Bisnis.com, JAKARTA — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) Tahun Buku 2025 menetapkan dua nama baru dalam jajaran dewan komisaris. KH Muhammad Cholil Nafis diangkat sebagai Komisaris Independen, sementara Sigit Pramono ditetapkan sebagai Komisaris.
Penetapan tersebut masih menunggu hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum efektif menjabat.
KH Muhammad Cholil Nafis saat ini dikenal sebagai Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sementara itu, Sigit Pramono menjabat sebagai Rektor Institut Agama Islam SEBI.
Dividen Melonjak 44%
Selain perubahan susunan pengurus, RUPST juga menetapkan pembagian dividen tunai sebesar 20% dari total laba bersih tahun buku 2025 atau sekitar Rp1,51 triliun.
Dengan alokasi tersebut, dividen per saham ditetapkan sebesar Rp32,81, naik 44% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp22,78 per saham.
Adapun pemegang saham yang berhak memperoleh dividen adalah mereka yang tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan (DPS). Jadwal dan tata cara pembagian dividen akan diumumkan lebih lanjut oleh manajemen.
Sepanjang tahun buku 2025, perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp7,57 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar 80% atau sekitar Rp6,05 triliun dialokasikan sebagai saldo laba ditahan.
Kinerja tersebut ditopang oleh ekspansi pembiayaan yang sehat, peningkatan dana murah, serta akselerasi digital yang mendorong efisiensi dan perluasan layanan.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyampaikan bahwa fundamental yang kuat turut meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Hal ini tercermin dari pertumbuhan jumlah nasabah yang bertambah lebih dari 2 juta sepanjang 2025, sehingga total nasabah mencapai sekitar 23 juta.
Dia menegaskan kebijakan dividen dilakukan secara seimbang antara memberikan imbal hasil optimal kepada pemegang saham dan menjaga kekuatan permodalan untuk ekspansi bisnis ke depan.
“Kami adalah bank syariah yang terus tumbuh terlebih setelah memiliki dual licence sebagai bank syariah dan juga bullion bank,” ujarnya dalam RUPST BSI.
Berikut susunan pengurus PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS):
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Muhadjir Effendy
- Komisaris Independen: Felicitas Tallulembang
- Komisaris: Mochamad Agus Rofiudin
- Komisaris: Kamaruddin Amin
- Komisaris Independen: Nizar Ahmad Saputra
- Komisaris Independen: Addin Jauharudin
- Komisaris: Sigit Pramono*
- Komisaris Independen: Muhammad Cholil Nafis*
*Berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan OJK
Direksi
- Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo
- Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta
- Direktur Retail Banking: Kemas Erwan Husainy
- Direktur Information Technology: Muharto Hadi Suprapto
- Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho
- Direktur Sales & Distribution: Anton Sukarna
- Direktur Compliance & Human Capital: Arief Adhi Sanjaya
- Direktur Risk Management: Grandhis Helmi Harumansyah
- Direktur Wholesale Transaction Banking: Zaidan Novari
- Direktur Treasury & International Banking: Firman Nugraha
Dewan Pengawas Syariah
- Ketua: Prof. Dr. K.H. Hasanudin, M.Ag
- Anggota: Dr. K.H. Mohamad Hidayat, SE, M.H, M.Ag
- Anggota: Dr. H. Oni Sahroni, MA
- Anggota: Prof. Dr. Jaih Mubarok, SE., MH., M.Ag
- Anggota: Dr. K.H. Abdul Ghofur Maimoen, MA