Bisnis.com, BANDUNG— Gelaran Indonesia HijabFest 2026 diyakini mampu meningkatkan ekosistem halal di Jawa Barat. Selain dari sisi ekonomi syariah, acara ini juga diharapkan meningkatkan literasi keuangan syariah.
Founder Indonesia Hijabfest, Sheena Krisnawati mengatakan, penyelenggaraan Indonesia HijabFest tahun ini sudah memasuki yang ke-14 kalinya sejak pertama kali digelar 2012 lalu.
“Tahun ini kita targetkan transaksi tembus Rp10 miliar. Dua tahun lalu itu ada di kisaran Rp9 miliaran,” ungkap dia belum lama ini.
Selai itu, ia juga menargetkan angka kunjungan bisa mencapai 20.000 kunjungan. Sehingga, tidak hanya meningkatkan perekonomian daerah, tapi juga langkah yang baik untuk memasyarakatkan pemahaman industri halal.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Muhamad Nur, menjelaskan Indonesia Hijabfest telah berkembang menjadi salah satu ajangmodest fashionterbesar di Indonesia yang tidak hanya menampilkan produk fesyen muslim, tetapi juga melibatkan pelaku usaha kuliner lokal, termasuktenantmakanan favorit dari Pasar Cihapit.
Ia memerhatikan, setiap penyelenggaraan kegiatan ini selalu menarik minat ribuan pengunjung dan diikuti lebih dari seratus pelaku usaha, khususnya pada sektor fesyen muslim dan makanan minuman halal.
Menurutnya, potensi pengembangan ekonomi syariah di Jawa Barat sangat besar. Hal itu didukung dengan jumlah penduduk yang besar dan kontribusi ekonomi yang signifikan.
“Sehingga dapat menjadi peluang strategis untuk terus mendorong pertumbuhan sektor usaha halal dan pengembangan ekonomi syariah”, ujar Nur.
Lebih jauh, Bandung dan Jawa Barat sebagai Paris van Java menjadi kekuatan tersendiri dalam mengembangkanhalal value chain,tidak hanya dalam sektor fesyen, namun juga industri kreatif berbasis nilai syariah.
Potensi tersebut perlu terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah daerah, otoritas, pelaku usaha dan lembaga keuangan agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam konteks perluasan inklusi keuangan syariah, Bank Syariah Indonesia (BSI) yang menjadiofficial bank sponsormenyampaikan dukungan penuh terkait perluasan ekosistem ekonomi keuangan syariah termasuk penguatan literasi keuangan, kapabilitas UMKM dan kemudahan pembayaran digital di Indonesia Hijabfest salah satunya melalui QRIS.
RCEO BSI Regional 6 Bandung, Fitria Ekayani, menegaskan Bandung memiliki posisi strategis sebagai pusat kreativitas fesyen muslim di Indonesia.
"Bandung dikenal sebagai salah satu episentrum fesyen muslim nasional. Melalui Hijab Fest Ramadan 2026, BSI Regional 6 ingin mendorong pelaku UMKM fesyen agar dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkuat bisnis mereka," jelas Fitria.
Kehadiran BSI dalam HijabFest 2026 ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan UMKM lokal. Lebih dari sekadar memfasilitasi transaksi, dalam ajang ini BSI juga mendorong transformasi digital melalui aplikasi BYOND by BSI.
Penggunaan transaksi digital melalui QRIS diharapkan dapat membantu pelaku UMKM membangun rekam jejak transaksi yang lebih terstruktur.
Menurut Fitria, rekam jejak transaksi digital tersebut sangat penting karena dapat menjadidasar bagi pelaku usaha untuk memperoleh akses pembiayaan yang lebih besar di masadepan.
"Melalui digitalisasi transaksi menggunakan QRIS BYOND by BSI, pelaku UMKM dapat memiliki credit history yang lebih jelas sehingga mereka dapat berkembang dari usaha berbasis tunai menjadi usaha yang bankable dan siap naik kelas," tambahnya.