Bisnis.com, JAKARTA — Fenomena “man always comeback” dalam hubungan belakangan ini sering dialami dan banyak dibicarakan di kalangan anak muda ketika seseorang dari masa lalu seperti mantan pacar atau orang yang pernah dekat tiba-tiba kembali menghubungi meski hubungan sudah lama berakhir.
Hal ini sering terjadi dalam berbagai bentuk dan pada waktu yang tidak terduga, bahkan ada yang kembali setelah bertahun-tahun tanpa komunikasi. Kejadian tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan apakah ini hanya kebetulan atau bagian dari dinamika hubungan modern yang memang kerap belum benar-benar selesai.
Psikolog klinis asal Amerika Serikat, Jamie Evan Bichelman, menjelaskan bahwa kembalinya seseorang dari masa lalu sering berkaitan dengan kebutuhan emosional, seperti rasa ingin diakui atau mencari kenyamanan dari hubungan sebelumnya. Dia menilai, mantan pasangan kerap dianggap sebagai sosok yang “aman” untuk kembali dihubungi ketika seseorang sedang berada dalam kondisi emosional tertentu.
Dia juga menyebut bahwa fenomena mantan yang kembali bukan semata soal cinta, melainkan lebih pada kebutuhan emosional dan rasa aman yang dicari seseorang.
“Mantan pasangan sering kali menjadi figur yang dianggap aman untuk kembali dihubungi ketika seseorang merasa kesepian atau kurang mendapatkan perhatian emosional,” ujarnya dikutip dalam betches.com, Senin (4/5/2026).
Psikolog klinis tersebut menegaskan bahwa kembalinya seseorang tidak selalu mencerminkan perasaan cinta yang mendalam. Dalam banyak kasus, hal itu lebih dipicu oleh kebutuhan sesaat atau pola keterikatan emosional yang belum benar-benar selesai.
Jamie menambahkan, cara seseorang diposisikan dalam hubungan sebelumnya turut memengaruhi kemungkinan untuk kembali dihubungi. Dalam beberapa situasi, mantan bisa saja dipandang sebagai “cadangan emosional” yang mudah diakses kembali ketika dibutuhkan.
Meski begitu, dia menilai tidak semua kasus memiliki pola yang sama karena ada hubungan yang berakhir tanpa penutupan yang jelas. Dalam kondisi seperti itu, waktu dan jarak justru dapat membuat seseorang kembali dengan sudut pandang yang lebih matang.
Namun keputusan untuk merespons atau tidak tetap berada di tangan masing-masing individu. Jamie menyarankan agar setiap orang melakukan refleksi terlebih dahulu sebelum membuka kembali komunikasi dengan orang dari masa lalu agar tidak terjebak dalam pola hubungan yang berulang tanpa kejelasan.
Cara Menghadapi Pria yang Terus Muncul Kembali
Dalam situasi ketika seseorang dari masa lalu terus kembali menghubungi, penting untuk tetap menjaga keseimbangan emosi dan tidak terburu-buru merespons. Setiap keputusan perlu dipertimbangkan dengan tenang agar tidak mengganggu kondisi pribadi yang sudah dibangun sebelumnya.
Berikut cara menghadapi pria yang terus muncul kembali:
- Fokus Pada Diri Sendiri
Penting untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi emosional dan kebutuhan pribadi. Jangan sampai hanya mengikuti perasaan sesaat yang bisa berdampak pada hubungan yang sudah berjalan.
- Minta Pandangan Orang Lain
Berbicara dengan orang terdekat atau profesional bisa membantu melihat situasi dari sudut pandang yang lebih objektif. Hal ini juga dapat membantu menentukan apakah hubungan tersebut layak untuk dilanjutkan atau tidak.
- Tegaskan Batasan
Menentukan batasan yang jelas sangat penting agar tidak terjebak dalam pola hubungan yang berulang. Dengan komunikasi yang tegas, seseorang bisa menjaga dirinya dari hubungan yang tidak sehat.