Target OJK Himpun Dana Rp250 Triliun di Pasar Modal, Salah Satunya Lewat Free Float

Target OJK Himpun Dana Rp250 Triliun di Pasar Modal, Salah Satunya Lewat Free Float

Target penghimpunan dana pasar modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar Rp250 triliun untuk 2026 salah satunya akan melalui pemenuhan minimum free float.

(Bisnis.Com) 06/02/26 17:31 128445

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp250 triliun pada 2026. Target penghimpunan dana ini salah satunya akan diraih melalui pemenuhan free float yang aturannya segera diluncurkan.

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menuturkan pihaknya optimistis penghimpunan dana di pasar modal dapat mencapai Rp250 triliun untuk tahun 2026. Menurutnya, target penghimpunan dana ini dapat dicapai salah satunya melalui peningkatan free float.

“Kami optimistis. Kebetulan juga ada agenda besar untuk mendorong peningkatan free float,” ujar Hasan usai Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Selain itu, lanjutnya, OJK juga melihat geliat pertumbuhan dan perkembangan kegiatan usaha ekonomi mulai tampak. OJK berharap korporasi dapat memanfaatkan pasar modal untuk sarana terbaik melakukan penggalangan dana.

Penggalangan dana tersebut menurut Hasan baik berupa penawaran ekuitas, penawaran saham, rights issue, dan sebagainya, maupun melalui instrumen surat utang baik dari pemerintah maupun dari korporasi.

Sebelumnya Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan OJK menargetkan penghimpunan dana di pasar modal sebesar Rp250 triliun untuk 2026.

“Di pasar modal, target penghimpunan ditargetkan mencapai Rp250 triliun di tahun 2026,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Sementara itu, pada 2025, OJK mencatat pada 2025, penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp274,80 triliun. Capaian ini melampaui target yang ditetapkan OJK pada awal 2025 sebesar Rp220 triliun.

Capaian penghimpunan dana di pasar modal itu juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya atau 2024 sebanyak Rp259,24 triliun dengan 199 penawaran umum.

Apabila dirinci, 20 emiten baru tersebut menghimpun dana segar sebesar Rp16,21 triliun. Adapun pada pipeline, terdapat 29 rencanaPenawaran Umum dengan nilai indikatif Rp22,28 triliun.

Kemudian ada penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dari 11 korporasi dengan total dana Rp 10,63. Penghimpunan dana paling banyak ada di PUB EBUS Tahap I dan II senilai Rp 201,80 triliun dari 170 penerbitan.

Secara rinci, terdapat 170 aksi penerbitan efek bersifat utang dan sukuk (EBUS) pada 2025. Jumlah penerbitan EBUS pada 2025 itu menjadi yang tertinggi dalam 6 tahun terakhir.

Lalu, terdapat 18 aksi IPO pada 2025. Selain itu, terdapat 16 aksi rights issue yang dijalankan di pasar modal pada 2025.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

#ojk #pasar-modal #free-float #penghimpunan-dana #rp250-triliun #2026 #peningkatan-free-float #pertumbuhan-ekonomi #penggalangan-dana #penawaran-ekuitas #penawaran-saham #rights-issue #surat-utang #emi

https://market.bisnis.com/read/20260206/7/1950839/target-ojk-himpun-dana-rp250-triliun-di-pasar-modal-salah-satunya-lewat-free-float