KDM Minta PLN Gerak Cepat: Pemadaman Bergilir Ganggu Industri Jabar

KDM Minta PLN Gerak Cepat: Pemadaman Bergilir Ganggu Industri Jabar

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi desak PLN atasi pemadaman listrik bergilir yang ganggu ekonomi dan industri, sebabkan kerugian besar dan keluhan masyarakat.

(Bisnis.Com) 22/06/26 18:18 256545

Bisnis.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai mencemaskan kondisi ekonomi karena persoalan pemadaman listrik bergilir yang dalam sepekan terakhir terjadi di sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Dedi Mulyadi mengatakan gangguan pasokan listrik tersebut telah berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari sektor rumah tangga, UMKM hingga industri.

Dia mengatakan pemadaman bergilir tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi dalam skala besar.

"Saya berharap PLN segera menyelesaikan problem ini dengan cepat. Karena pemadaman bergilir itu, dari sisi makronya mengganggu sistem industri. Industri itu kalau mati listriknya, maka satu pabrik seluruh produknya bisa gagal. Itu kerugian besar," ujar KDM--panggilan akrabnya, di Bandung, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, gangguan listrik yang terjadi di kawasan industri dapat menyebabkan proses produksi terhenti dan berujung pada keterlambatan pengiriman barang kepada konsumen.

"Kalau produksi terganggu, pesanan barang tertunda. Ini berefek cukup berat di tengah tantangan ekonomi global yang saat ini juga sedang tidak mudah," katanya.

Selain berdampak pada sektor industri, KDM menilai pemadaman listrik juga dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha kecil. Berbagai aktivitas rumah tangga maupun usaha mikro menjadi terganggu akibat tidak tersedianya pasokan listrik secara normal.

"Semoga segera bisa menangani masalah ini dengan cepat agar tidak merugikan ekonomi domestik dan keluarga. Produk-produk UMKM tidak bisa dicetak, aktivitas usaha terganggu, termasuk masyarakat yang memiliki usaha yang bergantung pada listrik," ujarnya.

KDM juga menyinggung keluhan masyarakat yang ramai disampaikan melalui media sosial, termasuk pemilik ikan koi yang mengalami kerugian akibat matinya sistem aerasi dan sirkulasi air saat listrik padam.

"Apalagi yang punya ikan koi kesayangan. Pokoknya ekonomi mikro maupun ekonomi makro sama-sama terganggu. Untuk itu segera diselesaikan," katanya.

Terkait munculnya wacana sebagian masyarakat untuk menggugat PLN akibat kerugian yang ditimbulkan dari pemadaman listrik, KDM menilai langkah tersebut merupakan hak setiap konsumen.

"Itu hak setiap orang sebagai konsumen. Karena PLN adalah BUMN yang menjalankan pengelolaannya sendiri. Ada hubungan timbal balik. Kalau kita telat bayar listrik, kan ada konsekuensinya juga," ujar KDM.

Dia berharap PLN dapat segera memulihkan sistem kelistrikan sehingga aktivitas masyarakat dan dunia usaha di Jawa Barat kembali berjalan normal tanpa gangguan pemadaman bergilir.

#pemadaman-listrik #pemadaman-bergilir #gangguan-listrik #industri-jawa-barat #ekonomi-jawa-barat #dampak-ekonomi #kerugian-ekonomi #sektor-industri #aktivitas-ekonomi #pasokan-listrik #pln-jawa-barat #n-a

https://bandung.bisnis.com/read/20260622/549/1982465/kdm-minta-pln-gerak-cepat-pemadaman-bergilir-ganggu-industri-jabar