Danantara bentuk BUMN baru Denera, fokus proyek "Waste to Energy"
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) membentuk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru yaitu PT Daya Energi Bersih ...
(Antara) 09/04/26 20:12 186898
ini adalah perusahaan yang baru dibentuk Danantara Investment Management (DIM) di 1 April 2026 yang memiliki fokus menjalankan program PSEL
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) membentuk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) baru yaitu PT Daya Energi Bersih Nusantara atau Denera.
Denera resmi dibentuk pada 1 April 2026 dan bagian dari anak usaha PT Danantara Investment Management (DIM), yang akan fokus mengerjakan proyek Waste to Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
"Daya Energi Bersih Nusantara ini adalah perusahaan yang baru dibentuk oleh Danantara Investment Management (DIM) di 1 April 2026 kemarin yang memiliki fokus untuk menjalankan program PSEL," ujar Lead of Waste-to-Energy sekaligus Director of Investment DIM Fadli Rahman dalam Afternoon Coffee Session di Wisma Danantara Jakarta, Kamis.
Denera akan memegang porsi saham di setiap proyek PSEL, dengan struktur kepemilikan ditetapkan sebesar 70 persen untuk mitra Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP), dan sebesar 30 persen dimiliki oleh Denera.
Selain itu, Denera juga akan bertanggung jawab atas operasional proyek. Adapun, setiap pembangunan satu unit PSEL membutuhkan investasi Rp2,5 triliun hingga Rp2,8 triliun.
"Denera juga akan menjadi perusahaan yang terintegrasi dalam hal pengelolaan sampah. Jadi pengelolaan sampah yang terintegrasi satu hal yang harus difokuskan betul adalah PSEL," ujar Fadli.
Dalam kesempatan ini, Fadli mengatakan bahwa proyek PSEL menjadi pendorong utama untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi.
Ia menilai proyek PSEL tidak hanya menghasilkan listrik, namun juga mencakup pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, mulai dari tempat pembuangan, pengolahan, hingga daur ulang.
"Dan bagaimana kita akan mengedukasi masyarakat untuk mengelola sampah lebih baik lagi karena budaya juga harus berubah dalam pengelolaan sampah. Kita juga akan fokus mengembangkan sampah-sampah selain sampah rumah tangga, seperti sampah industri," ujar Fadli.
Danantara menargetkan akan membuka tender proyek PSEL gelombang kedua pada April 2026, untuk tender proyek PSEL sebanyak 25 kota di Indonesia.
Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara Rohan Hafas mengatakan, jumlah kota yang terlibat pada batch kedua akan jauh lebih banyak dibandingkan tahap awal, karena tingginya minat pemerintah daerah dalam proyek jumbo pemerintah itu.
"Ada 25 kota di batch kedua. Jadi hampir semua ibu kota provinsi akan mendapatkan fasilitas pengolahan sampah,” ujar Rohan.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
#badan-pengelola-investasi-daya-anagata-nusantara #danantara-indonesia #danantara #denera #pt-daya-energi-bersih-nusantara #daya-energi-bersih-nusantara