Investasi Sumsel 2025 Tembus Rp62,67 Triliun, Tertinggi ke Pertambangan

Investasi Sumsel 2025 Tembus Rp62,67 Triliun, Tertinggi ke Pertambangan

Investasi Sumsel 2025 mencapai Rp62,67 triliun, didominasi PMDN. Pertambangan jadi sektor terbesar.

(Bisnis.Com) 10/03/26 15:27 160561

Bisnis.com, PALEMBANG — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatra Selatan (DPMPTSP Sumsel) mencatat realisasi investasi sepanjang 2025 sebesar Rp62,67 triliun. Capaian tersebut mengalami kontraksi 11,63% dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya.

Kepala DPMPTSP Sumsel Lusapta Yudha Kurnia mengatakan meskipun menurun secara tahunan, realisasi investasi tersebut telah melampaui target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ditetapkan sebesar Rp42,5 triliun. Namun, dibandingkan target nasional, capaian itu baru mencapai sekitar 79,48%.

Dia menjelaskan investasi pada 2025 masih didominasi oleh penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang mencapai Rp47,19 triliun atau tumbuh 28,69%. Sebaliknya, penanaman modal asing (PMA) justru mengalami penurunan 54,83% dengan realisasi Rp15,47 triliun.

Penurunan PMA tersebut dipengaruhi oleh berakhirnya sejumlah proyek investasi besar yang sebelumnya mendorong realisasi pada 2024, seperti pembangunan ekspansi pabrik OKI Pulp and Paper serta pabrik milik PT Pupuk Sriwidjaja.

“Namun di 2025 pelaksanaan proyek sudah selesai, dan sekarang tahap pengoperasian. Oleh karena itu, realisasi investasi (PMA) memang sangat besar menyusut,” ujarnya dalam paparan realisasi investasi Sumsel tahun 2025, Selasa (10/3/2026).

Secara rinci, lima daerah dengan realisasi PMA terbesar di Sumsel yaitu Kabupaten Ogan Komering Ilir Rp9,27 triliun, Muara Enim Rp2 triliun, Palembang Rp1,09 triliun, Banyuasin Rp797 miliar, serta Musi Rawas Rp631 miliar. Sementara, realisasi PMDN terbesar tercatat di Kota Palembang sebesar Rp10,36 triliun, disusul Musi Banyuasin Rp9,70 triliun, Muara Enim Rp6,85 triliun, Lahat Rp5,56 triliun, dan Ogan Ilir Rp4,10 triliun.

“Untuk negara dengan realisasi investasi terbesar sepanjang 2025 kemarin berasal dari Singapura Rp10,27 triliun, lalu disusul Tiongkok Rp1,88 triliun, Jepang Rp1,18 triliun, Malaysia Rp700 miliar, dan Inggris Rp509 miliar,” jelasnya.

Adapun subsektor dengan realisasi investasi terbesar di Sumsel antara lain pertambangan Rp12,5 triliun, industri kimia dan farmasi Rp8,1 triliun, industri kertas dan percetakan Rp7,5 triliun, subsektor tanaman pangan, perkebunan dan peternakan Rp6,4 triliun, serta listrik, gas, dan air Rp5,7 triliun.

Lusapta menambahkan evaluasi dari capaian investasi 2025 akan difokuskan pada upaya mendorong serta mengidentifikasi lokasi dan sektor baru yang berpotensi menarik investasi.

“Utamanya kawasan industri yang bisa mendongkrak investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah, seperti ke depan potensi dari pembangunan Pelabuhan New Port Tanjung Carat,” pungkasnya.

#investasi-sumsel #investasi-2025 #investasi-pertambangan #investasi-sumatra-selatan #penanaman-modal-dalam-negeri #penanaman-modal-asing #proyek-investasi-besar #realisasi-investasi-sumsel #investasi

https://sumatra.bisnis.com/read/20260310/534/1959321/investasi-sumsel-2025-tembus-rp6267-triliun-tertinggi-ke-pertambangan