Kilang 360 ribu Barel di Balikpapan Andalkan Sistem Pemadam Canggih

Kilang 360 ribu Barel di Balikpapan Andalkan Sistem Pemadam Canggih

PT Kilang Pertamina Balikpapan mengoperasikan sistem proteksi kebakaran canggih untuk kilang 360 ribu barel, mengutamakan keselamatan dengan teknologi deteksi dan pemadaman otomatis.

(Bisnis.Com) 14/11/25 15:14 38635

Bisnis.com, BALIKPAPAN — PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) mengoperasikan sistem proteksi kebakaran terintegrasi berteknologi modern di seluruh area Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP), menyusul dimulainya pengoperasian awal unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex.

Vice President Legal & Relation PT KPB Asep Sulaeman menyatakan sebanyak 3.954 titik fasilitas proteksi kini aktif memantau kondisi kilang secara real-time, menggabungkan deteksi gas, alarm kebakaran, dan pemadaman otomatis dalam satu jaringan kendali terpadu.

Dia menambahkan implementasi sistem keselamatan berlapis ini menjadi prasyarat mutlak sebelum kilang berkapasitas 360.000 barel per hari (MBSD) beroperasi penuh.

"Keselamatan adalah prioritas utama dalam setiap tahapan proyek RDMP Balikpapan, termasuk saat memulai pengoperasian awal unit RFCC. Kami memastikan setiap potensi bahaya dapat terdeteksi dan ditangani dengan cepat, tepat, dan terukur," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (14/11/2025).

Sebagai garda terdepan, Fire Gas Detection System (FGDS) dirancang mampu mengenali ancaman kebakaran bahkan dalam kondisi lingkungan ekstrem.

Sistem ini mengandalkan dua teknologi sensor utama a.l Flame Detector yang menangkap radiasi nyala api melalui gelombang inframerah dan ultraviolet, dan Fixed Gas Detector yang mendeteksi keberadaan hidrokarbon, hidrogen, amonia, dan karbon monoksida di udara.

Menurutnya, pendekatan preventif ini lebih efektif ketimbang mengandalkan respons reaktif pasca-insiden.

Melengkapi sistem deteksi, KPB menerapkan Fire Suppression System berbasis gas FM-200, sebuah teknologi pemadaman otomatis yang bekerja cepat tanpa meninggalkan residu atau merusak peralatan elektronik sensitif.

Karakteristik ramah lingkungan menjadikan gas ini pilihan tepat untuk melindungi area vital berisi instrumen presisi tinggi.

Sementara itu, untuk area terbuka, manajemen kilang menyediakan infrastruktur konvensional yang tidak kalah andal, seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jaringan hydrant, selang air, unit Fire Truck, hingga sistem penyemprotan busa bertekanan tinggi.

"Untuk mendukung penanganan pemadaman di area terbuka, peralatan juga dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hydrant, selang air, Fire Truck, dan sistem penyemprotan busa," terang Asep.

Seluruh mekanisme pemantauan dan pengendalian terhubung secara terintegrasi melalui main control room (MCR), ruang kendali utama tempat operator memantau deteksi, alarm, dan tayangan CCTV secara simultan. Dari sini setiap anomali direspons dengan protokol standar yang telah ditetapkan.

Sebagai lapisan proteksi pasif, struktur baja di area kilang dilapisi material tahan panas untuk memperlambat penyebaran api dan memberikan jendela waktu evakuasi yang lebih luas bagi pekerja.

Pendekatan berlapis ini, kata Asep, guna memastikan tidak ada celah dalam sistem pertahanan.

"Sistem ini kami rancang berlapis, agar setiap potensi bahaya dapat direspons dari berbagai sisi, mulai dari deteksi dini, peringatan cepat, hingga pemadaman otomatis," katanya.

Selain itu, PT KPB menggelar latihan tanggap darurat di area RFCC Complex. Simulasi menguji respons terhadap skenario kebakaran pada kompresor gas bertekanan tinggi berisi hidrokarbon mudah terbakar, lengkap dengan prosedur evakuasi korban yang melibatkan tim operasi dan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

Sebagaimana diketahui, implementasi Fire System merupakan bagian integral dari Process Safety Asset Integrity Management System (PSAIMS), kerangka manajemen keselamatan proses yang mengintegrasikan keandalan dan integritas aset kilang.

Asep menyampaikan sistem ini mengadopsi praktik terbaik industri global, dan memposisikan KPB sejajar dengan kilang-kilang berstandar internasional.

Adapun, dia menuturkan upaya ini sejalan dengan target Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk meningkatkan kapasitas kilang Balikpapan dari 260.000 menjadi 360.000 barel per hari.

"Dengan sistem keselamatan terintegrasi yang mengacu pada standar internasional, kami berkomitmen menjaga setiap pekerja tetap aman, pengoperasian awal kilang berjalan andal, dan lingkungan sekitar terlindungi," pungkasnya.

#kilang-balikpapan #kilang-pertamina-balikpapan #refinery-development-master-plan #residual-fluid-catalytic-cracking #fire-gas-detection-system #flame-detector #fixed-gas-detector #fire-suppression-sys

https://kalimantan.bisnis.com/read/20251114/407/1928822/kilang-360-ribu-barel-di-balikpapan-andalkan-sistem-pemadam-canggih