Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Bidik Dana Rp28 Triliun dari Obligasi dan Sukuk 2026
PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) menargetkan penghimpunan dana Rp28 triliun lewat penerbitan obligasi dan sukuk berkelanjutan pada 2026.
(Bisnis.Com) 12/06/26 12:55 248219
Bisnis.com, JAKARTA — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur dengan target dana yang akan dihimpun masing-masing sebesar Rp20,00 triliun dan Rp8,00 triliun.
Berdasarkan prospektus yang diterbitkan di Harian Bisnis Indonesia, Jumat (12/6/2026), perseroan mengumumkan rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2026.
“Dalam rangka penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V tersebut, perseroan akan menerbitkan dan menawarkan Obligasi Berkelanjutan V Sarana Multi Infrastruktur Tahap I Tahun 2026 dengan jumlah pokok obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp2 triliun,” demikian isi pengumuman yang dikutip pada Jumat (12/6/2026).
Perseroan menuturkan, Obligasi terdiri dari tiga seri, yakni Obligasi Seri A, Seri B, dan Seri C. Ketiga seri Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok Obligasi.
Bunga Obligasi akan dibayarkan setiap kuartal, sesuai dengan tanggal pembayaran bunga Obligasi. Untuk pembayaran pertama akan dilaksanakan pada 7 Oktober 2026.
Kemudian, untuk pembayaran terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi akan dilaksanakan dengan rincian 17 Juli 2027 untuk Seri A, 7 Juli 2029 untuk Seri B, dan 7 Juli 2031 untuk Seri C yang juga merupakan tanggal pelunasan pokok dari masing-masing seri pokok Obligasi.
“Pembayaran pokok obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo,” ujar perseroan.
Selain Obligasi Berkelanjutan V, perseroan juga berencana menawarkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Sarana Multi Infrastruktur. Target dana yang dihimpun yakni sebesar Rp8 triliun.
Perseroan menjelaskan, sukuk tersebut ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah Dana Sukuk Mudharabah. Pendapat bagi hasil sukuk akan dibayarkan setiap tiga bulan sesuai dengan tanggap pembayaran pendapatan bagi hasil Sukuk Mudharabah.
Secara detail, tanggap pembayaran pertama akan dilakukan pada 7 Oktober 2026. Tanggal pembayaran terakhir akan dilaksanakan pada 17 Juli 2027 untuk Sukuk Mudharabah Seri A dan 7 Juli 2029 untuk Sukuk Mudharabah Seri B yang juga merupakan tanggal pembayaran kembali dana sukuk dari masing-masing seri Sukuk Mudharabah.
Adapun SMI menegaskan, perseroan tidak berencana untuk melakukan pemotongan zakat atas bagi hasil yang diterima oleh pemegang Sukuk Mudharabah.
“Obligasi Berkelanjutan V Tahap II dan/atau tahap selanjutnya jika ada, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Tahap II dan/atau tahap selanjutnya jika ada, akan ditentukan kemudian,” ungkap perseroan.
Berikut Jadwal Lengkapnya:
Masa Penawaran Awal: 12—22 Juni 2026
Tanggal Efektif: 26 Juni 2026
Masa Penawaran Umum: 30 Juni—2 Juli 2026
Tanggal Penjatahan: 3 Juli 2026
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan: 7 Juli 2026
Tanggal Distribusi secara Elektronik: 7 Juli 2026
Tanggal Pencatatan pada PT Bursa Efek Indonesia: 8 Juli 2026
#pt-smi #sarana-multi-infrastruktur #obligasi-smi #sukuk-smi #obligasi-2026 #sukuk-mudharabah #obligasi-berkelanjutan #penerbitan-obligasi #pasar-obligasi-indonesia #obligasi-bumn #sukuk-bumn #investas