PAM Jaya mempercepat pipanisasi untuk tekan penurunan tanah Jakarta

PAM Jaya mempercepat pipanisasi untuk tekan penurunan tanah Jakarta

Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya) mempercepat pembangunan jaringan perpipaan guna menekan laju penurunan muka tanah Jakarta. Direktur Utama PAM ...

(Antara) 03/02/26 15:54 124200

Setiap tahun Jakarta turun sekitar 12 sentimeter,

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM Jaya) mempercepat pembangunan jaringan perpipaan guna menekan laju penurunan muka tanah Jakarta.

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, percepatan pipanisasi menjadi krusial karena ketergantungan pada air tanah masih menjadi faktor utama penurunan muka tanah di ibu kota.

“Setiap tahun Jakarta turun sekitar 12 sentimeter,” kata Arief dalam diskusi panel acara "ESG Sustainability Forum 2026" di Jakarta, Selasa.

Ia menyampaikan, pembangunan jaringan perpipaan dilakukan secara masif dengan panjang pipa yang dibangun mencapai sekitar 1.000 kilometer per tahun untuk memperluas akses layanan air perpipaan kepada masyarakat.

Menurut Arief, hingga target cakupan layanan tercapai, Jakarta masih membutuhkan tambahan jaringan pipa sekitar 4.000 kilometer agar seluruh wilayah dapat terlayani air perpipaan.

“Saat ini cakupan pipanisasi Jakarta sekitar 80 persen, dan kami targetkan 100 persen pada 2029,” ujarnya.

Arief menjelaskan, ketergantungan masyarakat terhadap air tanah harus segera ditekan karena berdampak langsung pada penurunan muka tanah dan meningkatkan risiko banjir, kerusakan infrastruktur, serta kerugian ekonomi jangka panjang.

Ia menambahkan jika ketergantungan pada air tanah tidak segera dikurangi, dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat lingkungan, tetapi juga sosial dan ekonomi.

“Kalau pipanisasi tidak dipercepat, dampaknya bukan hanya lingkungan, tetapi juga kehidupan manusia dan ekonomi ke depan,” ucapnya.

Arief juga menyebutkan secara nasional, rata-rata cakupan layanan air perpipaan masih berada di kisaran 20 persen, sehingga Jakarta relatif lebih maju namun tetap menghadapi tantangan besar dalam menuntaskan pipanisasi.

Menurut dia, percepatan pembangunan infrastruktur air bersih juga sejalan dengan penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) karena berkontribusi langsung pada keberlanjutan lingkungan dan perlindungan masyarakat.

Ia menilai pengurangan eksploitasi air tanah melalui perluasan pipanisasi menjadi bagian penting dari strategi adaptasi perubahan iklim dan pengendalian risiko lingkungan di wilayah perkotaan padat penduduk.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya juga menegaskan komitmennya untuk mengurangi penggunaan air tanah melalui pengendalian izin sumur bor dan percepatan penyediaan layanan air minum perpipaan bagi masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat menekan laju penurunan muka tanah Jakarta, meningkatkan ketahanan lingkungan perkotaan, serta mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan dalam jangka panjang.

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

#pam-jaya #perpipaan #jaringan-pipa #jakarta #arief-nasrudin

https://www.antaranews.com/berita/5392994/pam-jaya-mempercepat-pipanisasi-untuk-tekan-penurunan-tanah-jakarta