Siap-siap! Bahlil Bocorkan Peluang Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Jilid 2

Siap-siap! Bahlil Bocorkan Peluang Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Jilid 2

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka peluang untuk melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi tahap 2, setelah kenaikan Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina... | Halaman Lengkap

(SINDOnews Ekbis) 20/04/26 16:38 196849

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang untuk melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi tahap 2, setelah kenaikan Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Bahlil menjelaskan harga BBM subsidi tidak diatur atau dijaga oleh Pemerintah di tengah volatilitas harga minyak dunia. Sehingga ketika harga minyak dunia naik, maka besar kemungkinan harga BBM nonsubsidi berpotensi mengalami kenaikan, dalam hal ini Pertamax .

"Saya katakan bahwa kalau untuk BBM nonsubsidi itu ada penyesuaian harga, tahap pertama sekarang. Tahap berikutnya kita lihat nanti (harga minyak dunia), kalau harganya turun, ya tidak naik. Tetapi kalau harga naik, mungkin akan ada penyesuaian," ujarnya saat ditemui usai konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Senin (20/4/2026).

Pada kesempatan itu Bahlil juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak serta merta beralih menggunakan BBM subsidi ketika BBM nonsubsidi mengalami kenaikan. Sebab BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"BBM subsidi itu kepada saudara-saudara kita yang berhak, kalau model kayak saya, Dirjen, karena harga BBM Ron 98 naik, tiba-tiba ke subsidi, itu kita mengambil hak saudara kita yang berhak menerima," lanjutnya.

Ia memastikan bahwa penyesuaian harga BBM akan terus dilakukan baik ketika harga minyak dunia mengalami kenaikan, maupun ketika sedang turun. Sebab formula penetapan harga BBM sudah diatur oleh Pemerintah.

Sekedar informasi, Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 telah mengatur formula harga dasar BBM untuk dijual ke pasar. Harga BBM dihitung berdasarkan tiga komponen utama, yakni harga indeks pasar, konstanta, dan margin.

Harga BBM di SPBU Swasta Ikut Naik, Diesel BP-AKR Tembus Rp25.560 per Liter



Sementara untuk harga jual eceran ditetapkan dengan menambahkan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 11 persen serta pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sesuai ketentuan masing-masing daerah. Badan usaha wajib melaporkan penetapan harga setiap bulan atau saat ada perubahan kepada Menteri ESDM.

Adapun untuk BBM subsidi, Bahlil memastikan harganya tidak akan naik hingga akhir tahun 2026 mendatang. Sebab menurutnya fiskal negara masih kuat untuk menanggung lonjakan harga minyak yang saat ini.

"Kalau subsidi, sampai dengan harga ICP dunia 100 dolar, tidak akan naik rerata. Sekarang rerata dunia ICP kita dari Januari sampai sekarang itu sekitar USD76 dolar," tutup Bahlil.
(akr)

#pertamax #bbm-non-subsidi #pertamax-cs #kenaikan-harga-bbm #harga-bbm-naik

https://ekbis.sindonews.com/read/1698231/34/siap-siap-bahlil-bocorkan-peluang-kenaikan-harga-bbm-nonsubsidi-jilid-2-1776675887