Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi meminta masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada aparat penegak hukum menjalankan tugasnya terkait informasi yang ramai beredar di publik terkait dengan penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Dalam keterangan pers yang disampaikan kepada wartawan, Rabu (3/6/2026), Prasetyo menegaskan pentingnya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menunggu hasil penyelidikan maupun pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak berwenang.
“Kalau pertanyaannya tentang informasi yang beredar dari pagi hingga siang hari ini, tentunya yang pertama-tama marilah kita beri kesempatan kepada aparat penegak hukum di dalam menjalankan tugasnya, dan kemudian nanti kita bersama-sama kita lihat dan kita tunggu hasilnya,” ujar Prasetyo.
Menurutnya, proses yang tengah berlangsung harus dipandang sebagai bagian dari upaya bersama untuk terus memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas manajemen di seluruh kementerian maupun lembaga negara.
Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dalam penyelenggaraan pemerintahan guna mewujudkan tata kelola yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.
“Komitmen kita bersama-sama adalah untuk selalu berusaha memperbaiki tata kelola, memperbaiki manajemen bagi semua pemerintahan, kementerian maupun lembaga,” katanya.
Lebih lanjut, Prasetyo juga mengingatkan seluruh penyelenggara negara dan aparatur pemerintah agar senantiasa menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi norma-norma yang berlaku, terutama norma hukum.
Dia mengajak seluruh pihak untuk menghindari tindakan yang dapat menimbulkan pelanggaran hukum maupun mencederai kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.
Prasetyo menyampaikan salam kepada masyarakat serta mengajak semua pihak untuk tetap menjaga semangat dan optimisme dalam mendukung proses pemerintahan dan penegakan hukum yang sedang berlangsung.
“Bagi kita semua, di dalam menjalankan pemerintahan dan di dalam menjalankan tugas sehari-hari, untuk terus menghindarkan diri dari hal-hal yang melanggar norma-norma, terutama norma-norma hukum,” tegas Prasetyo.
Prabowo Rombak Pimpinan BGN
Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN yang baru menggantikan Dadan Hindayana.
Pengumuman terkait dengan penunjukkan Nanik sebagai Kepala BGN disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pada Selasa (2/6/2026). Perombakan pucuk pimpinan BGN ini dilakukan setelah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan hampir satu setengah tahun.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pergantian pimpinan dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola organisasi dan mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah di bidang peningkatan gizi masyarakat.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Badan Gizi Nasional memiliki peran yang sangat strategis di dalam mendukung agenda pemerintah di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat. Tugas ini menuntut tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas,” ujarnya dalam keterangan pers, Selasa (2/6/2026).
Prasetyo menjelaskan presiden secara rutin memantau kinerja seluruh kabinet, termasuk BGN. Dalam proses evaluasi tersebut, presiden juga menerima masukan dari kementerian dan lembaga terkait, masyarakat, hingga penerima manfaat program MBG.
Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo mengumumkan keputusan Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana selaku Kepala BGN dan dua orang Wakil Kepala BGN.
"Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Prasetyo saat membacakan keputusan Presiden Prabowo.
Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Selain itu, Prabowo juga mencopot 2 Waka BGN yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.
"Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat Saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Kemudian saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujar Prasetyo.