Laba Bersih Bumi Resources (BUMI) Melesat 35,2% pada Kuartal I/2026
Laba bersih Bumi Resources (BUMI) naik 35,2% pada kuartal I/2026 jadi US$24,1 juta atau Rp417,05 miliar, didukung peningkatan produksi dan penjualan batu bara.
(Bisnis.Com) 30/04/26 19:34 208021
Bisnis.com, JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$24,1 juta atau sekitar Rp417,05 miliar (asumsi kurs Rp17.305 per US$) sepanjang kuartal I/2026.
Perolehan laba emiten batu bara tersebut melesat 35,2% dibandingkan kuartal I/2025 yang mencapai US$17,9 juta.
BUMI mengawali tahun 2026 dengan kinerja kuat yang ditandai dengan kenaikan pendapatan sebesar 19,7% menjadi US$417,7 juta atau sekitar Rp7,23 triliun.
Dari sisi pos beban, Perseroan membukukan kenaikan beban pokok pendapatan senilai US$334,8 juta atau sekitar Rp5,79 triliun atau naik 12,5% dibandingkan kuartal I/2025. Lalu, beban usaha naik 44,8% menjadi US$33,8 juta atau sekitar Rp584,9 miliar pada kuartal I/2026.
Alhasil, Perseroan membukukan laba usaha senilai US$49,1 juta atau sekitar Rp849,67 miliar.
"Peningkatan volume produksi dan penjualan, dipadukan dengan perbaikan signifikan pada strip ratio, berhasil mengompensasi penurunan harga jual rata-rata batu bara sebesar 10% sehingga mendorong ekspansi marjin operasi dan profitabilitas yang lebih tinggi di seluruh lini usaha," tulis manajemen BUMI melalui siaran pers, Kamis (30/4/2026).
Manajemen menyatakan, dengan margin operasi meningkat menjadi 11,7% dari 8,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya, Perseroan membukukan laba sebelum pajak senilai US$55,3 juta atau sekitar Rp956,97 miliar. Capaian ini naik 93,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Ekspansi margin ini ditopang oleh peningkatan volume produksi dan penjualan batu bara, serta perbaikan struktural pada strip ratio yang memperbaiki ekonomi per ton di seluruh operasi tambang utama Perseroan," kata manajemen.
Sementara itu, laba bersih yang dibukukan BUMI mencapai US$41,1 juta atau sekitar Rp711,23 miliar, naik 36,6% dibandingkan kuartal I/2025. Untuk laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk adalah senilai US$24,1 juta.
Kinerja Operasi
Volume produksi dan penjualan BUMI tercatat lebih tinggi secara tahunan, dengan produksi batu bara naik 12% menjadi 19,2 juta ton dan penjualan batu bara meningkat 14% menjadi 19,1 juta ton pada kuartal I/2026.
"Perbaikan strip ratio dari 8,4x menjadi 7,7x mencerminkan mine sequencing yang menguntungkan serta perencanaan operasional yang disiplin, dan turut menekan biaya penambangan per ton meskipun pengupasan tanah penutup [overburden] meningkat 3% secara tahunan," tutur manajemen.
Sementara itu, persediaan menurun menjadi 2,0 juta ton dari 2,4 juta ton, mencerminkan tingkat penjualan yang kuat seiring dengan kenaikan produksi.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#bumi #bumi-resources #laba-bersih #batu-bara #produksi-batu-bara #penjualan-batu-bara