JAKARTA - Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana,
Tri Rismaharini memberikan apresiasi kepada para
pengemudi ambulans dan relawan kebencanaan yang selama ini bekerja tanpa mengenal waktu dan imbalan tetap. Para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur, bahkan tetap mengantar pasien pada hari Minggu maupun dini hari.
Peran mereka juga tidak terbatas pada mengemudi, melainkan turut membantu berbagai kebutuhan darurat pasien.
“Kadang saat mengantar pasien mereka harus mencari darah ke PMI, mengurus obat, bahkan mengurus asuransi kalau terjadi kecelakaan. Semua itu dilakukan oleh para sopir ini,” kata Risma dalam keterangannya, dikutip Minggu (21/12/2025).
Maka itu, Risma bersama jajaran DPP PDIP memberikan apresiasi nyata berupa penghargaan khusus kepada pengemudi ambulans. Namun juga diperluas kepada relawan partai yang aktif membantu masyarakat di lapangan.
Mantan Menteri Sosial ini menjelaskan, relawan Baguna dan tim kesehatan telah terlibat langsung dalam penanganan bencana dan berbagai kebutuhan kemanusiaan di sejumlah daerah. Atas dedikasi tersebut, partai menyiapkan lebih dari 2.000 penghargaan bagi relawan di seluruh Indonesia.
“Mereka ini tidak digaji oleh partai. Operasional ambulans pun mereka jalankan sendiri. Karena itu kami berupaya mencarikan CSR agar mereka bisa mendapatkan perlindungan,” ujar Risma.
Kini, lanjut dia, para pengemudi ambulans dan relawan kini mendapatkan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa sebagai bentuk perlindungan atas risiko kerja yang mereka hadapi. Risma berharap apresiasi ini dapat memperkuat kapasitas relawan dalam membantu masyarakat secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Kita harus menghadapi kenyataan bahwa Indonesia rawan bencana. Yang terpenting adalah bagaimana mitigasinya supaya tidak banyak korban,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, Risma bersama Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning meninjau langsung anggota dan relawan Baguna dengan puluhan unit ambulans yang siap diberangkatkan ke wilayah terdampak bencana, termasuk di Sumatera.
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menginstruksikan dapur umum milik Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP dimanfaatkan untuk semua masyarakat korban bencana banjir Sumatera.
Megawati meminta bantuan untuk warga tidak dibedakan latar belakang politiknya.
"Begitu Baguna turun, yang utama adalah buka dapur umum. Dapur umum itu untuk siapa pun yang membutuhkan, tanpa melihat latar belakang apa pun. Ini urusan kemanusiaan, bukan urusan politik,” ujar Megawati.
(shf)