Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan bakal menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) hari ini, Selasa (18/11/2025). Target dana yang dihimpun dalam lelang kali ini mencapai Rp23 triliun.
Melansir laman resmi DJPPR, pemerintah bakal menggelar lelang terhadap sembilan seri SUN. Tiga dari sembilan seri merupakan Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan enam lainnya merupakan Obligasi Negara (ON).
Ketiga SPN yang bakal dilelang hari ini antara lain SPN01251220 (New Issuance), SPN03260218 (New Issuance), dan SPN12261105(Reopening). Ketiga seri ini memiliki tingkat kupon diskonto, dengan periode jatuh tempo pada 20 Desember 2025–5 November 2026.
Sementara itu, enam seri ON yang bakal dilelang pada hari ini antara lain FR0109 (Reopening), FR0108 (Reopening), FR0106 (Reopening), FR0107 (Reopening), FR0102 (Reopening), dan FR0105 (Reopening). Keenam seri ini memiliki tingkat kupon pada rentang 5,87–7,12%.
Adapun kupon tertinggi dipegang oleh produk FR0106 dan FR0107 dengan tingkat kupon 7,12%. Kedua produk ini memiliki jatuh tempo masing-masing pada 15 Agustus 2040 dan 15 Agustus 2045.
Meskipun memiliki imbal hasil tertinggi, kedua produk ini bukan menjadi produk dengan tenggat jatuh tempo terlama. Produk FR0105 memiliki jatuh tempo terlama pada 15 Juli 2064, dengan tingkat imbal hasil sebesar 6,87%.
Sementara itu, tenggat jatuh tempo terpendek dipegang oleh produk FR0109 yang akan usai pada 15 Maret 2031. Produk ini sekaligus menawarkan imbal hasil terkecil yaitu 5,87%.
Adapun lelang hari ini akan digelar pada pukul 09.00 WIB–11.00 WIB. Lelang dilakukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan APBN 2025. Nantinya tanggalsettlementhasil lelang akan jatuh pada 20 November 2025.
“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2025. Target indikatif Rp23 triliun, dengan target maksimal 150% dari target indikatif,” kata pengumuman DJPPR, dikutip Selasa (18/11/2025).
Lelang akan diselenggarakan oleh Bank Indonesia, dengan bersifat terbuka dan metode harga beragam. Nantinya, pemenang lelang yang mengajukancompetitive bidsbakal membayar sesuaiyieldyang diajukan. Sementara sebaliknya, akan membayar sesuaiyieldrata-rata tertimbang dari penawaran kompetitif yang dinyatakan menang.
Dealer utama dalam lelang kali ini adalah sejumlah perbankan dalam negeri, seperti BCA, BNI, BRI, Mandiri, Danamon, Panin, OCBC, Maybank, dan lain-lain. Sementara itu, LPS dan BI juga akan menjadi peserta lelang SUN kali ini.