BPOM dorong UI kembangkan kosmetik dan suplemen antipenuaan

BPOM dorong UI kembangkan kosmetik dan suplemen antipenuaan

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mendorong Universitas Indonesia (UI) untuk menghasilkan riset inovatif mendukung pengembangan produk kosmetik dan ...

(Antara) 10/12/25 17:22 68070

Depok (ANTARA) - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mendorong Universitas Indonesia (UI) untuk menghasilkan riset inovatif mendukung pengembangan produk kosmetik dan suplemenantipenuaankarena miliki potensi pasar yang sangat besar di erasilver economy.

“Produk kosmetik anti-penuaan dan suplemen kesehatan memiliki potensi pasar yang sangat besar di erasilver economy. Namun, inovasi harus dibangun di atas fondasi sains yang kuat, uji keamanan yang komprehensif, serta regulasi yang mampu melindungi konsumen lansia sebagai kelompok rentan,” kataKepala BPOM Taruna Ikrar dalam keterangan tertulis dari UI, Rabu.

Taruna menegaskan hal tersebut saat menjadi pembicara utama dalam kuliah umum di Fakultas Farmasi UI pada yang mengusung tema “Tren Global dan Respon Regulasi: Prospek Produk Kecantikan Anti-Penuaan dan Suplemen di Silver Economy”.

Taruna menjelaskan bahwasilver economymerupakan fenomena demografis yang tidak dapat terpisahkan dari peningkatan kebutuhan produk kesehatan, perawatan diri, dan suplemen bagi lansia.

Namun demikian, kelompok lansia juga memiliki karakteristik fisiologis berbeda, sehingga memerlukan perhatian khusus dari segi formulasi produk, klaim manfaat, serta aspek keamanan.

Ia mengatakan kuliah umum juga berperan sebagai ruang strategis untuk pertukaran gagasan terkait tantangan dan peluang industri kosmetik dan suplemen di tengah meningkatnya populasi lanjut usia di tingkat global.

Taruna juga menekankan peran BPOM dalam memastikan keamanan, mutu, dan klaim produk melalui pengawasan sebelum pemasaran dan pasca-pemasaran, penguatan standar, serta pendekatan regulasi berbasis risiko dan bukti ilmiah.

Ia juga menyoroti pentingnya literasi konsumen dan tanggung jawab industri dalam menyampaikan informasi produk secara etis dan akurat.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI Hamdi Muluk menilai bahwa kolaborasi antara akademisi dan regulator merupakan kunci dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang berorientasi pada perlindungan masyarakat.

Dia mengatakan Fakultas Farmasi UI memiliki peran strategis dalam menjembatani riset dengan kebutuhan regulasi dan industri.

Dekan Fakultas Farmasi UI Arry Yanuar menyampaikan bahwa kegiatan itu mencerminkan komitmen Fakultas Farmasi UI dalam mengintegrasikan sains, inovasi, dan regulasi.

Public lectureini menjadi wujud nyata sinergi akademisi dan regulator dalam menjawab tantangan pengembangan produk kosmetik dan suplemen di erasilver economy, dengan menempatkan keselamatan dan perlindungan konsumen sebagai prioritas utama,” ujar Arry Yanuar.


Pewarta: Feru Lantara
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2025

#bpom #ui #kembangkan-kosmetik #suplemen-antipenuaan #kepala-bpom #taruna-ikrar

https://www.antaranews.com/berita/5297488/bpom-dorong-ui-kembangkan-kosmetik-dan-suplemen-antipenuaan