APINDO dukung visi Presiden RI dorong penciptaan lapangan kerja
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendukung visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong penciptaan lapangan kerja. "Arahan Presiden untuk ...
(Antara) 10/02/26 15:50 132056
Semangat Bhinneka Tunggal Ika tercermin dalam kolaborasi dunia usaha lintas sektor dan daerah. Keberagaman justru memperkuat kerja sama dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,
Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendukung visi Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong penciptaan lapangan kerja.
"Arahan Presiden untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja menjadi dorongan kuat bagi dunia usaha. APINDO siap mengambil peran aktif dalam memperluas kesempatan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Penciptaan lapangan kerja membutuhkan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan dunia usaha," ujar Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Shinta menambahkan, APINDO siap berkolaborasi untuk mendorong investasi, meningkatkan kapasitas produksi, dan membuka lebih banyak kesempatan kerja di seluruh Indonesia.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima audiensi sejumlah perwakilan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha sesuai dengan semangat Indonesia Incorporated yang digaungkan APINDO dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam audiensi tersebut, Presiden Prabowo mengapresiasi peran dunia usaha yang terus menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai nilai fundamental dalam membangun iklim usaha yang sehat dan kolaboratif.
Keberagaman dinilai sebagai kekuatan strategis yang mampu mendorong inovasi, produktivitas, serta persatuan dalam menghadapi tantangan global.
“Semangat Bhinneka Tunggal Ika tercermin dalam kolaborasi dunia usaha lintas sektor dan daerah. Keberagaman justru memperkuat kerja sama dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Shinta.
Presiden Prabowo berdiskusi dengan para pengusaha dan perwakilan asosiasi mengenai arah dan prospek dunia usaha ke depan, serta meminta agar APINDO secara rutin memberikan masukan dan data riil dari lapangan kepada pemerintah.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo mengajak para pengusaha untuk bersama-sama menciptakan lapangan kerja baru di berbagai sektor, mulai dari industri tekstil, garmen, alas kaki, furnitur, hingga makanan dan minuman.
Presiden mengapresiasi kontribusi dunia usaha yang selama ini telah menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar di sektor-sektor tersebut.
Dalam audiensi tersebut, Presiden Prabowo juga meminta APINDO untuk memberikan masukan dan rekomendasi konkret terkait upaya mengatasi tantangan ketersediaan bahan baku bagi industri manufaktur, sebagai salah satu sektor strategis dalam penciptaan lapangan kerja dan ketahanan ekonomi nasional.
Selain itu, Presiden dan APINDO juga memiliki pandangan yang sejalan mengenai upaya peningkatan penerimaan negara melalui perluasan basis pajak tanpa membebani pelaku usaha yang telah patuh.
Sementara itu, APINDO berharap pemerintah dapat memberikan perhatian khusus terhadap berbagai isu dan regulasi ketenagakerjaan, agar tetap menciptakan kepastian hukum dan investasi.
Dunia usaha juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tenaga kerja, tidak hanya berfokus pada aspek pengupahan, sehingga kebijakan ketenagakerjaan dapat mendorong iklim investasi yang sehat, peningkatan daya saing industri, serta penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026