Kala Media Internasional Ramai Soroti Lemahnya Rupiah
Media internasional menyoroti pelemahan rupiah terhadap dolar AS, yang mencapai level terendah akibat ketegangan geopolitik. Bank Indonesia dan pemerintah RI berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi.
(Bisnis.Com) 08/05/26 09:11 215178
Bisnis.com, JAKARTA - Media internasional ramai menyoroti lemahnya rupiah terhadap dolar AS.
Laporan Bisnis sebelumnya menyebut jika nilai tukar rupiah cenderung melemah pada 2026 di tengah aksi jual investor asing di pasar obligasi dan pasar saham Tanah Air.
Pada perdagangan kemarin, Kamis (7/5), nilai tukar rupiah ditutup menguat 0,30% ke level Rp17.320 per dolar AS.
Sepanjang hari, rupiah diperdagangkan di level Rp17.372—Rp17.292. Adapun, rupiah sempat menyentuh level terendah sepanjang masa setelah menembus Rp17.000 pada 2026.
Disorot Media Asing
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS ini menjadi sorotan media asing.
Channel News Asia misalnya, mereka menulis bahwa rupiah merosot ke level terendah baru pada hari Selasa, jatuh ke 17.445 per dolar, karena pasar bereaksi terhadap meningkatnya ketegangan yang terkait dengan perang di Iran.
Laporan itu menyebut jika penurunan tersebut mendorong Bank Indonesia untuk memperbarui komitmennya untuk mempertahankan mata uang dengan melakukan intervensi secara konsisten dan terukur, dan pada hari Kamis mata uang tersebut diperdagangkan 0,3 persen lebih kuat.
Kemudian adapula Kuwait Times. Namun dalam laporannya, media ini lebih menyoroti respons dari pemerintah RI.
"Pemerintah Indonesia pada Kamis menegaskan bahwa perekonomian dalam keadaan sehat meskipun ada tekanan dari perang Iran dan depresiasi mata uang ke level terendah sepanjang masa terhadap dolar. Rupiah telah jatuh di bawah 17.400 terhadap dolar AS, mendorong pemerintah untuk mengambil langkah-langkah untuk mempertahankan mata uang, termasuk memperketat aturan pembelian dolar," tulis mereka.
"Gubernur Bank Sentral Perry Warjiyo mengatakan kepada wartawan di Jakarta bahwa nilai tukar rupiah "telah dipertahankan pada tingkat yang sebanding dengan negara-negara lain," lanjut media tersebut.
Sementara Nikkei Asia menyoroti tentang Indonesia yang menyiapkan dana stabilisasi obligasi di tengah depresiasi rupiah.
#rupiah-lemah #nilai-tukar-rupiah #rupiah-terhadap-dolar #pelemahan-rupiah #rupiah-terendah #rupiah-menguat #rupiah-merosot #bank-indonesia-intervensi #perang-iran-dampak #rupiah-pasar-obligasi #rupiah