menampilkan tantangan baru bagi empat besar finalis yang tersisa. Setelah Sunkrisps dan Zenitha tersisih di babak Logistic Race, para peserta yang masih bertahan kini menghadapi ujian yang lebih kompleks, yaitu Elevator Pitch Challenge.
Dalam babak ini, empat finalis, yaitu Maritim Bag, homLiv, DS Modest, dan Aveka, harus mampu meyakinkan tiga juri yang berperan sebagai calon investor, yakni Daniel Mananta dan Lizzie Parra sebagai juri utama, serta Abraham Victor, CEO Hangry Indonesia, sebagai juri tamu
"Hanya satu menit, tanpa skrip, tanpa naskah cadangan. Sebuah simulasi nyata dari dunia bisnis yang begitu menantang, diberikan di episode ini," bunyi keterangan tertulis, Selasa (28/10).
Konsep Elevator Pitch Challenge dibuat menyerupai situasi nyata dunia bisnis. Setiap juri menempati lokasi berbeda untuk menggambarkan beragam dinamika dalam proses pertemuan dengan investor.
Setelah seluruh presentasi selesai, para finalis kembali berkumpul untuk mendengarkan penilaian para juri. Setiap peserta menampilkan pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan ide bisnis mereka.
Sebelum menjalani tantangan ini, para peserta mendapat waktu 60 menit untuk menyusun konsep dan strategi pitching. Mereka juga menerima pendampingan dari dua mentor profesional, yaitu Direktur PT Lentera Dana Nusantara/SPinjam, Maya Malidra, dan Shopee Seller Mentor & Founder DLCM Agency, Deddy Lim.
Keduanya membagikan wawasan mengenai perencanaan bisnis, pengemasan pesan, dan strategi komunikasi yang efektif di hadapan calon investor.
Tantangan Elevator Pitch tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga menilai kesiapan mental, kejelasan visi, dan kepercayaan diri para pelaku UMKM dalam menghadapi dunia bisnis yang kompetitif.
Penampilan para finalis di babak ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk figur publik Sarwendah. Melalui unggahan di media sosial, ia mengapresiasi semangat para peserta yang mampu menyampaikan ide bisnis dengan lugas dan percaya diri meski dalam waktu yang sangat terbatas.
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menjadi salah satu babak paling menentukan menjelang grand final. Setiap peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya untuk mempertahankan posisi di kompetisi.
Babak ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kesiapan mental dan strategi bisnis menjadi kunci bagi pelaku UMKM untuk benar-benar naik kelas.
Sebagai informasi, episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dapat disaksikan melalui kanal YouTube Shopee Indonesia. Episode grand final dijadwalkan tayang pada Minggu (2/11), pukul 19.00 WIB, menampilkan pengumuman pemenang kompetisi.
Di samping itu, juga ada program Kuis Jagoan UMKM berlangsung setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB, dengan hadiah berupa iPhone 16 dan voucher Shopee bernilai jutaan rupiah.
Dukungan bagi para finalis juga dapat diberikan melalui fitur Voting Partisipan Favorit di laman berikut.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ep. 5: Dunia Bisnis diDepanInvestor
Episode 5 Shopee Jagoan UMKM menampilkan Elevator Pitch Challenge, menguji finalis dalam presentasi bisnis tanpa pengulangan usaha. [418] url asal
#jagoan-umkm #elevator-pitch #kompetisi-bisnis #finalis #pelaku-umkm #shopee #zenitha #homliv #sunkrisps #aveka #maritim-bag #spinjam #fuat #daniel-mananta #sarwendah #race #grand-final #abraham-v
(CNN Indonesia - Ekonomi) 28/10/25 19:05
v/19047/
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang tayang pada 26 Oktober 2025 menampilkan tantangan baru bagi empat besar finalis yang tersisa. Setelah Sunkrisps dan Zenitha tersisih di babak Logistic Race, para peserta yang masih bertahan kini menghadapi ujian yang lebih kompleks, yaitu Elevator Pitch Challenge.
Dalam babak ini, empat finalis, yaitu Maritim Bag, homLiv, DS Modest, dan Aveka, harus mampu meyakinkan tiga juri yang berperan sebagai calon investor, yakni Daniel Mananta dan Lizzie Parra sebagai juri utama, serta Abraham Victor, CEO Hangry Indonesia, sebagai juri tamu
"Hanya satu menit, tanpa skrip, tanpa naskah cadangan. Sebuah simulasi nyata dari dunia bisnis yang begitu menantang, diberikan di episode ini," bunyi keterangan tertulis, Selasa (28/10).
Konsep Elevator Pitch Challenge dibuat menyerupai situasi nyata dunia bisnis. Setiap juri menempati lokasi berbeda untuk menggambarkan beragam dinamika dalam proses pertemuan dengan investor.
Setelah seluruh presentasi selesai, para finalis kembali berkumpul untuk mendengarkan penilaian para juri. Setiap peserta menampilkan pendekatan yang berbeda dalam menyampaikan ide bisnis mereka.
Sebelum menjalani tantangan ini, para peserta mendapat waktu 60 menit untuk menyusun konsep dan strategi pitching. Mereka juga menerima pendampingan dari dua mentor profesional, yaitu Direktur PT Lentera Dana Nusantara/SPinjam, Maya Malidra, dan Shopee Seller Mentor & Founder DLCM Agency, Deddy Lim.
Keduanya membagikan wawasan mengenai perencanaan bisnis, pengemasan pesan, dan strategi komunikasi yang efektif di hadapan calon investor.
Tantangan Elevator Pitch tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga menilai kesiapan mental, kejelasan visi, dan kepercayaan diri para pelaku UMKM dalam menghadapi dunia bisnis yang kompetitif.
Penampilan para finalis di babak ini juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk figur publik Sarwendah. Melalui unggahan di media sosial, ia mengapresiasi semangat para peserta yang mampu menyampaikan ide bisnis dengan lugas dan percaya diri meski dalam waktu yang sangat terbatas.
Episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menjadi salah satu babak paling menentukan menjelang grand final. Setiap peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya untuk mempertahankan posisi di kompetisi.
Babak ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kesiapan mental dan strategi bisnis menjadi kunci bagi pelaku UMKM untuk benar-benar naik kelas.
Sebagai informasi, episode kelima Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas dapat disaksikan melalui kanal YouTube Shopee Indonesia. Episode grand final dijadwalkan tayang pada Minggu (2/11), pukul 19.00 WIB, menampilkan pengumuman pemenang kompetisi.
Di samping itu, juga ada program Kuis Jagoan UMKM berlangsung setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB, dengan hadiah berupa iPhone 16 dan voucher Shopee bernilai jutaan rupiah.
Dukungan bagi para finalis juga dapat diberikan melalui fitur Voting Partisipan Favorit di laman berikut.
Episode 4 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Uji Keahlian Operasional
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas episode 4 menunjukkan bahwa ketelitian, strategi, kreativitas dan keberanian adalah kunci bertahan dan berkembang di dunia bisnis. [865] url asal
#shopee-jagoan-umkm-naik-kelas #shopee-jagoan-umkm #hangry-indonesia #zenitha #b-erl-cosmetics #abraham-viktor #hirakiya #posaja #jne #logistic-race #sandra #episode-5 #ds-modest #annisa-herdyana #iph
(CNN Indonesia - Ekonomi) 21/10/25 07:55
v/10569/
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang memasuki episode keempat pada 19 Oktober masih menyajikan keseruan menegangkan, menyusul langkah Hirakiya dan B Erl Cosmetics yang terhenti di episode 3 dan menyisakan enam finalis yang kembali bersiap menghadapi tantangan.
Tantangan di episode kali ini adalah Logistic Race, yang menguji kemampuan peserta dalam menjalankan proses fulfillment secara menyeluruh. Fulfillment adalah rangkaian proses pemenuhan pesanan, mulai dari penerimaan pesanan, pengemasan, hingga pengiriman produk ke pelanggan.
Keenam Jagoan UMKM harus mengemas 10 produk sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) Shopee, memastikan keakuratan resi, dan mengantarkan paket ke empat titik ekspedisi, yakni JNE, PosAja, SiCepat, dan SPX Express. Semua tugas ini wajib diselesaikan dalam waktu maksimal 3 jam, sebelum mereka kembali ke titik awal sebelum waktu habis.
Tak ayal, suasana jadi tegang dengan setiap detik di lapangan terasa berharga. Tekanan tinggi, kekuatan fisik, fokus, dan strategi menjadi penentu keberhasilan UMKM yang mampu bertahan hingga babak berikutnya.
Tantangan Logistic Race dimulai dengan para peserta memilih daftar resi dan produk yang harus dikemas secara acak dalam selembar amplop, masing-masing mendapatkan kejutan yang berbeda dan tak terduga. Sebelum memulai tantangan, para Jagoan UMKM mengikuti sesi mentoring dari Yohan Agustian, seorang Shopee Seller Mentor & Founder MEA Agency.
Pada sesi itu, Yohan membagikan insight tentang strategi logistik, efisiensi pengemasan, dan pengelolaan waktu di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan operasional yang efisien untuk kesuksesan jangka panjang, seraya mengingatkan para finalis bahwa kesuksesan tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada kemampuan mengelola rantai operasional dari hulu ke hilir.
"Pengen ngebentuk para teman-teman UMKM ini jadi bener-bener pebisnis yang tangguh," kata Yohan.
Episode 4: Misi Logistic Race
Setelah sesi mentoring selesai, setiap peserta Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas membuka amplop pilihan sendiri. Tersedia waktu 3 jam untuk menyelesaikan tantangan ini.
Misi pertama bagi para Jagoan UMKM adalah mengambil barang sesuai daftar resi, mulai dari makanan, pakaian, hingga produk elektronik, dan mengemasnya sesuai dengan SOP. Penilaian pada babak ini bergantung pada kecepatan, juga ketepatan pengemasan paket dan akurasi resi dengan produk, serta kemampuan mengirim paket ke ekspedisi yang telah ditentukan dengan aman.
Skill packing benar-benar diuji di babak ini, seperti homLiv yang terlihat kesulitan karena sudah lama tidak melakukan packing.
"Kesulitannya mungkin karena udah lama enggak pegang alat-alat packing ya," kata Yudiana Lyn, pemilik homLiv.
Sementara, Zenitha menjadi peserta yang terakhir berangkat karena proses pengemasannya memakan waktu lebih lama dari peserta lain.
"Udah biasa sebenarnya packing, cuma saya packing-nya itu lama. Tadi udah mencoba cepat, tapi kenapa yang lain lebih cepat," ujar Fikri, pemilik Zenitha.
Strategi dan pemilihan rute turut menjadi faktor kunci dalam tantangan ini. Para Jagoan UMKM harus memastikan paket sampai ke tangan konsumen dengan tepat waktu dan dalam kondisi aman, sehingga keputusan terkait urutan pengiriman dan rute perjalanan menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan mereka.
Ketepatan strategi ini juga menimbulkan perbedaan besar dalam hasil akhir tantangan Logistic Race. Sandra, pemilik Sunkrisps misalnya, memilih untuk mengirim paket ke ekspedisi yang terdekat terlebih dahulu sebelum ke lokasi yang lebih jauh, yang menurutnya lebih efisien sehingga waktu dan tenaga dapat dioptimalkan.
Sementara, Annisa Herdyana dari DS Modest yang memenangkan Golden Star di episode 3, mendapat keuntungan untuk memulai tantangan 5 menit lebih awal dibanding peserta lain, sehingga ia dapat mengemas produk lebih cepat dan berangkat mendahului.
Namun, tekanan lapangan dan dinamika rute ternyata lain dari perkiraan. Beberapa hambatan tak terduga dan situasi mendadak membuat Annisa justru menyelesaikan tantangan ini di belakang beberapa peserta lain.
Momen ini menunjukkan, bahwa dalam tantangan nyata, pengalaman, strategi, dan kemampuan mengambil keputusan di lapangan sama pentingnya dengan kecepatan. Drama di setiap langkah peserta membuat penonton semakin tegang, sambil menyaksikan para Jagoan UMKM harus berpikir cepat dengan tetap mempertahankan fokus, dan beradaptasi di tengah situasi yang tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sukses memikat penonton setia YouTube, sekaligus menarik minat publik figur seperti Ruben Onsu, yang membagikan kompilasi dan drama episode 4 melalui akun media sosial.
Ruben mengaku ikut terpacu melihat para peserta menghadapi tantangan Logistic Race, dan berlomba menyusuri lokasi ekspedisi menggunakan motor. Hal ini menggambarkan drama, ketegangan, dan keseruan nyata Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang menginspirasi penonton.
"Liat mereka cepet-cepetan, jadi ikut deg-degan," kata Ruben dalam unggahannya.
Episode 4 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas membuktikan bahwa dalam dunia UMKM modern, sukses tak melulu soal produk bagus dan strategi promosi yang optimal, tetapi juga kemampuan mengelola operasional dengan cerdas.
Sekali lagi, tayangan terbaru ini menunjukkan bahwa perpaduan ketelitian, strategi, kreativitas, dan keberanian adalah kunci untuk bertahan dan berkembang di dunia bisnis.
Dua peserta akan tereliminasi, dan empat besar Jagoan UMKM tersisa bakal menghadapi tantangan selanjutnya. Di episode 5, para peserta akan diuji lewat Investor Pitch, di mana setiap Jagoan UMKM harus melakukan pitching kepada investor berbeda, termasuk juri tamu Abraham Viktor selaku CEO Hangry Indonesia.
Tonton Episode 5 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas pada 26 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB. Sambil menunggu, saksikan juga episode sebelumnya di YouTube Shopee Indonesia.
Tersedia pula kesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program 'Kuis Jagoan UMKM' setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB. Penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui 'Voting Partisipan Favorit' di sini.
Tantangan Episode 3 Bikin Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Makin Intens
Di episode tiga, para Jagoan UMKM diminta membuat video promosi yang berpotensi viral dengan lokasi syuting ditentukan secara acak lewat undian dadu raksasa. [974] url asal
#e-commerce #shopee-jagoan-umkm #shopee-jagoan-umkm-naik-kelas #sunkrisps #alabisyir #baim-alkatiri #iphone-16 #golden-star #dthree #lizzie-parra #daniel-mananta #temmy-satya-permana #kuis #b-erl-cos
(CNN Indonesia - Ekonomi) 14/10/25 12:08
v/2617/
Penayangan episode ketiga kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas di kanal YouTube Shopee Indonesia pada Minggu (12/10) menyajikan persaingan yang semakin menegangkan, menuntut para peserta terus berinovasi agar dapat bertahan.
Sejak debut, program serial kompetisi ini menjadi panggung bagi para pengusaha UMKM untuk membuktikan kreativitas, strategi, dan daya juang dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Pada episode sebelumnya, 10 peserta ditantang menghadirkan inovasi produk bertema 'Cinta Indonesia' yang diwujudkan mulai dari ide orisinal, desain produk, hingga cara mengemas unsur lokal ke dalam identitas brand mereka.
Dari 10 peserta, 7 berhasil mengamankan posisi di babak berikutnya, disusul oleh Aveka yang sukses lolos dari posisi tiga terbawah. Sementara itu, X-Perfumery dari Malang milik Baim 'Cilik', serta UMKM Dthree asal Tasikmalaya harus mengakhiri perjalanan.
Rusman, pemilik Dthree, mengungkapkan rasa legawa atas langkahnya yang terhenti di kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas.
"Namanya kompetisi, pasti ada yang menang dan kalah. Takdir terbaik sudah ditetapkan, dan saya tidak menyesal karena sudah berikhtiar semaksimal mungkin," katanya.
Sementara pendiri X-Perfumery, Baim Alkatiri menyampaikan apresiasi kepada para peserta lain.
"Mungkin tantangan kali ini belum bisa saya taklukkan, tapi saya salut untuk semua kontestan yang berhasil melangkah ke babak berikutnya," ujar Baim.
Episode Ketiga Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas
Sebanyak 8 peserta kini siap menghadapi tantangan baru dengan menunjukkan kemampuan promosi dan storytelling dalam Creative Video Marketing, ujian yang menilai cara adaptasi para peserta dengan dunia digital, dan mengemas produk secara menarik bagi konsumen.
Di episode kali ini, para Jagoan UMKM diminta membuat video promosi kreatif dan berpotensi viral dengan lokasi syuting yang ditentukan secara acak lewat pelemparan dadu raksasa, mulai dari parkiran, kolam, gym, dan gudang. Keberuntungan jatuh kepada Michael Kwok, pemilik Maritim Bag Indonesia, yang berhak menentukan lokasinya sendiri karena meraih Golden Star di babak sebelumnya.
Sebelum memulai syuting, peserta mendapat pembekalan dari mentor profesional dan berpengalaman, termasuk dari Temmy Satya Permana (Deputi Bidang Usaha Kecil Kemenkop UKM), Wientor Rah Mada (Direktur Utama SMESCO Indonesia 2024-2025), serta Najla Bisyir, CEO Bittersweet by Najla yang juga menjadi juri tamu di episode ketiga ini. Para mentor memberikan saran mengenai strategi komunikasi visual, storytelling yang kuat, hingga pentingnya eksekusi yang efisien.
Najla Bisyir (Alabisyir) juga sempat berbagi pengalaman tentang adaptasi, ketahanan, dan semangat belajar tanpa henti untuk menciptakan produk UMKM yang viral.
"Kalau mau UMKM naik kelas, harus bisa beradaptasi dengan tren, belajar dari trial and error, dan terus menemukan formula yang pas untuk konsumen," kata Alabisyir.
Kehadiran Alabisyir melengkapi jajaran juri utama, yaitu Daniel Mananta dan Lizzie Parra, founder & CMO BLP Beauty. Kombinasi pengalaman ketiga juri memberikan sudut pandang beragam tentang perkembangan UMKM dari sisi produk, hingga kekuatan cerita, identitas, dan pemasaran.
Tantangan kali ini tidak hanya mengandalkan ide, tetapi juga ketahanan mental. Setiap lokasi menghadirkan pengalaman tak terduga yang menguji kreativitas dan adaptasi para peserta. Di lokasi kolam, peserta seperti Aveka, Zenitha dan homLiv dikejutkan dengan seekor ular yang muncul tiba-tiba di tengah proses syuting.
Di area parkir, B Erl Cosmetics dan Hirakiya harus menghadapi aparat keamanan yang menuntut izin lokasi, memaksa mereka cepat berimprovisasi. Di gudang, Sunkrisps dan DS Modest berjuang dengan kondisi pencahayaan yang minim serta kehadiran orang tak dikenal yang sempat mengganggu jalannya proses syuting.
Sedangkan di gym, Maritim Bag Indonesia harus menghadapi tantangan berupa lampu yang berkali-kali padam dan menyala setiap beberapa menit, menyulitkan proses pengambilan gambar. Meski penuh rintangan, seluruh peserta tetap berkomitmen menyelesaikan video berdurasi maksimal 15 detik, sesuai dengan waktu yang ditentukan sebelum video dipresentasikan di depan para juri.
Kedelapan peserta pun menahan beragam emosi di hadapan para juri. Tantangan Creative Video Marketing resmi berakhir, namun ketegangan justru baru dimulai. Di babak ini, penilaian diberikan pada komunikasi untuk menjual sebuah nilai di setiap detik video.
Giliran pertama, Maritim Bag Indonesia mencuri perhatian lewat video promosi bertema tas multifungsi untuk aktivitas olahraga, dan mendapat pujian dari para juri akan pesan videonya yang jelas serta targetnya yang tepat.
Sunkrisps juga menjadi sorotan berkat video life hack yang menyentuh, menawarkan solusi cerdas bagi anak-anak yang sulit makan sayur dan dinilai mempunyai konsep yang autentik dan menyenangkan, seperti testimoni nyata dari pelanggan. Para juri pun menyatakan apresiasi atas kerapian skrip Zenitha, membuat konten cocok dipasarkan melalui fitur Shopee Video.
Di sisi lain, beberapa peserta harus menghadapi kritik membangun. Tampilan visual B Erl Cosmetics dinilai terlalu padat, sehingga pesan utamanya tak tersampaikan. Sementara, Hirakiya menerima penilaian dari Alabisyir bahwa konsep videonya belum solid, dengan Lizzie yang menyebut alur video nya masih kurang terarah.
Puncak perhatian episode kali ini jatuh pada DS Modest, yang tampil dengan video promosi tas sajadah menggunakan teknologi AI text-to-voice. Ide video itu disebut Daniel sebagai langkah cerdas yang merepresentasikan keberanian UMKM untuk bereksperimen dan beradaptasi di era digital.
Sajian serial kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas turut mencuri perhatian publik figur, seperti Sarwendah yang membagikan cuplikan tayangan episode ketiga di akun media sosial pribadinya. Pada unggahan itu, Sarwendah mengaku adrenalinnya ikut terpacu ketika Hirakiya mempresentasikan karya, membuktikan bahwa tayangan ini mampu menghadirkan emosi dan inspirasi bagi penonton di luar dunia bisnis UMKM.
Episode ketiga Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sekaligus menjadi bukti bahwa dalam dunia bisnis modern, kemampuan bercerita sama pentingnya dengan kualitas produk. Para peserta belajar bahwa video pemasaran yang baik juga mampu menyampaikan nilai, emosi, dan makna di baliknya.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas terus menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM lahir dari kreativitas yang berani, komunikasi yang kuat, dan kepekaan membaca tren digital. Di episode selanjutnya, dua peserta akan tereliminasi, menyisakan enam besar Jagoan UMKM.
Episode 4 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas akan tayang pada 19 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB. Rekap episode sebelumnya bisa disaksikan di YouTube Shopee Indonesia, dengan program 'Kuis Jagoan UMKM' berhadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa diikuti di setiap Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB.Penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui 'Voting Partisipan Favorit' di sini.
Penuh Kejutan, Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Uji Daya Juang Peserta
Episode ketiga Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menantang peserta untuk berinovasi dalam video promosi. Saksikan kreativitas mereka dan dukung favorit Anda! [1,212] url asal
#shopee #jagoan-umkm #kompetisi-bisnis #kreativitas-umkm #inovasi-produk #dukungan-umkm #adaptasi-digital
(CNBC Indonesia - Entrepreneur) 14/10/25 10:45
v/2547/
Jakarta, CNBC Indonesia -Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas lagi-lagi berhasil mencuri perhatian masyarakat sejak penayangan episode ketiga di kanalYouTube Shopee Indonesiapada Minggu, 12 Oktober 2025.
Serial kompetisi ini menjadi panggung bagi para UMKM terbaik se-Indonesiauntukmembuktikan kreativitas, strategi, serta daya juang mereka dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Dalam episode kali ini, para peserta dituntut terus berinovasi agar dapat bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat dan menegangkan.
Pada episode terdahulu, 10 peserta ditantang menghadirkan inovasi produk bertema 'Cinta Indonesia' di mana masing-masing peserta menampilkan karya terbaik. Dimulai dari ide orisinal, desain produk, hingga cara mengemas unsur lokal ke dalam identitas brand mereka. Dari sepuluh peserta yang tampil, tujuh berhasil mengamankan posisi di babak berikutnya, disusul oleh Aveka yang sukses lolos dari posisi tiga terbawah. Sayangnya, X-Perfumery dari Malang milik Baim 'Cilik', serta UMKM asal Tasikmalaya yaitu Dthree harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi ini.
Pemilik Dthree, Rusman mengungkapkan rasa legawa atas langkahnya yang terhenti di kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. "Namanya kompetisi, pasti ada yang menang dan kalah. Takdir terbaik sudah ditetapkan, dan saya tidak menyesal karena sudah berikhtiar semaksimal mungkin," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (14/10/2025).
Sementara itu, Pendiri X-Perfumery, Baim Alkatiri turut menyampaikan apresiasinya kepada para peserta lain. "Mungkin tantangan kali ini belum bisa saya taklukkan, tapi saya salut untuk semua kontestan yang berhasil melangkah ke babak berikutnya," imbuh dia.
8 Jagoan UMKM kembali beraksi, Alabisyir hadir jadi juri memeriahkan di episode 3
Asal tahu saja, delapan peserta yang tersisa kini siap menghadapi babak selanjutnya dengan tantangan baru yang tak kalah menantang. Kali ini, para peserta harus menunjukkan kemampuan promosi dan storytelling dalam tantangan Creative Video Marketing. Ini merupakan ujian yang menilai sejauh mana para peserta mampu beradaptasi dengan dunia digital dan mengemas produk mereka secara menarik di mata konsumen.
Episode ketiga turut menghadirkan tamu istimewa, yaitu Najla Bisyir atau yang akrab disapa Alabisyir, CEO Bittersweet by Najla, pelopor dessert box yang viral di Indonesia. Alabisyir yang menjadi juri tamu berbagi pengalaman berharga tentang pentingnya adaptasi, ketahanan, dan semangat belajar tanpa henti untuk menciptakan produk UMKM yang viral.
"Kalau mau UMKM naik kelas, harus bisa beradaptasi dengan tren, belajar dari trial and error, dan terus menemukan formula yang pas untuk konsumen," jelasnya.
Kehadiran Alabisyir melengkapi jajaran juri utama, yaitu Daniel Mananta dan Lizzie Parra selaku founder & CMO BLP Beauty. Kombinasi antara pengalaman ketiganya mampu memberikan sudut pandang beragam tentang bagaimana UMKM dapat berkembang yang tidak hanya dari sisi produk, melainkan juga dari kekuatan cerita, identitas, dan pemasaran.
Tantangan Creative Video Marketing: menguji ide, strategi, dan ketangguhan peserta
Sepanjang episode ketiga ini, para Jagoan UMKM ditantang untuk menciptakan video promosi kreatif dan berpotensi viral dengan lokasi syuting yang ditentukan secara acak lewat pelemparan dadu raksasa.
Keberuntungan jatuh kepada Pemilik Maritim Bag Indonesia, Michael Kwok yang berhak menentukan lokasinya sendiri karena meraih Golden Star di babak sebelumnya. Empat lokasi disiapkan untuk menguji kreativitas mereka, mulai dari parkiran, kolam, gym, dan gudang.
Sebelum memulai proses syuting, para peserta mendapat pembekalan dari mentor profesional dan berpengalaman. Mulai dari Deputi Bidang Usaha Kecil Kemenkop UKM, Temmy Satya Permana, Direktur Utama SMESCO Indonesia 2025-2025, Wientor Rah Mada, serta CEO Bittersweet by Najla, Najla Bisyir. Para mentor memberikan saran mengenai strategi komunikasi visual, storytelling yang kuat, serta pentingnya eksekusi yang efisien.
Drama dan kejutan di lokasi syuting, menambah bumbu tantangan bagi Jagoan UMKM
Kali ini, tantangan yang dihadapi peserta tidak hanya mengandalkan ide, melainkan juga ketahanan mental. Pasalnya, setiap lokasi menghadirkan pengalaman tak terduga yang menguji kreativitas dan adaptasi para peserta.
Di lokasi kolam, peserta seperti Aveka, Zenitha dan homLiv dikejutkan dengan kehadiran ular yang muncul tiba-tiba saat proses syuting berlangsung. Sedangkan di area parkir, B Erl Cosmetics dan Hirakiya harus menghadapi aparat keamanan yang menuntut izin lokasi, sehingga memaksa mereka berimprovisasi dengan cepat.
Beralih di gudang, Sunkrisps dan DS Modest berjuang dengan kondisi pencahayaan yang minim serta kehadiran orang tak dikenal yang sempat mengganggu jalannya proses syuting. Adapun di gym, Maritim Bag Indonesia harus menghadapi tantangan berupa lampu yang berkali-kali padam dan menyala selama beberapa menit, sehingga menyulitkan proses pengambilan gambar.
Meskipun dipenuhi rintangan, seluruh peserta tetap berkomitmen menyelesaikan video berdurasi maksimal 15 detik tersebut sesuai dengan waktu yang ditentukan sebelum video dipresentasikan di hadapan para juri.
Terjadi pergantian sorotan kamera yang menampilkan delapan pelaku UMKM yang menahan tegang di hadapan para juri. Tantangan Creative Video Marketing resmi berakhir, namun ketegangan justru baru dimulai. Dalam babak ini, kreativitas bukan lagi sekadar ide, tetapi tentang bagaimana setiap detik video mampu berbicara untuk menjual sebuah nilai.
Untuk giliran pertama, Maritim Bag Indonesia tampil mencuri perhatian lewat video promosi bertema tas multifungsi untuk aktivitas olahraga, serta mendapat pujian dari para juri akan pesan videonya yang jelas serta target-nya yang tepat.
Sunkrisps juga mendapat sorotan berkat video life hack yang menyentuh, menawarkan solusi cerdas bagi anak-anak yang sulit makan sayur, dan dinilai mempunyai konsep yang autentik dan menyenangkan, seperti testimoni nyata dari pelanggan. Ditambah lagi, Zenitha yang konten videonya mendapat pujian dari para juri lantaran kerapian skripnya dan konten yang sangat cocok dipasarkan melalui fitur Shopee Video.
Di sisi lain, sejumlah peserta harus menghadapi kritik membangun dari para juri. Sebagai contoh, B Erl Cosmetics mendapat catatan dari para juri yang menilai tampilan visualnya terlalu padat sehingga pesan utamanya kurang tersampaikan. Sementara itu, Hirakiya menghadapi tantangan terberat kali ini, dengan Alabisyir yang menilai konsep videonya belum solid dan Lizzie yang menyebut alur video nya masih kurang terarah.
Lebih lanjut, puncak perhatian episode kali ini jatuh pada DS Modest yang tampil dengan video promosi tas sajadah menggunakan teknologi AI text-to-voice. Ide video itu membuatnya disebut Daniel sebagai langkah cerdas yang merepresentasikan keberanian UMKM untuk bereksperimen dan beradaptasi di era teknologi digital.
Serial kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas tak hanya menarik perhatian para penonton setia di YouTube, melainkan juga mencuri perhatian publik figur. Salah satunya adalah Sarwendah yang terpantau membagikan cuplikan tayangan episode ketiga di akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Sarwendah merasa adrenalinnya ikut terpacu saat menyaksikan momen menegangkan ketika Hirakiya mempresentasikan karyanya di hadapan para juri. Antusiasme ini memperlihatkan bagaimana serial kompetisi ini mampu menghadirkan emosi dan inspirasi, bahkan bagi penonton di luar dunia bisnis UMKM.
Lantas, episode kali ini menjadi bukti bahwa dalam dunia bisnis modern, kemampuan bercerita sama pentingnya dengan kualitas produk. Para peserta diajak belajar bahwa video pemasaran yang baik bukan hanya menampilkan produk, melainkan juga mampu menyampaikan nilai, emosi, dan makna di baliknya.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas pun tidak henti-hentinya menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM lahir dari kreativitas yang berani, komunikasi yang kuat, dan kepekaan membaca tren digital.
Untuk selanjutnya, dua peserta akan tereliminasi, dan enam besar Jagoan UMKM tersisa siap menghadapi tantangan berikutnya. Lalu, siapakah yang bertahan dan siapa yang harus angkat kaki?
Jangan lupa saksikan Episode 4 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang bakal tayang pada 19 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB. Sambil menunggu, Anda juga bisa saksikan rekap episode sebelumnya diYouTube Shopee Indonesia.
Selain itu, Anda juga berkesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program 'Kuis Jagoan UMKM' setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB. Para penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui 'Voting Partisipan Favorit' pada landing pagehttps://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
(bul/bul)
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Kembali Menguji Daya Juang Para Peserta
Episode ketiga Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menantang peserta untuk berinovasi dalam video promosi. Saksikan kreativitas mereka dan dukung favorit Anda! [1,212] url asal
#shopee #jagoan-umkm #kompetisi-bisnis #kreativitas-umkm #inovasi-produk #dukungan-umkm #adaptasi-digital
(CNBC Indonesia - Entrepreneur) 14/10/25 10:45
v/2494/
Jakarta, CNBC Indonesia -Kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas lagi-lagi berhasil mencuri perhatian masyarakat sejak penayangan episode ketiga di kanalYouTube Shopee Indonesiapada Minggu, 12 Oktober 2025.
Serial kompetisi ini menjadi panggung bagi para UMKM terbaik se-Indonesiauntukmembuktikan kreativitas, strategi, serta daya juang mereka dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Dalam episode kali ini, para peserta dituntut terus berinovasi agar dapat bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat dan menegangkan.
Pada episode terdahulu, 10 peserta ditantang menghadirkan inovasi produk bertema 'Cinta Indonesia' di mana masing-masing peserta menampilkan karya terbaik. Dimulai dari ide orisinal, desain produk, hingga cara mengemas unsur lokal ke dalam identitas brand mereka. Dari sepuluh peserta yang tampil, tujuh berhasil mengamankan posisi di babak berikutnya, disusul oleh Aveka yang sukses lolos dari posisi tiga terbawah. Sayangnya, X-Perfumery dari Malang milik Baim 'Cilik', serta UMKM asal Tasikmalaya yaitu Dthree harus mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi ini.
Pemilik Dthree, Rusman mengungkapkan rasa legawa atas langkahnya yang terhenti di kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas. "Namanya kompetisi, pasti ada yang menang dan kalah. Takdir terbaik sudah ditetapkan, dan saya tidak menyesal karena sudah berikhtiar semaksimal mungkin," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (14/10/2025).
Sementara itu, Pendiri X-Perfumery, Baim Alkatiri turut menyampaikan apresiasinya kepada para peserta lain. "Mungkin tantangan kali ini belum bisa saya taklukkan, tapi saya salut untuk semua kontestan yang berhasil melangkah ke babak berikutnya," imbuh dia.
8 Jagoan UMKM kembali beraksi, Alabisyir hadir jadi juri memeriahkan di episode 3
Asal tahu saja, delapan peserta yang tersisa kini siap menghadapi babak selanjutnya dengan tantangan baru yang tak kalah menantang. Kali ini, para peserta harus menunjukkan kemampuan promosi dan storytelling dalam tantangan Creative Video Marketing. Ini merupakan ujian yang menilai sejauh mana para peserta mampu beradaptasi dengan dunia digital dan mengemas produk mereka secara menarik di mata konsumen.
Episode ketiga turut menghadirkan tamu istimewa, yaitu Najla Bisyir atau yang akrab disapa Alabisyir, CEO Bittersweet by Najla, pelopor dessert box yang viral di Indonesia. Alabisyir yang menjadi juri tamu berbagi pengalaman berharga tentang pentingnya adaptasi, ketahanan, dan semangat belajar tanpa henti untuk menciptakan produk UMKM yang viral.
"Kalau mau UMKM naik kelas, harus bisa beradaptasi dengan tren, belajar dari trial and error, dan terus menemukan formula yang pas untuk konsumen," jelasnya.
Kehadiran Alabisyir melengkapi jajaran juri utama, yaitu Daniel Mananta dan Lizzie Parra selaku founder & CMO BLP Beauty. Kombinasi antara pengalaman ketiganya mampu memberikan sudut pandang beragam tentang bagaimana UMKM dapat berkembang yang tidak hanya dari sisi produk, melainkan juga dari kekuatan cerita, identitas, dan pemasaran.
Tantangan Creative Video Marketing: menguji ide, strategi, dan ketangguhan peserta
Sepanjang episode ketiga ini, para Jagoan UMKM ditantang untuk menciptakan video promosi kreatif dan berpotensi viral dengan lokasi syuting yang ditentukan secara acak lewat pelemparan dadu raksasa.
Keberuntungan jatuh kepada Pemilik Maritim Bag Indonesia, Michael Kwok yang berhak menentukan lokasinya sendiri karena meraih Golden Star di babak sebelumnya. Empat lokasi disiapkan untuk menguji kreativitas mereka, mulai dari parkiran, kolam, gym, dan gudang.
Sebelum memulai proses syuting, para peserta mendapat pembekalan dari mentor profesional dan berpengalaman. Mulai dari Deputi Bidang Usaha Kecil Kemenkop UKM, Temmy Satya Permana, Direktur Utama SMESCO Indonesia 2025-2025, Wientor Rah Mada, serta CEO Bittersweet by Najla, Najla Bisyir. Para mentor memberikan saran mengenai strategi komunikasi visual, storytelling yang kuat, serta pentingnya eksekusi yang efisien.
Drama dan kejutan di lokasi syuting, menambah bumbu tantangan bagi Jagoan UMKM
Kali ini, tantangan yang dihadapi peserta tidak hanya mengandalkan ide, melainkan juga ketahanan mental. Pasalnya, setiap lokasi menghadirkan pengalaman tak terduga yang menguji kreativitas dan adaptasi para peserta.
Di lokasi kolam, peserta seperti Aveka, Zenitha dan homLiv dikejutkan dengan kehadiran ular yang muncul tiba-tiba saat proses syuting berlangsung. Sedangkan di area parkir, B Erl Cosmetics dan Hirakiya harus menghadapi aparat keamanan yang menuntut izin lokasi, sehingga memaksa mereka berimprovisasi dengan cepat.
Beralih di gudang, Sunkrisps dan DS Modest berjuang dengan kondisi pencahayaan yang minim serta kehadiran orang tak dikenal yang sempat mengganggu jalannya proses syuting. Adapun di gym, Maritim Bag Indonesia harus menghadapi tantangan berupa lampu yang berkali-kali padam dan menyala selama beberapa menit, sehingga menyulitkan proses pengambilan gambar.
Meskipun dipenuhi rintangan, seluruh peserta tetap berkomitmen menyelesaikan video berdurasi maksimal 15 detik tersebut sesuai dengan waktu yang ditentukan sebelum video dipresentasikan di hadapan para juri.
Terjadi pergantian sorotan kamera yang menampilkan delapan pelaku UMKM yang menahan tegang di hadapan para juri. Tantangan Creative Video Marketing resmi berakhir, namun ketegangan justru baru dimulai. Dalam babak ini, kreativitas bukan lagi sekadar ide, tetapi tentang bagaimana setiap detik video mampu berbicara untuk menjual sebuah nilai.
Untuk giliran pertama, Maritim Bag Indonesia tampil mencuri perhatian lewat video promosi bertema tas multifungsi untuk aktivitas olahraga, serta mendapat pujian dari para juri akan pesan videonya yang jelas serta target-nya yang tepat.
Sunkrisps juga mendapat sorotan berkat video life hack yang menyentuh, menawarkan solusi cerdas bagi anak-anak yang sulit makan sayur, dan dinilai mempunyai konsep yang autentik dan menyenangkan, seperti testimoni nyata dari pelanggan. Ditambah lagi, Zenitha yang konten videonya mendapat pujian dari para juri lantaran kerapian skripnya dan konten yang sangat cocok dipasarkan melalui fitur Shopee Video.
Di sisi lain, sejumlah peserta harus menghadapi kritik membangun dari para juri. Sebagai contoh, B Erl Cosmetics mendapat catatan dari para juri yang menilai tampilan visualnya terlalu padat sehingga pesan utamanya kurang tersampaikan. Sementara itu, Hirakiya menghadapi tantangan terberat kali ini, dengan Alabisyir yang menilai konsep videonya belum solid dan Lizzie yang menyebut alur video nya masih kurang terarah.
Lebih lanjut, puncak perhatian episode kali ini jatuh pada DS Modest yang tampil dengan video promosi tas sajadah menggunakan teknologi AI text-to-voice. Ide video itu membuatnya disebut Daniel sebagai langkah cerdas yang merepresentasikan keberanian UMKM untuk bereksperimen dan beradaptasi di era teknologi digital.
Serial kompetisi Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas tak hanya menarik perhatian para penonton setia di YouTube, melainkan juga mencuri perhatian publik figur. Salah satunya adalah Sarwendah yang terpantau membagikan cuplikan tayangan episode ketiga di akun media sosial pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Sarwendah merasa adrenalinnya ikut terpacu saat menyaksikan momen menegangkan ketika Hirakiya mempresentasikan karyanya di hadapan para juri. Antusiasme ini memperlihatkan bagaimana serial kompetisi ini mampu menghadirkan emosi dan inspirasi, bahkan bagi penonton di luar dunia bisnis UMKM.
Lantas, episode kali ini menjadi bukti bahwa dalam dunia bisnis modern, kemampuan bercerita sama pentingnya dengan kualitas produk. Para peserta diajak belajar bahwa video pemasaran yang baik bukan hanya menampilkan produk, melainkan juga mampu menyampaikan nilai, emosi, dan makna di baliknya.
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas pun tidak henti-hentinya menunjukkan bahwa keberhasilan UMKM lahir dari kreativitas yang berani, komunikasi yang kuat, dan kepekaan membaca tren digital.
Untuk selanjutnya, dua peserta akan tereliminasi, dan enam besar Jagoan UMKM tersisa siap menghadapi tantangan berikutnya. Lalu, siapakah yang bertahan dan siapa yang harus angkat kaki?
Jangan lupa saksikan Episode 4 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas yang bakal tayang pada 19 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB. Sambil menunggu, Anda juga bisa saksikan rekap episode sebelumnya diYouTube Shopee Indonesia.
Selain itu, Anda juga berkesempatan memenangkan hadiah iPhone 16 dan jutaan Voucher Shopee yang bisa didapatkan dengan mengikuti program 'Kuis Jagoan UMKM' setiap hari Senin pukul 11.30 WIB hingga Rabu pukul 23.59 WIB. Para penonton juga bisa mendukung para Jagoan UMKM favorit mereka melalui 'Voting Partisipan Favorit' pada landing pagehttps://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
(bul/bul)
Gokil! Program Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Tembus 25 Juta Views
Dua episode pertama "Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas" menarik 25 juta views. Kompetisi ini menginspirasi penonton dengan kisah perjuangan dan inovasi UMKM. [887] url asal
#jagoan-umkm #kompetisi-umkm #e-commerce-indonesia
(CNBC Indonesia - Entrepreneur) 11/10/25 07:46
v/615/
Jakarta, CNBC Indonesia- Dua episode pertamamampu menarik perhatian para penonton. Terbukti, tayangan kompetisi ini mencatatkan jumlah penonton hingga 25 juta views di YouTube Shopee Indonesia.
Episode perdana Shopee Jagoan UMKM sudah ditonton sebanyak 8,9 juta kali, sedangkan episode kedua langsung melejit ke 16 juta views. Hal ini membuktikan bahwa kompetisi UMKM ini bukan sekadar ajang adu produk, melainkan juga hiburan penuh inspirasi yang mampu membuat penonton betah menonton dari awal sampai akhir.
Para penonton tidak hanya disuguhi adu produk dan strategis dalam dua episode ini, melainkan juga perjalanan pribadi yang inspiratif dari para peserta. Setiap finalis menampilkan inovasi unik yang merefleksikan identitas Indonesia, mulai dari kerajinan tangan dan fesyen, hingga produk kecantikan dan kuliner.
Penonton juga dibuat terhanyut oleh cerita-cerita penuh emosi. Misalnya, ada peserta yang memulai usaha setelah kehilangan orang tercinta atau peserta yang mengubah hobi dan passion menjadi peluang bisnis nyata.
Episode 1 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas menjadi panggung bagi finalis Top 20 untuk menunjukkan kemampuan dalam mempresentasikan bisnis mereka, termasuk Unique Selling Point (USP), teknis operasional, hingga proyeksi pertumbuhan bisnis. Episode ini menampilkan perjalanan inspiratif dari berbagai peserta, mulai dari mantan artis cilik, Baim Alkatiri yang memulai brand parfum X-PERFUMERY, Angga Pras seorang mantan timnas pelajar U-19 yang membangun brand fesyen pria Gloaming, hingga Fuat, guru honorer pemilik Aveka yang memulai bisnis sepatu karena melihat kebutuhan murid-muridnya.
Sementara itu, salah satu kisah paling mengharukan datang dari Dthree yang memutuskan meninggalkan pekerjaan setelah kehilangan sang anak. Dthree sebelumnya fokus mengejar karir dan jarang memiliki waktu bersama keluarga. Kini, melalui bisnis barunya, Dthree tidak hanya membangun usaha, melainkan juga ruang untuk kehangatan keluarga. Dedikasinya pun mendapat pengakuan ketika meraih Golden Star dari Lizzie Parra.
Kolom komentar YoY Shopee Indonesia pun dibanjiri netizen dengan pujian untuk kisah inspiratif para peserta. Banyak yang menulis betapa terharunya mereka melihat perjuangan para Jagoan UMKM.
"Nonton episode yang ini beneran bikin merinding! Lihat bagaimana pelaku UMKM yang modalnya pas-pasan bisa menghasilkan karya sekece itu, aku jadi makin yakin kalau otak kreatif dan niat kuat itu bisa jadi kekuatan terbesar kita. Terima kasih banyak buat tim Jagoan UMKM yang udah memberikan wadah spesial ini. Semoga semangat untuk mulai bisnis dari nol makin menular ke seluruh anak bangsa. Indonesia pasti bisa!????" demikian komentar netizen.
Foto: dok Istimewa |
Netizen lainnya turut berkomentar, "Episode ini tuh ngasih banyak inspirasi loh, liat perjuangan UMKM kecil yang nggak nyerah tuh bikin gw sadar, mau sukses tuh ga ada yg instant, makin semangat juga buat buka usaha sendiri"
"Keren banget Shopee bikin acara bagus kaya gini, makin berkembang UMKM di Indonesia".
Pada episode 2, para penonton disuguhi ketegangan yang lebih tinggi dengan tersisa 10 finalis yang dihadapkan pada tantangan baru. Mereka diuji untuk dapat mengembangkan produk inovatif bertema 'Cinta Indonesia' sekaligus menyusun strategi pemasaran yang efektif.
Para peserta mulai menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka dalam menciptakan produk yang merefleksikan kekayaan budaya Indonesia. Dimulai dari Zenitha dengan hijab sablon motif rumah adat, Hirakiya yang memperkenalkan tas seni bordir motif Priangan, hingga HomLiv yang menampilkan alat masak dengan sentuhan batik.
Ketegangan tiba-tiba makin memuncak ketika kritik tajam dilontarkan oleh Creativepreneur & Founder of ZM Zaskia Mecca, Haykal Kamil terhadap Dthree yang penampilannya kali ini tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi setelah meraih Golden Star di episode sebelumnya.
Sebaliknya, sisi inspiratif hadir dari Erlyanie, pemilik B Erl yang memukau juri dengan body shower oil berbahan lokal termasuk bunga melati yang mengingatkannya pada almarhum sang ibu, sehingga menciptakan momen haru yang menyentuh hati penonton dan juri.
Inovasi dan ide brilian para peserta kembali mendapat perhatian netizen. Antusiasme yang tinggi terlihat dari komentar dan pujian yang membanjiri kolom komentar video ini di YouTube Shopee Indonesia yang sudah mencapai lebih dari 1.400 komentar.
Para penonton menyoroti kreativitas, perjuangan, serta nilai emosional yang ditampilkan para Jagoan UMKM. Banyak penonton yang menulis betapa terinspirasi mereka melihat peserta menghadapi tantangan dengan keberanian dan dedikasi, memadukan inovasi produk dengan cerita yang menyentuh hati. Berikut ini adalah contoh komentar dari penonton:
"super inspiratif! Melihat UMKM Indonesia yang makin maju dan inovatif, bikin kita semua jadi semangat buat mulai atau mengembangkan usaha. Terus maju, UMKM Indonesia"
"Udah ga perlu diragukan lagi produk UMKM di Indonesia, bangga banget karena mereka sekreatif itu"
"Sumpah program Shopee Jagoan UMKM keren banget sih????bisa liat langsung perjuangan UMKM kayak Micheal Kwok yang karyanya niat banget! Garuda-nya epic parah, bangga deh sama produk lokal"
Berkat pencapaian luar biasa dan respons positif dari penonton, Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas terus membuktikan diri sebagai kompetisi yang tidak hanya menghibur, melainkan juga penuh inspirasi bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk berinovasi, berani mengambil risiko, dan mengejar mimpi mereka.
Asal tahu saja, program reality show ini menghadirkan 6 tantangan berbeda yang dikemas ke dalam 6 episode di YouTube Shopee Indonesia, memberikan insight dan pengetahuan berharga bagi pengusaha UMKM maupun masyarakat yang ingin memulai bisnis.
Anda pasti tak sabar menyaksikan tantangan bagi para Jagoan UMKM di episode berikutnya? Episode 3 yang tayang pada 12 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB mendatang. Di episode tersebut, para peserta akan berhadapan dengan tantangan konten pemasaran interaktif dan kreatif. Mereka dituntut untuk membuat konten promosi yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga dapat mendorong produk mereka ke pasar yang lebih luas.
Sambil menunggu, Anda juga bisa menyaksikan rekap episode sebelumnya dan teaser episode 3 di. Terkait informasi lebih lanjut, bisa langsung mengunjungi.
(dpu/dpu)
Episode Semakin Seru, Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas Ditonton Puluhan Juta Kali
Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sukses mencuri perhatian publik dengan total 25 juta penayangan di dua episode pertama. Simak kisah inspiratif para peserta yang bikin haru dan bangga! [886] url asal
#shopee-jagoan-umkm #jagoan-umkm-naik-kelas #kompetisi-umkm #umkm-indonesia #reality-show-shopee #inspirasi-bisnis #kisah-umkm-sukses #produk-lokal-indonesia #youtube-shopee-indonesia #umkm-na
Jakarta: Dua episode pertama Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas sukses mencuri perhatian penonton dengan total hingga 25 juta views di YouTube Shopee Indonesia, bahkan belum seminggu sejak ditayangkan.Episode perdana sudah ditonton 8,9 juta kali, dan episode kedua langsung melejit ke 16 juta views, membuktikan kalau kompetisi UMKM ini bukan sekadar ajang adu produk, tapi juga hiburan penuh inspirasi yang bikin penonton betah menonton dari awal sampai akhir.
Dalam dua episode ini, penonton tidak hanya disuguhi adu produk dan strategi bisnis, tetapi juga perjalanan pribadi yang inspiratif dari para peserta. Setiap finalis menampilkan inovasi unik yang merefleksikan identitas Indonesia, mulai dari kerajinan tangan dan fesyen, hingga produk kecantikan dan kuliner.
Penonton dibuat terhanyut oleh cerita-cerita penuh emosi, seperti peserta yang memulai usaha setelah kehilangan orang tercinta, atau yang mengubah hobi dan passion menjadi peluang bisnis nyata.
Episode 1 Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas membuka panggung bagi finalis Top 20, yang menunjukkan kemampuan dalam mempresentasikan bisnis mereka, termasuk Unique Selling Point (USP), teknis operasional, hingga proyeksi pertumbuhan bisnis.
Episode ini menyuguhkan perjalanan inspiratif dari berbagai peserta, mulai dari mantan artis cilik, Baim Alkatiri yang memulai brand parfum X-PERFUMERY, Angga Pras seorang mantan timnas pelajar U-19 yang membangun brand fesyen pria Gloaming, hingga Fuat, guru honorer pemilik Aveka yang memulai bisnis sepatu karena melihat kebutuhan murid-muridnya.
Sementara salah satu kisah paling mengharukan datang dari Dthree, yang memutuskan meninggalkan pekerjaan setelah kehilangan sang anak. Ia yang sebelumnya fokus mengejar karir dan jarang memiliki waktu bersama keluarga, kini melalui bisnis barunya, Dthree tidak hanya membangun usaha tetapi juga ruang untuk kehangatan keluarga, dan dedikasinya pun mendapat pengakuan ketika meraih Golden Star dari Lizzie Parra.
Kisah inspiratif para peserta menorehkan pujian dari netizen yang membanjiri kolom komentar YouTube Shopee Indonesia. Banyak yang menulis betapa terharunya mereka melihat perjuangan para Jagoan UMKM.
“Nonton episode yang ini beneran bikin merinding! Lihat bagaimana pelaku UMKM yang modalnya pas-pasan bisa menghasilkan karya sekece itu, aku jadi makin yakin kalau otak kreatif dan niat kuat itu bisa jadi kekuatan terbesar kita. Terima kasih banyak buat tim Jagoan UMKM yang udah memberikan wadah spesial ini. Semoga semangat untuk mulai bisnis dari nol makin menular ke seluruh anak bangsa. Indonesia pasti bisa! ????”
“Episode ini tuh ngasih banyak inspirasi loh, liat perjuangan UMKM kecil yg nggak nyerah tuh bikin gw sadar, mau sukses tuh ga ada yg instant, makin semangat juga buat buka usaha sendiri”
“Keren bgt Shopee bikin acara bagus kaya gini, makin berkembang UMKM di Indonesia”
Bahkan, di episode 2, para penonton disuguhi ketegangan yang lebih tinggi dengan tersisa 10 finalis yang dihadapkan pada tantangan baru. Mereka diuji untuk dapat mengembangkan produk inovatif bertema ‘Cinta Indonesia’ sekaligus menyusun strategi pemasaran yang efektif. Para peserta menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka dalam menciptakan produk yang merefleksikan kekayaan budaya Indonesia, mulai dari seperti Zenitha dengan hijab sablon motif rumah adat, Hirakiya yang memperkenalkan tas seni bordir motif Priangan, hingga HomLiv yang menampilkan alat masak dengan sentuhan batik.
Namun, ketegangan semakin memuncak ketika kritik tajam dilontarkan oleh Haykal Kamil, Creativepreneur & Founder of ZM Zaskia Mecca terhadap Dthree yang penampilannya kali ini tidak sesuai dengan ekspektasi tinggi setelah meraih Golden Star di episode sebelumnya. Sementara sisi inspiratif hadir dari Erlyanie, pemilik B Erl, yang memukau juri dengan body shower oil berbahan lokal termasuk bunga melati yang mengingatkannya pada almarhum sang ibu, menciptakan momen haru yang menyentuh hati penonton dan juri.
Inovasi dan ide brilian para peserta kembali mendapat perhatian netizen, dan antusiasme yang tinggi terlihat dari komentar dan pujian yang membanjiri kolom komentar video ini di YouTube Shopee Indonesia, yang sudah mencapai lebih dari 1.400 komentar.
Penonton menyoroti kreativitas, perjuangan, serta nilai emosional yang ditampilkan para Jagoan UMKM. Banyak yang menulis betapa terinspirasi mereka melihat peserta menghadapi tantangan dengan keberanian dan dedikasi, memadukan inovasi produk dengan cerita yang menyentuh hati.
“super inspiratif! Melihat UMKM Indonesia yang makin maju dan inovatif, bikin kita semua jadi semangat buat mulai atau mengembangkan usaha. Terus maju, UMKM Indonesia”
“Udah ga perlu diragukan lagi produk UMKM di Indonesia, bangga banget karena mereka sekreatif itu”
“Sumpah program Shopee Jagoan UMKM keren banget sih ???? bisa liat langsung perjuangan UMKM kayak Micheal Kwok yang karyanya niat banget! Garuda-nya epic parah, bangga deh sama produk lokal ????”
Dengan pencapaian luar biasa dan respons positif dari penonton, Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas semakin membuktikan dirinya sebagai kompetisi yang tidak hanya menghibur, tetapi juga penuh inspirasi bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia untuk berinovasi, berani mengambil risiko, dan mengejar mimpi mereka.
Program reality show ini menghadirkan 6 tantangan berbeda yang dikemas ke dalam 6 episode di YouTube Shopee Indonesia, memberikan insight dan pengetahuan berharga bagi pengusaha UMKM maupun masyarakat yang ingin memulai bisnis.
Jadi gak sabar, kan menyaksikan tantangan bagi para Jagoan UMKM di episode berikutnya? Episode 3 yang tayang pada 12 Oktober 2025 pukul 19.00 WIB mendatang, akan menguji para peserta dengan tantangan konten pemasaran interaktif dan kreatif.
Mereka dituntut untuk membuat konten promosi yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga dapat mendorong produk mereka ke pasar yang lebih luas. Sambil menunggu, kamu juga bisa saksikan rekap episode sebelumnya dan teaser episode 3 di YouTube Shopee Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://shopee.co.id/m/jagoan-umkm.
Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id
(ANN)
#50 tag sepekan
#ihsg (164) #purbaya (113) #investasi (94) #ojk (90) #apbn (88) #danantara (67) #pertumbuhan ekonomi (61) #trump (61) #kemenkeu (58) #pertamina (57) #umkm (53) #bei (52) #pajak (48) #donald trump (47) #esdm (45) #menkeu (44) #himbara (36) #kementerian keuangan (36) #bahlil lahadalia (35) #emas (35) #bapanas (34) #pasar saham (34) #ekonomi indonesia (34) #bumn (32) #menteri keuangan (31) #kemnaker (30) #mbg (29) #djp (28) #btn (27) #imf (27) #ekspor (27) #perang dagang (26) #kementan (26) #bbm (25) #garuda indonesia (24) #pasar modal (24) #utang (24) #bri (23) #bank indonesia (23) #rupslb (23) #hilirisasi (23) #yassierli (22) #magang (22) #kebijakan fiskal (22) #amran sulaiman (22) #ppn (22) #whoosh (21) #bea cukai (21) #bitcoin (20) #komdigi (20)
Foto: dok Istimewa