Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja industri perunggasandiperkirakan memasuki fase pemulihan pada kuartal III/2025 setelah mengalami koreksi tajam pada triwulan sebelumnya.
Andrey Wijaya, analis RHB Sekuritas Indonesia, menjelaskan bahwa pemulihan itu antara lain didukung oleh peningkatan harga rata-rata ayambroilerpada kuartal III/2025.
Menurutnya, harga rata-rata ayambroilerpada kuartal III/2025 naik 4,5% dari triwulan sebelumnya, menjadi Rp21.084/kg. Hal itu membalikkan penurunan sebelumnya sebesar 9,1% secara kuartalan pada triwulan II/2025.
“Kami berpandangan bahwa tren kenaikan ini menyoroti penguatan konsumsi dan kondisi harga yang lebih suportif bagi produsen,” jelas Andrey, dalam riset yang dirilis, Senin (20/10/2025).
Dia menjelaskan bahwa, pihaknya memperkirakan PT Charoen Pokphand IndonesiaTbk. (CPIN), salah satu emiten perunggasandan pakan ternak berskala raksasa, akan mendapatkan keuntungan dari pemulihan sektor tersebut.
Selain kenaikan harga ayambroiler, pasokan yang lebih ketat akibat imporgrand parent stock(GPS) tahun 2024 yang lebih rendah menjadi katalisnya.
Di samping itu, peningkatan target sasaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan nilai anggarannya memberikan angin segar bagi kinerja perseroan.
“Dengan harga yang stabil, biaya yang terkendali, dan peningkatan konsumsi yang didorong oleh kebijakan [MBG], kami yakin CPIN siap untuk momentum pendapatan yang lebih kuat hingga kuartal keempat 2025 dan pertumbuhan berkelanjutan hingga tahun 2026.”
Andrey mengungkapkan bahwa penerima manfaat program MBG melonjak menjadi 30 juta pada September 2025, dibandingkan 6 juta pada Juni 2025. Hal itu didukung oleh 9.653 dapur umum yang beroperasi, naik signifikan dari 1.863 unit pada Juni lalu.
“Program makanan gratis Pemerintah muncul sebagai katalis pertumbuhan utama bagi industri unggas,” jelasnya.
Pihaknya optimistis, alokasi anggaran mencapai Rp20 triliun sepanjang tahun berjalan (year-to-date/YtD) hingga September 2025 dan anggaran Rp335 triliun pada 2026 untuk menjangkau 82,9 juta peserta, program MBG akan meningkatkan konsumsi unggas, menyerap kelebihan pasokan, dan merangsang aktivitas ekonomi yang lebih luas melalui efek pengganda pada pengeluaran rumah tangga dan permintaan pangan.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2025, CPIN mampu membukukan pertumbuhan penjualan bersih sebesar 0,3% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp33,06 triliun.
Sejalan dengan hasiltop lineitu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ataulaba bersihCPIN naik 7,4% YoY menjadi Rp1,9 triliun.
RHB Sekuritas Indonesia menyematkan rekomendasi beli untuk saham CPIN dengan target harga Rp5.800.
Dari meja konsensusBloomberg, Senin (20/10/2025), sebanyak 20 dari 22 sekuritas masih menyematkan rekomendasi beli untuk saham CPIN. Dua sekuritas lainnya memberikan ratinghold.
Target harga Charoen Pokphand berada pada level Rp5.921,67 per saham. Artinya, ada imbal hasil sekitar 19,9% dari harga saham CPIN pada penutupan perdagangan hari ini, yakni pada level Rp4.940.
-----------------------------------------
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.