Bank Nobu (NOBU) Raup Laba Rp485,18 Miliar sepanjang 2025

Bank Nobu (NOBU) Raup Laba Rp485,18 Miliar sepanjang 2025

Bank Nobu (NOBU) mencatat laba bersih Rp485,18 miliar pada 2025, naik 47,47% YoY, didorong oleh peningkatan pendapatan bunga dan komisi serta penurunan beban operasional.

(Bisnis.Com) 25/03/26 21:01 172786

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU) membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp485,18 miliar sepanjang 2025. Capaian itu meningkat 47,47% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp329,00 miliar.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan, raihan laba bersih sepanjang 2025 itu didorong oleh pendapatan bunga yang tumbuh 17,09% YoY menjadi Rp2,48 triliun. Pada saat yang sama, beban bunga perseroan naik 19,60% YoY menjadi sebesar Rp1,34 triliun hingga akhir 2025.

Dengan demikian, Bank Nobu mencatatkan pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 14,24% YoY menjadi Rp1,13 triliun, dari periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp992,85 miliar.

Raihan laba perseroan juga didorong oleh pendapatan komisi yang mencapai Rp471,47 miliar, meningkat 73,51% YoY dibanding capaian 2024 yang sebesar Rp271,73 miliar.

Bank yang terafiliasi dengan kelompok usaha milik James Riady itu mencatatkan penurunan pada beban operasional lainnya sebesar 9,98% YoY dari tahun sebelumnya Rp572,69 miliar menjadi Rp515,56 miliar pada akhir 2025.

Adapun, laba operasional perseroan tumbuh 47,25% YoY menjadi Rp618,67 miliar setelah pada 2024 membukukan pendapatan operasional sebesar Rp420,16 miliar. Pada saat yang sama, Bank Nobu mencatatkan rugi non operasional senilai Rp1,19 miliar, setelah tahun sebelumnya mencatatkan laba sebesar Rp2,05 miliar.

Sementara itu, laba tahun berjalan sebelum pajak mencapai Rp617,47 miliar, menanjak 46,25% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp422,21 miliar.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Bank Nobu tercatat sebesar Rp24,23 triliun hingga akhir 2025. Realisasi itu meningkat 20,07% YoY dibandingkan penyaluran kredit pada 2024 yang sebesar Rp20,18 triliun.

Pada saat yang sama, total dana pihak ketiga (DPK) perseroan mencapai Rp28,95 triliun setelah pada tahun sebelumnya membukukan DPK senilai Rp24,35 triliun.

Melihat indikator keuangan, rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) Bank Nobu turun dari 23,79% pada 2024 menjadi 22,29% hingga akhir 2025. Untuk kualitas kredit, NPL gross tercatat turun dari 0,47% menjadi 0,44% dan NPL net 0,32% dari periode yang sama tahun sebelumnya 0,35%.

Sementara itu, pendapatan bunga bersih (net interest margin/NIM) Bank Nobu menyusut dari 3,74% menjadi 3,59% hingga akhir 2025. Biaya operasional terhadap pendapatan operasional juga menurun dari 82,80% pada 2024 menjadi 79,93% hingga akhir 2025.

#bank-nobu #laba-bank-nobu #pendapatan-bunga #beban-bunga #pendapatan-komisi #laba-operasional #rugi-non-operasional #penyaluran-kredit #dana-pihak-ketiga #rasio-kpmm #kualitas-kredit #npl-gross #npl-n

https://finansial.bisnis.com/read/20260325/90/1962197/bank-nobu-nobu-raup-laba-rp48518-miliar-sepanjang-2025