Kemenekraf: Pemahaman nilai IP bisa menambah daya saing konten lokal

Kemenekraf: Pemahaman nilai IP bisa menambah daya saing konten lokal

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam mengatakan meningkatkan pemahaman tentang menghargai nilai ...

(Antara) 25/06/26 19:36 259987

Jakarta (ANTARA) - Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam mengatakan meningkatkan pemahaman tentang menghargai nilai kekayaan intelektual (intellectual property/IP) pada konten lokal dapat mendorong lahirnya karya yang dapat bersaing di panggung global.

“Jadi saya pikir kultur untuk menghargai IP dari kreator Indonesia adalah suatu keharusan. Ini salah satu kunci yang harus kita dorong dalam kebijakan regulasi untuk membuat masyarakat mengerti ini buatan Indonesia, masyarakat harus lebih mendukung,” kata Neil dalam acara diskusi panel bersama Coda di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan selama ini konten seperti gim buatan Indonesia lebih menjual di luar negeri karena kultur negara luar yang telah memahami dan menghargai nilai dari kekayaan intelektual suatu karya.

Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan penghargaan terhadap hak kekayaan intelektual (IP) menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi industri kreatif Indonesia.

Akibatnya, gim lokal sering kali kurang mendapat apresiasi dibandingkan di luar negeri, sementara penggunaan gim bajakan masih menjadi persoalan.

Neil mengatakan Indonesia memiliki modal besar untuk mengembangkan gim berbasis budaya lokal. Kekayaan budaya, sejarah, kuliner, serta lebih dari 700 bahasa daerah dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembang gim dan merupakan aset ekonomi yang menjanjikan.

Gim yang mengangkat tema Indonesia, seperti sejarah kerajaan Majapahit dan Sriwijaya atau budaya lokal lainnya, berpotensi menarik minat pasar global sekaligus menjadi sarana edukasi melalui gamifikasi.

“Jadi kita harus mendorong, bukan untuk mengatur tapi lebih dari itu, untuk memberikan dukungan lebih untuk memungkinkan ekosistem ini terjadi, daripada mencoba mencapai 2 miliar dolar AS untuk pasar gim Indonesia, kenapa kita tidak menciptakan 2 juta dolar ekspor di sektor gim,” kata Neil.

Neil mengatakan diperlukan pembangunan ekosistem gim nasional yang kuat dari hulu hingga hilir untuk mewujudkan industri gim Indonesia yang sukses dalam 5–10 tahun ke depan.

Hal ini mencakup pengembangan talenta, akses pembiayaan, akses pasar, penerbitan gim lokal, hingga peningkatan ekspor gim Indonesia. Berbagai program yang telah dijalankan selama satu dekade terakhir diarahkan untuk memperkuat ekosistem tersebut agar gim buatan Indonesia tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing secara global.

Dari sisi regulasi, pemerintah tengah berupaya memperbarui kebijakan terkait pengembangan industri gim nasional melalui revisi Peraturan Presiden yang diharapkan dapat lebih mendukung pertumbuhan ekosistem gim Indonesia.

Ke depan, pemerintah dan pelaku industri berharap dapat menciptakan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan industri saat ini sekaligus menghadapi tantangan global, termasuk kondisi ekonomi dan geopolitik.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, industri, dan komunitas, Indonesia diharapkan mampu meningkatkan daya saing serta memperbesar kontribusi sektor gim terhadap ekonomi kreatif nasional.

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

#ekonomi-kreatif #industri-gim #ip-lokal #kekayaan-intelektual

https://www.antaranews.com/berita/5623109/kemenekraf-pemahaman-nilai-ip-bisa-menambah-daya-saing-konten-lokal