Purbaya Optimistis Ekonomi Pulih di Akhir 2026, Target Pertumbuhan 6 Persen Dinilai Realistis

Purbaya Optimistis Ekonomi Pulih di Akhir 2026, Target Pertumbuhan 6 Persen Dinilai Realistis

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai perekonomian Indonesia mengalami perlambatan pada awal hingga sekitar September 2025.

(Kompas.com) 31/12/25 17:57 89988

JAKARTA, KOMPAS.com-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai perekonomian Indonesia mengalami perlambatan pada awal hingga sekitar September 2025. Tekanan terasa cukup kuat pada periode tersebut.

Memasuki kuartal IV 2025, kondisi mulai berubah. Pemulihan ekonomi terlihat lebih jelas seiring penyesuaian kebijakan fiskal pemerintah dan langkah bank sentral.

“Ada nampak kebijakan injeksi uang yang kita taruh di sistem perbankan itu gak seoptimal yang saya duga sebelumnya. Harusnya ekonominya lari lebih cepat karena ada sedikit ketidaksinkronan kebijakan antara kami dengan bank sentral yang sekarang sudah dibereskan,” kata Purbaya dalam Media Briefing di Kementerian Keuangan, Rabu (31/12/2025).

Purbaya menjelaskan, perbaikan kinerja ekonomi terjadi setelah kebijakan pemerintah diselaraskan dan direspons otoritas moneter. Sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter dinilai semakin solid pada paruh akhir tahun.

Koordinasi tersebut menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan. Purbaya optimistis laju ekonomi akan lebih baik dibandingkan kondisi sebelumnya.

Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2026 dinilai realistis. Purbaya menyebut capaian tersebut tidak sulit diraih dengan koordinasi kebijakan yang lebih intensif.

Untuk 2025, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berada di kisaran 5,2 persen secara tahunan. Pertumbuhan kuartal IV diperkirakan melampaui 5,5 persen.

Tren pemulihan di akhir tahun dinilai menjadi modal penting untuk akselerasi pada tahun berikutnya. Pemerintah berencana mempercepat realisasi belanja fiskal sejak awal 2026.

Koordinasi dengan Bank Indonesia juga terus diperkuat melalui komunikasi yang lebih intensif dengan Gubernur Bank Indonesia. Pemerintah menegaskan tetap menjaga batas kewenangan otoritas moneter.

Dari sisi struktural, pemerintah mulai mengintensifkan penyelesaian hambatan usaha melalui forum debottlenecking. Forum tersebut baru digelar satu kali dan sudah memetakan persoalan utama pelaku usaha.

“Ke depan, forum tersebut akan digelar rutin setiap pekan untuk menghapus berbagai regulasi dan hambatan yang mengganggu iklim bisnis,” ujar Purbaya.

Langkah ini mulai menarik perhatian investor asing. Minat investasi dari sejumlah negara, termasuk Singapura, disebut meningkat. Sejumlah investor telah merealisasikan penanaman modal.

Purbaya meyakini konsistensi kebijakan akan memperbaiki iklim investasi nasional. Pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen dinilai lebih terbuka.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

#pertumbuhan-ekonomi #target-pertumbuhan-ekonomi #purbaya

https://money.kompas.com/read/2025/12/31/175719526/purbaya-optimistis-ekonomi-pulih-di-akhir-2026-target-pertumbuhan-6-persen