Tenun ikat bukan sekadar kain, melainkan identitas dan kekayaan budaya Bangli yang harus dijaga dan terus dikembangkan
Bangli, Bali (ANTARA) -
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bangli mengadakan parade busana tenun ikat tradisional Bali guna mengenalkan karya pelaku industri kreatif dan UMKM memaknai HUT ke-822 Kota Bangli.
“Tenun ikat bukan sekadar kain, melainkan identitas dan kekayaan budaya Bangli yang harus dijaga dan terus dikembangkan,” kata Ketua Dekranasda Bangli Sariasih Sedana Arta melalui siaran pers di Bangli, Selasa.
Menurut dia, ajang tersebut diadakan selain memperingati HUT Bangli, juga membangun kreativitas desainer muda dan pelajar berkarya memanfaatkan kain tenun ikat tradisional menjadi busana kasual yang berdaya saing.
Melalui parade dan kompetisi itu, pihaknya mengajak generasi muda untuk tidak hanya bangga menggunakan kain tradisional, tetapi juga berani berkreasi mengolahnya menjadi busana yang cocok dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
“Kreativitas inilah kunci agar tenun ikat tidak punah tertelan zaman, melainkan semakin dicintai masyarakat luas dan mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional,” ujar Sariasih Sedana Arta.
Ia menjelaskan parade dan kompetisi fesyen merupakan upaya nyata pemerintah daerah untuk menghidupkan kembali sektor ekonomi kreatif dan memastikan warisan budaya kain tenun tetap relevan di mata generasi muda.
Kompetisi dan parade busana 2026 itu diikuti oleh berbagai perwakilan Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Bali.
Ia juga menambahkan bahwa Dekranasda akan terus mendorong pelatihan dan pembinaan bagi pengrajin serta desainer muda agar kualitas dan variasi produk tenun Bangli semakin meningkat.
Adapun dewan juri dari perancang dan pemerhati busana menetapkan pemenang terbaik yakni juara l diraih oleh perwakilan dari SMK N 1 Bangli, juara ll diraih oleh wakil SMA N 1 Bangli, juara lll diraih oleh wakil SMK N 3 Bangli.
Parade busana itu dihadiri juga Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026