Bisnis.com, PEKANBARU – Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru mendorong maskapai penerbangan untuk membuka rute internasional langsung Pekanbaru - Bangkok, Thailand.
Dorongan ini dilakukan seiring tingginya minat masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya untuk bepergian ke Thailand yang selama ini masih harus transit melalui negara lain.
Executive General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, mengatakan hasil survei pihak bandara menunjukkan potensi penumpang ke Thailand cukup besar. Saat ini, sebagian besar penumpang Pekanbaru menuju Bangkok memanfaatkan penerbangan transit melalui Kuala Lumpur.
“Kami melihat banyak penumpang Pekanbaru yang ingin ke Thailand. Sekarang ini mereka terbang ke sana lewat Kuala Lumpur. Ini menjadi peluang yang bisa dikembangkan dengan membuka rute langsung,” ujarnya Jumat (2/1/2026).
Menurutnya, pembukaan rute Pekanbaru - Bangkok tidak harus dilakukan setiap hari pada tahap awal. Maskapai dapat memulainya dengan frekuensi terbatas untuk melihat respons pasar.
“Kami dorong maskapai membuka rute tersebut, tidak harus daily. Bisa 2–3 kali dulu dalam seminggu sebagai tahap awal,” jelasnya.
Achmad menjelaskan, berdasarkan data keimigrasian, pengguna Bandara SSK II Pekanbaru saat ini masih didominasi penumpang domestik. Sekitar 85% merupakan penumpang domestik, sementara 15% sisanya adalah penumpang internasional, terutama dari Malaysia dan Singapura.
“Untuk rute internasional, Kuala Lumpur masih menjadi tujuan paling ramai dari Pekanbaru. Selain wisata dan bisnis, banyak penumpang kita juga memanfaatkan KL sebagai hub transit, termasuk untuk perjalanan umrah,” katanya.
Selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), aktivitas penerbangan internasional di Bandara SSK II Pekanbaru mengalami peningkatan signifikan. Tercatat sebanyak 191 penerbangan internasional, meningkat dibandingkan hari normal yang rata-rata hanya sekitar delapan penerbangan per hari.
“Pada masa libur Nataru, jumlah penerbangan internasional bisa mencapai 13 flight per hari. Extra flight ini di antaranya dilayani Super Air Jet, Scoot ke Singapura, serta sejumlah maskapai menuju Kuala Lumpur seperti AirAsia, Batik Air Malaysia, dan Malaysia Airlines,” ungkap Achmad.
Dia menambahkan, sebelumnya Bandara SSK II Pekanbaru juga pernah melayani rute ke sejumlah kota di Malaysia seperti Malaka dan Subang. Namun, rute tersebut belum kembali dibuka karena kebijakan pemerintah Malaysia yang mendorong konsolidasi penerbangan melalui hub utama di Kuala Lumpur.
“Kami tetap berupaya agar rute-rute internasional baru bisa dibuka kembali. Harapannya, Pekanbaru tidak hanya bergantung pada rute ke KL, tetapi juga memiliki konektivitas langsung ke destinasi internasional lain seperti Bangkok,” pungkasnya.