Cerita Purbaya Disebut Gila Gara-gara Ramal IHSG pada 2030

Cerita Purbaya Disebut Gila Gara-gara Ramal IHSG pada 2030

Purbaya bercerita pernah disebut gila gara-gara memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa naik hingga menembus level 28 ribu pada 2030.

(CNN Indonesia) 27/04/26 18:15 204313

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa bercerita pernah disebut gila gara-gara memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa naik hingga menembus level 28 ribu pada 2030.

Menurutnya, angka itu bukan hal yang mustahil karena siklus ekspansi ekonomi mendorong indeks saham naik berlipat.

Dengan IHSG saat ini di kisaran 7.000, Purbaya memperkirakan kenaikannya dapat mencapai empat kali lipat dalam beberapa tahun ke depan.

"Saya selalu bilang, dari mulai titik terendah ekonomi sampai ujung dari masa ekspansi, itu bisa 4-5 kali. Let\'s say (IHSG) sekarang 7 ribu lah. Ekspansi kita akan berlangsung sampai 2029-2030. Itu saya bilang bisa lah 28 ribu. Mereka bilang, itu Purbaya gila," kata Purbaya dalam acara peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/4).

Ia mencontohkan pergerakan IHSG pada 2002 berada di kisaran 200 dan naik menjadi sekitar 2.500 pada 2009.

"Coba kalau Anda lihat tahun 2002, kan indeksnya 200-an. 2009 sudah berapa, 2.500! 10 kali naiknya," ujar Purbaya.

Ia mengatakan pemerintah saat ini tengah menyiapkan fondasi ekonomi yang lebih kuat. Desain kebijakan diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dari sebelumnya.

Purbaya mencontohkan peran Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang kini diberi kewenangan lebih besar untuk mengawal proyek-proyek di bidang ekonomi.

Ia menyebut telah dibentuk satuan tugas untuk menangani berbagai hambatan yang selama ini membuat pertumbuhan berjalan lambat.

Dengan langkah tersebut, ia optimistis pertumbuhan ekonomi yang selama ini berada di kisaran 5 persen bisa meningkat. Ia menyebut pada kuartal IV 2025 ekonomi Indonesia tumbuh 5,39 persen.

Menurut dia, pertumbuhan pada kuartal I 2026 berpotensi menembus 5,5 persen dan kuartal II 2026 diperkirakan lebih tinggi lagi. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan ekonomi domestik tetap kuat di tengah gejolak global.

Purbaya menambahkan pergerakan pasar saham biasanya mengikuti fundamental ekonomi. Dengan fundamental yang membaik, ia menilai prospek pasar keuangan juga akan terdorong.

"Di tengah gejolak ekonomi global yang tidak jelas itu, kita mampu menciptakan pertumbuhan domestik yang cukup baik dan ini akan terjadi terus ke depan," ujar Purbaya.

Ia juga mengungkap bagaimana dalam tiga bulan pertama 2026 penerimaan pajak tumbuh sekitar 20 persen. Selain itu, reformasi juga dilakukan di sektor bea dan cukai.

Dengan pengawasan proyek pembangunan oleh pemerintah, ia yakin pertumbuhan ekonomi bisa meningkat lebih cepat. Bahkan tanpa reformasi industri secara besar, ia menilai ekonomi bisa tumbuh hingga 6 persen dengan mengandalkan sektor swasta dan pemerintah.

"Dengan keadaan yang sama, tanpa reformasi industri yang berlebihan, (perekonomian) kita bisa tumbuh 6 persen dengan hanya menghidupkan private sector dan government sector saja. Itu modal awal," ujar Purbaya.

Ia menambahkan pemerintah juga menyiapkan perubahan struktur ekonomi secara bertahap. Target pertumbuhan ekonomi 8 persen dinilai bukan hal yang mustahil dalam beberapa tahun ke depan.

"Kalau untuk saya sudah hampir kelihatan nanti dua tahun, tiga tahun lagi, anda udah ngeliat tuh angka 8 persen udah nyundul-nyundul ke atas. Artinya prospek pasar saham kita juga akan naik dengan signifikan," ujar Purbaya.

Ia turut menyoroti pendalaman pasar modal yang sudah lama digaungkan yang dinilainya belum optimal, sehingga pemerintah akan memperkuat fondasi ekonomi secara menyeluruh. Purbaya menegaskan pemerintah akan terus memperbaiki fondasi ekonomi agar pasar saham dapat tumbuh lebih kuat ke depan.

"Pendalaman pasar keuangan nasional menjadi syarat mutlak dan tidak bisa ditawar. Bosan ya (mendengar istilah tersebut)? Saya sudah dengar istilah pendalaman pasar modal sejak tahun 2000, sampai sekarang tidak dalam-dalam. Mungkin kita pakai cangkul yang salah,"ucap Purbaya.

"Tapi yang jelas dari pemerintah, kita siapkan fondasi ekonomi yang baik, membaik terus dari waktu ke waktu," jelasnya.

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu juga mengungkap peluang pemberian insentif kepada pasar modal. Namun, insentif tersebut akan diberikan jika program PINTAR yang diresmikan hari ini bisa berjalan baik dalam enam bulan ke depan.

Program tersebut dinilai mampu memperdalam pasar modal Indonesia. Ia meyakini PINTAR dapat menambah jumlah investor domestik, sehingga pasar tidak mudah digoyang investor asing.

"Kalau programnya jalannya bagus, let\'s say enam bulan dari sekarang, boleh lah datang ke saya minta insentif," ujar Purbaya.

[Gambas:Youtube]

#ihsg #purbaya-yudhi-sadewa #investasi #pasar-saham #saham #dewan-komisioner-lembaga-penjamin-simpanan #airlangga-hartarto #purbaya-yudhi-sadewa #let #jakarta #gedung-bursa-efek-indonesia #lps #gil

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260427160540-532-1352611/cerita-purbaya-disebut-gila-gara-gara-ramal-ihsg-pada-2030