Bisnis.com, JAKARTA — Emiten peritel PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk. (ACES) atau AZKO bergeliat ekspansi dengan menargetkan penambahan hingga 30 toko baru tahun ini di tengah langkah rebranding.
Direktur Aspirasi Hidup Indonesia Gregory Sugyono Widjaja mengatakan progres ekspansi tahun ini berlangsung cukup cepat. Sampai September 2025, ACES telah membuka 16 toko baru. Kini, ACES telah memiliki 259 toko yang tersebar di 87 kota di Indonesia.
“Kami untuk ekspansi toko-toko baru itu fokusnya pembukaan di luar Pulau Jawa, di kota-kota tier-3. Kami tahun ini sudah pertama kali masuk ke Papua. Kami tahun ini kurang lebih menargetkan antara 25-30 toko [baru],” ujar Gregory dalam konferensi pers pada Kamis (30/10/2025).
Untuk itu, pada akhir tahun ini ACES menggenjot ekspansi penambahan toko baru agar mencapai target. Dalam ekspansi tersebut, ACES menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp200 miliar sampai dengan Rp300 miliar.
Pada tahun depan, ACES masih akan bergeliat ekspansi. Gregory pun mengatakan bahwa jumlah toko baru yang akan dibuka pada tahun depan bisa bertambah.
“Kami tentunya fokus. Ekonomi kan memang sesuatu yang enggak bisa kami kontrol, tapi kami tetap percaya dengan strategi jangka panjang. Jadi memang untuk tahun depan kami tetap akan terus melakukan ekspansi, dengan fokus masih tetap di luar Jawa,” ujar Gregory.
Geliat ekspansi ACES tahun ini dilakukan seiring dengan langkah rebranding. Sebagaimana diketahui, ACES sebelumnya mengoperasikan merek peritel bernama Ace Hardware di Indonesia. ACES telah menjalankan perjanjian lisensi dengan Ace Hardware International Holdings sejak 1996.
Namun, ACES tidak lagi melanjutkan perjanjian lisensi dengan Ace Hardware dan berhenti memakai brand Ace Hardware lagi pada akhir 2024.
ACES kemudian mengenalkan brand barunya AZKO sejak 1 Januari 2025. Nama baru AZKO kemudian akan mengganti merek sebelumnya, Ace Hardware Indonesia yang lisensinya telah berakhir.
Adapun, di tengah langkah rebrandingnya itu, ACES masih mencatatkan kinerja laba yang lesu. Berdasarkan laporan keuangannya, ACES telah mencatatkan laba bersih sebesar Rp292,86 miliar pada semester I/2025, turun 19,92% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan laba pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp365,76 miliar.
Meskipun, ACES membukukan penjualan yang bertumbuh 3,24% YoY menjadi Rp4,26 triliun pada paruh pertama 2025, dari Rp4,13 triliun pada periode yang sama 2024.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.