Bisnis.com, JAKARTA — PT Bayan Resources Tbk membuktikan komitmen nyata dalam mengatasi krisis air bersih melalui program BayRun for Charity 2024 yang berhasil menghimpun donasi Rp3,2 miliar dari 6.800 partisipan, ditambah kontribusi Presiden Direktur Dato' Low Tuck Kwong. Dana yang terkumpul itu digunakan untuk membangun infrastruktur air bersih di delapan desa kawasan Indonesia Timur.
Sebagai perusahaan pertambangan batu bara terintegrasi, Bayan Resources mewujudkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui kerja sama strategis dengan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Yayasan Aksi Peduli Bangsa, menyasar enam desa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan dua desa di Morowali, Sulawesi Tengah.
Program ini sukses memberikan manfaat langsung bagi lebih dari 12.400 jiwa, dengan menghadirkan akses air bersih sekaligus mendukung pendidikan, kesehatan, sanitasi, ekonomi keluarga, dan akses yang lebih setara bagi masyarakat.
"Bayan Group percaya bahwa pembangunan sarana air bersih ini menjadi investasi untuk masa depan masyarakat. Akses air bersih adalah hak dasar yang membuka pintu bagi kesehatan, produktivitas, dan peluang hidup yang lebih baik," ujar manajemen Bayan Group.
Pembangunan akses air bersih di enam desa meliputi pemasangan jaringan pipanisasi sepanjang 2 - 4 kilometer di setiap lokasi, pembangunan water reservoir berkapasitas 3.000 - 6.000 liter sebagai penampung dan distribusi utama, serta penyediaan hidran umum di berbagai titik strategis di desa.
Seluruh infrastruktur ini dibangun untuk memastikan ketersediaan air bersih yang merata, mudah diakses oleh masyarakat, dan mendukung peningkatan kualitas hidup serta kesehatan lingkungan.
Bayan Group percaya bahwa pembangunan sarana air bersih ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan investasi untuk masa depan masyarakat.
Akses air bersih adalah hak dasar yang membuka pintu bagi kesehatan, produktivitas, dan peluang hidup yang lebih baik.
Harapannya fasilitas ini dapat menjadi awal dari perubahan nyata untuk membantu keluarga agar dapat hidup lebih sehat, serta masyarakat dapat tumbuh dengan lebih kuat menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjangnya, Bayan Group akan terus mendukung berbagai inisiatif meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus memastikan setiap program menghadirkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Pembangunan fasilitas itu menjadi wujud komitmen dan kolaborasi Pihak Swasta, Pemerintah Daerah dan NGOs dalam memastikan lebih banyak masyarakat yang mendapatkan akses air bersih berkelanjutan, memperkuat ketahanan komunitas, serta menghadirkan solusi jangka panjang bagi kebutuhan dasar masyarakat.
Sarana air bersih yang dibangun salah satunya di Desa Pisan, NTT memiliki total kapasitas tampungan 14 m³, yang terdiri atas 3,6 m³ pada reservoir tank dan 10,8 m³ dari 9 unit hidran umum (HU). Air bersumber dari sumur sadapan (infiltration wells) sedalam 4,5 meter. Sistem ini dilengkapi jaringan pipa transmisi sepanjang sekitar 2.025 meter dan jaringan pipa distribusi sepanjang 2.275 meter, sehingga aliran air dapat menjangkau seluruh titik layanan desa.
Infrastruktur ini terdiri dari 9 HU, memadukan sistem pompa dan gravitasi dalam pendistribusiannya. Pompa yang digunakan memiliki kapasitas 4,6 m³/jam, sehingga dalam operasi minimal 8 jam per hari dapat memompakan hingga 36 m³ air.
Dengan kapasitas tersebut, kebutuhan air bersih masyarakat Desa Pisan hingga 15 tahun kedepan, yang diperkirakan sebesar 12,97 m³ per hari, dapat tercukupi. Selain itu, apabila sistem ini semakin dikuasai dan dikelola dengan baik oleh BP-SPAM, fasilitas ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi sistem sambungan rumah (SR) di masa mendatang, tentu dengan pendampingan yang tepat.
Masyarakat diharapkan mendapatkan akses air yang lebih aman, dekat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta efisiensi waktu terutama bagi perempuan dan anak-anak.