Sektor Kreatif Didorong Jadi Kontributor Penting dalam Target Pertumbuhan Ekonomi 8%
Kemenekraf dorong sektor kreatif jadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029 dengan fokus distribusi, marketing, dan pengembangan IP.
(Bisnis.Com) 07/05/26 20:46 214829
Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendorong industri ekonomi kreatif sebagai kontributor penting terhadap target pertumbuhan ekonomi 8% pada 2029 mendatang.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar menyampaikan bahwa ekonomi kreatif mestinya tak dipandang sebagai aktivitas hobi semata, melainkan sebagai kegiatan yang memiliki dampak ekonomi yang dapat diukur.
“Karena [ekonomi kreatif] itu butuh ekosistem, kan? Kita tidak boleh membiarkan orang berkarya tetapi tidak ada yang beli, tidak ada support, tidak ada regulasi,” kata Irene dalam pergelaran IP Expo Indonesia di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, upaya tersebut salah satunya ditempuh dengan menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi kreatif di Asia Tenggara melalui pengembangan kekayaan intelektual (intellectual property/IP).
Irene menyebut bahwa pengembangan IP di Indonesia memerlukan ketegasan regulasi, keberadaan komunitas, hingga penerapan yang terstruktur.
Oleh karena itu, dia menyebut pelaku industri kreatif antara lain dapat dapat meningkatkan kolaborasi untuk menghadirkan karya berbasis nilai lokal, sementara pemerintah dapat berperan menjadi fasilitator untuk memasarkan karya tersebut di kancah global.
“Yang kita fokuskan ada dua hal, distribusi dan marketing. Distribusi dan marketing itu bukan hanya di lokal, tapi di seluruh dunia,” tegasnya.
Berdasarkan catatan Bisnis, target pengembangan ekonomi kreatif Tanah Air tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dokumen ini memuat sejumlah indikator kinerja utama (IKU) dari program strategis ekonomi kreatif yang dijalankan pemerintah pada 2026.
Target investasi ekraf dicanangkan pada rentang Rp131 triliun—Rp146,5 triliun, sementara target nilai ekspor ekraf diharapkan dapat menyentuh US$27,85 juta.
Selain itu, terdapat pula target penyerapan tenaga kerja sebanyak 28,06 juta jiwa, serta laju pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 5,66%.
#ekonomi-kreatif #pertumbuhan-ekonomi #sektor-kreatif #kontribusi-ekonomi #industri-kreatif #pusat-ekonomi-kreatif #kekayaan-intelektual #pengembangan-ip #kolaborasi-kreatif #distribusi-dan-marketing #n-a