Zulhas Pastikan Stok Pupuk Aman, Siapkan 9,8 Juta Ton
Pemerintah pastikan stok pupuk aman dengan 9,8 juta ton untuk dukung swasembada pangan, alokasi 9,5 juta ton untuk padi, sisanya untuk ikan.
(Bisnis.Com) 05/06/26 16:19 241262
Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah memastikan ketersediaan pupuk nasional tetap terjaga di tengah kekhawatiran gangguan rantai pasok global akibat dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pasokan bahan baku dan distribusi pupuk dunia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan stok pupuk nasional saat ini mencapai sekitar 1,19 juta ton yang terdiri atas 825.000 ton pupuk bersubsidi dan 367.000 ton pupuk non-subsidi.
Menurutnya, jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan petani di berbagai daerah sekaligus mendukung target produksi pangan nasional.
“Tahun ini insyaallah pupuk kita aman. Kita siapkan 9,8 juta ton, sebanyak 9,5 juta ton untuk tanaman padi dan sisanya untuk ikan,” ujar Zulkifli dalam forum Rembuk Tani, dikutip Jumat (5/3/2026).
Dia menjelaskan alokasi pupuk bersubsidi pada 2026 mencapai 9,84 juta ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 9,55 juta ton diperuntukkan bagi sektor pertanian, sedangkan 295.000 ton dialokasikan untuk sektor perikanan.
Hingga saat ini, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi telah melampaui 4 juta ton atau mendekati setengah dari total alokasi yang disiapkan pemerintah tahun ini.
Zulkifli menegaskan pemerintah terus memantau distribusi pupuk hingga tingkat petani guna memastikan tidak terjadi hambatan pasokan maupun keterlambatan penyaluran di lapangan.
“Saya diperintahkan oleh Presiden untuk keliling dan memastikan betul pupuk aman bagi petani,” katanya.
Menurut dia, upaya menjaga ketersediaan pupuk merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempertahankan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan yang menjadi prioritas nasional.
Selain memastikan kecukupan stok, pemerintah juga mengklaim telah melakukan penyederhanaan tata kelola pupuk bersubsidi dengan memangkas sejumlah prosedur dan regulasi yang selama ini dinilai menghambat distribusi.
Langkah tersebut dilakukan agar akses petani terhadap pupuk bersubsidi menjadi lebih mudah sekaligus memastikan penyaluran berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran.
Pemerintah berharap ketersediaan pupuk yang terjaga dan distribusi yang lebih efisien dapat mendukung peningkatan produksi pangan nasional, terutama di tengah upaya memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas strategis.
#pupuk-nasional #stok-pupuk #pupuk-bersubsidi #pupuk-non-subsidi #distribusi-pupuk #ketersediaan-pupuk #produksi-pangan #swasembada-pangan #sektor-pertanian #sektor-perikanan #rantai-pasok-global #geop