Adira Finance (ADMF) Ungkap Tantangan Utama Salurkan Pembiayaan Kendaraan Listrik

Adira Finance (ADMF) Ungkap Tantangan Utama Salurkan Pembiayaan Kendaraan Listrik

Adira Finance menghadapi tantangan ekonomi dalam pembiayaan kendaraan listrik, tetapi tetap optimistis dengan pertumbuhan positif berkat meningkatnya pilihan dan kesadaran konsumen.

(Bisnis.Com) 31/03/26 12:22 177277

Bisnis.com, JAKARTA — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance mengungkap kondisi ekonomi yang masih cukup menantang menjadi tantangan utama dalam penyaluran pembiayaan kendaraan listrik.

Chief Financial Officer (CFO) Adira Finance Sylvanus Gani menyebut kondisi tersebut membuat daya beli dan kemampuan bayar masyarakat menjadi terpengaruh.

“Di sisi lain, ekosistem kendaraan listrik juga masih terus berkembang, termasuk dari sisi pasar dan valuasinya,” katanya kepada Bisnis, Senin (30/2/2026).

Oleh karena itu, lanjutnya, Adira Finance tetap berhati-hati dan selektif dalam menyalurkan pembiayaan supaya kualitas pembiayaan tetap terjaga.

Adapun, hingga Februari 2026 pembiayaan baru kendaraan listrik Adira Finance mencapai Rp100 miliar. Gani berujar nilai ini tumbuh positif dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Dan masih didominasi oleh segmen roda empat. Saat ini, pembiayaan kendaraan listrik masih relatif kecil dibandingkan pembiayaan kendaraan konvensional,” ungkapnya.

Meski demikian, Adira Finance menilai bahwa pembiayaan kendaraan listrik pada tahun ini masih memiliki prospek pertumbuhan yang cukup baik.

Gani meneruskan, hal itu didukung oleh semakin beragamnya pilihan merek dan model kendaraan listrik di pasar, termasuk pada segmen harga yang semakin terjangkau bagi masyarakat.

“Selain itu, seiring dengan meningkatnya awareness konsumen terhadap efisiensi biaya operasional, kendaraan listrik juga menjadi alternatif yang semakin menarik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan listrik pada Januari 2026 tumbuh sebesar 39,13% (year on year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya OJK Agusman mengatakan nilai itu setara dengan Rp21,05 triliun.

“Ini didorong peningkatan penjualan kendaraan listrik dan diperkirakan akan tetap tumbuh positif pada 2026 sejalan tren elektrifikasi kendaraan,” katanya dalam jawaban tertulis RDK OJK Februari 2026, dikutip pada Senin (9/3/2026).

Agusman berpendapat perbaikan pasar otomotif pada awal tahun menjadi sinyal positif bagi pembiayaan kendaraan, dengan prospek pertumbuhan positif pada 2026.

#adira-finance #pembiayaan-kendaraan #kendaraan-listrik #tantangan-ekonomi #daya-beli-masyarakat #ekosistem-kendaraan-listrik #pembiayaan-selektif #pertumbuhan-pembiayaan #segmen-roda-empat #prospek-pe

https://finansial.bisnis.com/read/20260331/89/1963274/adira-finance-admf-ungkap-tantangan-utama-salurkan-pembiayaan-kendaraan-listrik