Emiten Prajogo Pangestu CDIA Cetak Laba Rp142,37 Miliar Kuartal I/2026
Emiten Prajogo Pangestu, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), mencatat laba bersih Rp142,37 miliar sepanjang kuartal I/2026.
(Bisnis.Com) 01/05/26 14:50 208627
Bisnis.com, JAKARTA – Emiten Prajogo Pangestu PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) mencatat laba bersih sebesar US$8,40 juta atau setara Rp142,37 miliar (kurs Rp16.949) pada kuartal I/2026. Meski pendapatan tumbuh dua digit, laba perseroan justru tertekan akibat lonjakan sejumlah pos beban.
Melansir laporan keuangan kuartal I/2026 yang tidak diaudit, CDIA membukukan pendapatan sebesar US$41,24 juta, meningkat 19,1% year on year (YoY). Mayoritas segmen pendapatan meningkat, seperti penjualan daya listrik dan jasa kelistrikan lainnya tumbuh 7,7% YoY menjadi US$22,77 juta, jasa sewa kapal naik 44,7% YoY menjadi US$13,88 juta.
Berikutnya, segmen pendapatan sewa gudang dan segmen jasa lainnya tercatat masing-masing US$0,41 juta dan US$0,39 juta. Kedua segmen ini pada kuartal pertama 2025 belum membukukan pendapatan. Di sisi lain, segmen penjualan bahan bakar turun tipis 0,4% YoY menjadi US$2,55 juta serta segmen sewa tangki dan dermaga turun 8,2% YoY menjadi US$1,23 juta.
Sementara itu, beban pokok pendapatan tercatat naik 22,5% YoY menjadi sebesar US$31,16 juta. Dari sini, laba kotor CDIA masih tumbuh 9,3% YoY dari US$9,21 juta menjadi US$10,07 juta.
Perseroan dalam triwulan pertama 2026 juga mencatat sejumlah kenaikan pos beban, seperti beban penjualan yang meningkat 6,1% YoY menjadi US$0,35 juta, beban umum dan administrasi naik 37,4% YoY menjadi US$4,92 juta, sampai beban keuangan yang meningkat 64,1% YoY menjadi US$10,19 juta.
Usai laba kotor dihitung dengan sejumlah pos beban dan pendapatan lainnya, CDIA menorehkan laba tahun berjalan sebesar US$9,48 juta. Di sini, nilainya sudah terkoreksi sebesar 68,6% YoY dibandingkan dengan kinerja kuartal I/2025 sebesar US$30,23 juta.
Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih tercatat sebesar US$8,40 juta. Laba bersih yang diraup CDIA tersebut menyusut 70,2% YoY dari laba bersih periode tahun lalu sebesar US$28,17 juta.
Menilik neraca keuangan, aset CDIA per akhir Maret 2026 naik 9% year to date (YtD) menjadi sebesar US$1,90 miliar. Total liabilitas perseroan meningkat 26,1% YtD menjadi US$766,44 juta, sedangkan total ekuitas menurun 0,1% YtD menjadi sebesar US$1,13 miliar.
_____
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#cdia #prajogo-pangestu #laba-bersih #pendapatan-kuartal #laporan-keuangan #pertumbuhan-pendapatan #jasa-kelistrikan #sewa-kapal #sewa-gudang #penjualan-bahan-bakar #beban-pokok-pendapatan #laba-kotor #n-a