Bisnis.com, JAKARTA — Tiga anak muda Indonesia, Allodya Qonnita Arofa, Muhammad Abdillah Putra Alfera, dan Rayhan Hidayatul Fikri, bakal membawa wewangian Indonesia bertanding di kompetisi inovasi internasional Brandstorm di Paris, Prancis.
Dalam kompetisi yang diselenggarakan L'Oreal itu, mereka akan bersaing dengan 63 peserta berbagai negara lain.
Ketiganya yang tergabung dalam tim Moneyfesteam mengusung ide bertajuk Azzaro Quintessence, yakni parfum modular 4-in-1 yang menawarkan fleksibilitas penggunaan dengan berbagai kombinasi aroma.
Didukung teknologi kecerdasan buatan, produk ini diklaim mampu merekomendasikan wewangian yang sesuai dengan agenda harian penggunanya.
Mengusung konsep smart fragrance, inovasi ini dirancang untuk membaca kebutuhan pengguna berdasarkan aktivitas harian, sehingga personalisasi aroma dapat dilakukan secara praktis.
Untuk mendukung ekosistem tersebut, mereka juga mengembangkan aplikasi ZARO yang memungkinkan pengguna menciptakan signature scent atau aura personal dalam hitungan detik.
“Inspirasinya berangkat dari problem yang sering dialami laki-laki. Dalam satu hari, aktivitasnya bisa beragam, mulai dari rapat, olahraga, hingga date night. Dengan banyaknya kegiatan, menjadi tidak praktis jika harus berganti-ganti parfum. Karena itu, kami menghadirkan solusi wewangian yang lebih personal,” ujar Allodya Qonnita Arofa di Jakarta, Rabu, (8/4/2026)
Melalui Azzaro Quintessence, pihaknya ingin menunjukkan bahwa wewangian dapat berkembang menjadi lebih dari sekadar produk, tapi sebuah pengalaman yang smart, practical, dan personalized.
Tak hanya mengedepankan aspek teknologi, mereka juga mengangkat identitas lokal melalui pilihan bahan wewangian. Mulai dari jasmine yang lekat dengan karakter Indonesia, hingga patchouli atau nilam yang banyak dibudidayakan di Tanah Air. Beragam aroma tersebut kemudian dikombinasikan dengan berbagai bahan lain dalam satu produk untuk menciptakan pengalaman wewangian yang lebih kaya.
"Total bisa ada 15 kombinasi aroma. Itu, bebas dipilih. Namun, biar aromanya tidak terlalu bertabrakan, kami sudah mengelompokkan, jadi yang keluar bisa tetap enak," imbuhnya.
Sementara itu, General Manager L’Oréal Luxe Division Indonesia, Maria Adina, mengatakan tim Moneyfesteam akan mewakili Indonesia pada babak final global L’Oréal Brandstorm di Paris pada Juni 2026. Mereka akan bersaing dengan para pemenang dari 63 negara lainnya.
Menurutnya, gagasan personalisasi wewangian yang dipadukan dengan teknologi menjadi daya tarik tersendiri. Ia menilai, seiring industri wewangian yang semakin inovatif, konsumen juga semakin berkembang dan tidak lagi sekadar mencari fungsi dasar, seperti penggunaan siang atau malam hari, melainkan menjadikan parfum sebagai bentuk ekspresi personal.
"Orang saat ini cenderung memilih fragrance berbeda sesuai dengan kesempatan tertentu, seperti konser, date night, hangout, pernikahan, berlibur, ataupun acara kelulusan,” ujar Adina.