Chatib Basri Ingatkan Risiko Kenaikan Harga Akibat Pelemahan Rupiah

Chatib Basri Ingatkan Risiko Kenaikan Harga Akibat Pelemahan Rupiah

Eks Menkeu dan Anggota DEN Chatib Basri mengingatkan risiko inflasi atau kenaikan harga akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

(Bisnis.Com) 10/06/26 10:22 245679

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri mengingatkan risiko inflasi atau kenaikan harga akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

Hal itu disampaikan Chatib usai menghadiri pertemuan antara DEN dan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa (9/6/2026).

Dia menjelaskan bahwa dalam pertemuan DEN dengan Prabowo terkait dengan perkembangan kondisi makroekonomi terkini.

"Kami juga menyampaikan bahwa salah satu isu penting yang harus diperhatikan itu adalah kemungkinan mengenai risiko kenaikan harga-harga yang bisa terjadi akibat dari pelemahan rupiah. Karena ini tentu akan berdampak pada [kelas] menengah bawah," ujarnya seusai menggelar pertemuan dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka pada Selasa (9/6/2026).

Dalam menghadapi kondisi tersebut, menurutnya, sejumlah langkah perlu dilakukan dengan tujuan menumbuhkan confidence dan trust kepada pemerintah.

"Salah satunya adalah langkah-langkah yang dilakukan di dalam efisiensi anggaran, termasuk salah satu di antaranya di dalam kaitan dengan MBG," kata mantan Menteri Keuangan era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa MBG merupakan program yang baik. Namun, dia mengatakan bahwa pengelolaannya perlu diperbaiki.

"Sekarang anggaran cukup efisien. Kalau target semua, saya kira akan lebih efisien lagi ke depan," katanya.

Di samping itu, Luhut menjelaskan bahwa DEN melaporkan kepada Prabowo terkait hasil survei yang dilakukan oleh DEN mengenai pelaksanaan MBG. Survei dilakukan dengan sampel 800 titik secara acak.

"Jadi betul-betul profesional. Kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden dengan detail," katanya.

Tujuan dari survei adalah melihat ekosistem supply chain baru yang terbentuk ketika MBG dijalankan.

Hasilnya, 86,9% dari SPPG yang ada saat ini paling tidak memiliki satu supplier kecil yang dianggap sebagai UMKM. Kemudian, sekitar 64%-65% sektor UMKM yang berada di dalam satu kabupaten di mana SPPG itu berada. Lalu, hampir 99% supplier itu dari warga sekitar. Kepuasan terhadap performa dari UMKM pun mencapai di atas sekitar 70%.

#chatib-basri #chatib-basri-bertemu-prabowo #rupiah #nilai-tukar-rupiah #dewan-ekonomi-nasional #mbg #program-mbg #chatib-basri-menkeu

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260610/9/1979855/chatib-basri-ingatkan-risiko-kenaikan-harga-akibat-pelemahan-rupiah