Bisnis.com, JAKARTA - Antartika telah mengalami suhu yang sangat tinggi bulan ini. Suhu mencapai lebih dari 15C di salah satu stasiun cuaca pada bulan Juni, melampaui rekor suhu panas musim dingin sebelumnya.
Jika biasanya Antartika diselimuti salju setebal 20 sentimeter seperti biasanya, tanah gundul terlihat di beberapa daerah.
Suhu yang tidak biasa ini memicu kekhawatiran tentang percepatan keruntuhan iklim.
Suhu di Antartika mencapai puncaknya 15,4C pada 6 Juni, menurut laporan surat kabar Inggris The Guardian. Data tersebut dicatat oleh pangkalan Esperanza Argentina di semenanjung Trinity.
Suhu puncak memecahkan rekor sebelumnya yang ditetapkan di stasiun yang sama pada tahun 1998 sebesar 2 derajat Celcius.
Es yang mencair ditemukan di puncak gletser.
Daerah lain juga mencatat suhu jauh lebih tinggi dari normal karena angin hangat yang luar biasa kuat dari utara menyapu sebagian besar semenanjung Antartika.
Para peneliti yang ditempatkan di Pulau King George, 160 km dari Esperanza, melaporkan area lanskap yang luas di mana tanah gundul terlihat setelah suhu naik hingga 4,6 derajat Celcius pada tanggal 6 Juni.
Bahkan di puncak gletser Collins yang berada di dekatnya setinggi 500 meter, Muñoz menyaksikan hujan mencairkan es.
Ada dampak langsung pada gletser, yang seharusnya menerima salju sekarang. Gletser seharusnya tidak mengalami ablasi pada saat ini. Ini jelas tidak baik untuk gletser.
Awal tahun ini, sebuah laporan menyoroti betapa tingginya taruhan yang ada karena perubahan iklim yang disebabkan manusia terus menghangatkan Antartika dengan cepat.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Environmental Science ini memodelkan skenario terbaik dan terburuk untuk pemanasan global di Semenanjung Antartika, bagian paling utara daratan utama.
Di bawah skenario emisi tertinggi, cakupan es laut dapat turun hingga 20 persen. Ini akan berdampak besar pada spesies yang bergantung padanya, seperti krill, yang merupakan mangsa penting bagi paus dan penguin.
Pemanasan laut yang lebih tinggi juga dapat menekan ekosistem dan berkontribusi pada cuaca ekstrem. Beberapa peristiwa cuaca ekstrem dalam beberapa tahun terakhir telah dikaitkan dengan pembakaran bahan bakar fosil, termasuk banjir Valencia yang mematikan pada tahun 2024 dan badai monsun tahun lalu di Asia.
Para peneliti memperingatkan bahwa masa depan benua ini "bergantung pada pilihan yang kita buat hari ini", dengan alasan bahwa pengurangan emisi dapat menghindari dampak "paling penting dan merugikan" dari krisis iklim.
FAQ tentang Rekor Suhu Terpanas di Antartika
1. Berapa suhu tertinggi yang tercatat di Antartika bulan ini?
Suhu tertinggi yang tercatat di Antartika bulan ini adalah 15,4°C pada 6 Juni.
2. Apa dampak dari suhu tinggi di Antartika?
Dampaknya termasuk pencairan es di puncak gletser dan tanah gundul terlihat di beberapa daerah.
3. Apa yang menyebabkan suhu tinggi di Antartika?
Suhu tinggi disebabkan oleh angin hangat yang luar biasa kuat dari utara yang menyapu semenanjung Antartika.
4. Bagaimana perubahan iklim mempengaruhi Antartika?
Perubahan iklim menyebabkan pemanasan cepat di Antartika, mengancam ekosistem dan spesies yang bergantung pada es laut.
5. Apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim di Antartika?
Mengurangi emisi gas rumah kaca dapat membantu menghindari dampak paling merugikan dari krisis iklim di Antartika.