Jatim Kuasai 51% Produksi Nasional, Khofifah Kejar Swasembada Gula 2026
Jawa Timur, penghasil 51% gula nasional, targetkan swasembada gula 2026 dengan peningkatan produktivitas tebu dan perluasan lahan.
(Bisnis.Com) 28/05/26 22:00 234366
Bisnis.com, SURABAYA – Provinsi Jawa Timur membidik percepatan target swasembada gula konsumsi nasional pada akhir 2026. Optimisme tersebut didorong tren peningkatan produktivitas tebu dan realisasi produksi gula kristal putih (GKP) Jawa Timur yang mendominasi lebih dari separuh produksi nasional.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan Jatim memegang posisi strategis sebagai motor utama industri gula nasional dengan kontribusi mencapai 51% terhadap produksi nasional.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perkebunan, produksi GKP Jawa Timur pada 2025 mencapai 1,34 juta ton, sekaligus menjadi capaian tertinggi dalam satu dekade terakhir. Volume tersebut melampaui produksi Provinsi Lampung sebesar 663.198 ton dan Jawa Tengah sebanyak 344.243 ton.
“Target nasional yang diharapkan adalah swasembada gula konsumsi. Maka yang harus terus diperkuat adalah produktivitas dan perluasan lahan, khususnya di Jawa Timur yang konsisten memproduksi di atas 1 juta ton per tahun,” ujar Khofifah saat meninjau proses produksi di Pabrik Gula (PG) Ngadirejo, Kediri, dikutip Kamis (28/5/2026).
Khofifah menjelaskan rata-rata produksi gula Jawa Timur sepanjang periode 2021–2025 berada pada level 1,18 juta ton per tahun. Untuk menjaga tren positif tersebut, dia meminta manajemen pabrik gula mengoptimalkan proses giling pada musim panen tahun ini demi menjaga kualitas dan mengurai antrean bahan baku tebu.
Secara khusus, Khofifah menekankan pentingnya peningkatan rendemen atau kadar kandungan gula dalam tebu guna mendongkrak volume produksi.
“Kami berharap pada musim giling sekarang, rendemen bisa menyentuh angka 8,5%. Ini akan menjadi peningkatan yang signifikan dibanding musim-musim sebelumnya,” imbuhnya.
Sebagai informasi, PG Ngadirejo merupakan salah satu unit usaha strategis milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak usaha Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) di lini bisnis gula.
Pabrik tersebut memiliki kapasitas giling terpasang sebesar 7.000 ton cane per day (TCD). Pada musim giling 2025, PG Ngadirejo mencatat realisasi giling sebanyak 1,06 juta ton tebu atau setara 10,67 juta kuintal.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi menyatakan perseroan optimistis target swasembada gula nasional dapat terealisasi pada akhir tahun ini.
Optimisme itu ditopang perbaikan produktivitas dari hulu hingga hilir, peningkatan yield gula, serta digitalisasi dan inovasi proses pabrikasi di berbagai daerah operasional SGN.
“Khusus untuk wilayah Jawa Timur, produktivitas tebu tahun ini tercatat meningkat hingga 1,5 juta ton dibandingkan dengan tahun lalu. Kami memproyeksikan PG Ngadirejo menjadi salah satu pilar utama dalam menyokong swasembada gula nasional,” jelas Mahmudi.
#jatim-produksi-gula #swasembada-gula-2026 #khofifah-indar-parawansa #produksi-gula-nasional #gula-kristal-putih #produktivitas-tebu-jatim #pabrik-gula-ngadirejo #sinergi-gula-nusantara #holding-perkeb