Bisnis.com, JAKARTA — Oreo kembali menghadirkan inovasi rasa baru bernuansa musim panas khas Amerika Serikat lewat peluncuran varian edisi terbatas Firecracker Pop yang terinspirasi dari es stik klasik, yang diumumkan pada Kamis (30/4/2026).
Produk ini hadir lewat kolaborasi dengan Popsicle dan memadukan tiga rasa dalam satu biskuit. Krim rasa raspberry biru, lemon, dan ceri disusun berlapis di antara dua keping biskuit emas dengan tampilan warna merah, putih, dan biru.
Kehadiran rasa baru ini membawa nuansa nostalgia karena Firecracker Pop sudah lama identik dengan camilan musim panas di Amerika Serikat. Perpaduan warna dan rasa tersebut juga membuat banyak orang penasaran untuk menikmatinya lapis demi lapis seperti es stik aslinya.
Dalam keterangan resminya, Oreo menyebut varian terbaru ini dibuat untuk menghadirkan pengalaman rasa yang berlapis dalam setiap gigitan. Biskuit edisi terbatas ini akan mulai dijual di berbagai toko di Amerika Serikat pada 4 Mei selama persediaan masih tersedia.
Dalam keterangan yang dibagikan kepada media, pihak Oreo mengatakan produk ini dirancang untuk membangkitkan kenangan musim panas yang akrab bagi banyak orang.
“Bersiaplah merasakan ledakan nostalgia musim panas dan semburan rasa yang menyegarkan,” tulis Oreo dalam keterangannya, dikutip (5/5/2026).
Tak lama setelah diumumkan melalui akun Instagram resmi, tanggapan penggemar pun langsung bermunculan. Banyak warganet mengaku tertarik karena kombinasi rasa yang tidak biasa itu dinilai cukup unik untuk ukuran biskuit.
Sejumlah komentar menunjukkan antusiasme tinggi terhadap produk baru tersebut. Sebagian penggemar menilai Oreo kembali berhasil menghadirkan sesuatu yang berbeda dari biasanya.
“Oreo selalu tampil maksimal, dan kali ini dengan cara yang menyenangkan,” tulis salah satu penggemar di kolom komentar.
Selain meluncurkan Firecracker Pop, Oreo juga menghadirkan kembali produk spesial bertema Hari Ibu melalui layanan OREOiD. Ada dua pilihan kotak berisi 12 kukis dekoratif dengan harga sekitar Rp330 ribu dan Rp660 ribu.
Langkah ini menunjukkan bahwa Oreo tidak hanya menjual camilan, tetapi juga menawarkan pengalaman yang dikaitkan dengan momen-momen tertentu. Strategi tersebut membuat Oreo tetap dekat dengan konsumen dari berbagai generasi.
Di saat yang sama, nama Oreo juga kembali hadir dalam menu musim panas terbaru dari Dunkin'. Tiga minuman baru diperkenalkan, yakni Oreo Cloud Latte, Oreo Matcha, dan Oreo Coolatta yang semuanya menggunakan remahan biskuit Oreo sebagai pelengkap.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa popularitas Oreo terus berkembang di luar kategori biskuit. Kehadirannya kini semakin sering ditemukan dalam berbagai produk minuman dan makanan penutup yang menyasar pasar anak muda.
Sejak pertama kali diperkenalkan pada 1912, Oreo memang dikenal aktif bereksperimen dengan berbagai rasa baru. Lebih dari 100 produk spesial telah dirilis, termasuk kolaborasi dengan Swedish Fish, Sour Patch Kids, hingga Reese's.
Rangkaian kolaborasi itu menunjukkan bahwa Oreo tidak hanya mengandalkan rasa manis semata, tetapi juga terus memainkan unsur nostalgia dan kejutan rasa. Firecracker Pop pun menjadi contoh terbaru bagaimana merek ini tetap relevan di tengah persaingan industri makanan ringan yang terus berubah.