Kami ganti totalnya mereka mengeluarkan berapa yang sudah di pasar, tarik semua, diganti dengan yang baru, yang bersih, clean and clear, dan sehat sehingga tidak merugikan pihak masyarakat
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mempersilakan masyarakat untuk menukarkan produk Minyakita yang diduga berbau solar ke PT KMR (Kusuma Mukti Remaja).
“Iya, penggantinya langsung dari kami, minta dari KMR. Kami ganti totalnya mereka mengeluarkan berapa yang sudah di pasar, tarik semua, diganti dengan yang baru, yang bersih, clean and clear, dan sehat sehingga tidak merugikan pihak masyarakat,” ujar Rizal ketika ditemui di Gudang Bulog Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten, Jakarta, Senin.
Minyakita berbau solar dilaporkan ditemukan di sejumlah wilayah penerima bantuan pangan, antara lain Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri, Jawa Tengah.
Masyarakat yang ingin menukar Minyakita dipersilakan oleh Rizal untuk datang langsung ke PT KMR.
Yang terpenting, lanjut dia, masyarakat membawa produk Minyakita yang berbau solar.
“Termasuk masih ada minyaknya yang bau-bau solar itu. Nanti kami ganti dengan yang baru. Itu tugasnya dari penyedianya,” kata Rizal.
Ketika melakukan sidak ke PT KMR, Rizal menemukan lokasi packaging yang tidak higienis dan tidak sesuai dengan standar packaging Minyakita.
“Memang kondisi lokasi packaging-nya tidak higienis, tidak bersih, dan kondisinya menurut kami kurang layak untuk dijadikan tempat packaging Minyakita,” ujar Rizal.
Oleh karena itu, Bulog sedang mengevaluasi PT KMR untuk sementara waktu dan menghentikan pengemasan Minyakita di PT KMR.
“Kami rekomendasikan kepada packaging-packaging lain yang kira-kira lebih berkualitas, higienis, dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Rizal.
Ia pun telah memerintahkan penarikan seluruh produk Minyakita yang diduga berbau solar di sejumlah wilayah penerima bantuan pangan, antara lain Kabupaten Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri, Jawa Tengah.
Selanjutnya, tutur Rizal, akan dilakukan pengujian laboratorium agar penyebabnya dapat dipastikan secara ilmiah dan menjadi dasar langkah berikutnya.
Bulog juga memastikan proses penarikan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi bersama produsen serta pihak-pihak terkait.
“Kami mengambil tindakan keras tanpa pandang bulu,” ujar Rizal.
Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026