Emiten TP Rachmat (ASLC) Cetak Laba Rp29,96 Miliar per Kuartal III/2025, Susut 25,47%
Emiten Triputra, ASLC, cetak laba Rp29,96 miliar di Q3 2025, turun 25,47% yoy meski pendapatan naik 15,53% jadi Rp712,97 miliar. Caroline.id dominan.
(Bisnis.Com) 28/10/25 13:23 18494
Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Grup Triputra milik konglomerat TP Rachmat, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) telah membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp29,96 miliar per kuartal III/2025, susut 25,47% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya Rp40,21 miliar.
Berdasarkan Laporan Keuangan, ASLC sebenarnya mencatatkan pertumbuhan pendapatan signifikan 15,53% yoy menjadi Rp712,97 miliar per kuartal III/2025, dibandingkan Rp618,18 miliar per kuartal III/2024.
“Pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh peningkatan transaksi di Caroline.id, JBA Indonesia, dan MotoGadai yang saling memperkuat dalam ekosistem jual beli mobil bekas ASLC,” kata Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari Jany Candra dalam keterangan tertulis pada Selasa (28/10/2025).
Secara keseluruhan, Caroline.id masih menjadi kontributor terbesar terhadap pendapatan ASLC dengan porsi 71%. Caroline.id mencatatkan penjualan sebesar Rp506,4 miliar per kuartal III/2025, tumbuh 22% yoy.
Adapun jumlah mobil bekas yang berhasil dijual mencapai lebih dari 3.000 unit, meningkat hingga 26% yoy.
Sementara JBA sebagai balai lelang kendaraan besutan ASLC telah melelang lebih dari 92 ribu unit, dan mencatatkan pendapatan sebesar Rp201,8 miliar. Lalu, MotoGadai membukukan pendapatan sebesar Rp4,8 miliar.
Namun, beban pokok pendapatan ASLC naik 22,5% yoy menjadi Rp511,08 miliar per kuartal III/2025. Laba bruto ASLC pun hanya naik 0,44% yoy menjadi Rp201,88 miliar.
ASLC kemudian mencatatkan peningkatan pada beban umum dan administrasi 12,41% menjadi Rp164,63 miliar. Di sisi lain, pendapatan operasi lainnya neto turun 15,8% yoy menjadi Rp5,84 miliar. Alhasil, laba operasi ASLC melorot 34,93% yoy menjadi Rp29,67 miliar.
Dari sisi neraca aset, ASLC telah membukukan total aset sebesar Rp989,87 miliar dengan liabilitas Rp217,13 miliar pada periode yang berakhir 30 September 2025. Total ekuitas ASLC kemudian mencapai Rp772,74 miliar.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
#aslc #tp-rachmat #laba-bersih #kuartal-iii-2025 #pendapatan-aslc #caroline-id #jba-indonesia #motogadai #mobil-bekas #ekosistem-jual-beli #laporan-keuangan #pertumbuhan-pendapatan #beban-pokok-pendapa