Kabar Baik! Proyek KRL Surabaya Segera Dibangun, Ini Bocoran Rutenya

Kabar Baik! Proyek KRL Surabaya Segera Dibangun, Ini Bocoran Rutenya

Proyek KRL Surabaya SRRL akan dilelang pada 2027 dan konstruksi dimulai 2028, didanai KfW. Ini akan meningkatkan konektivitas dan mengurangi kemacetan.

(Bisnis.Com) 18/02/26 16:34 139732

Bisnis.com, JAKARTA — Direktorat Jenderal Perkeretapiaan Kementerian Perhubungan mengungkapkan proyek kereta listrik (KRL) di Jawa Timur berupa Surabaya Regional Railways Line (SRRL) bakal dilelang pada 2027 dan ditargetkan mulai konstruksi pada 2028.

Direktur Jenderal Perkeretapiaan Kemenhub, Allan Tandiono menyampaikan, proyek serupa KRL Jabodetabek di wilayah Gerbangkertosusila tersebut masih terus berlanjut usai mendapat pinjaman dari Bank Pembangunan Jerman atau Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW).

“SRRL tetap jalan, tahun depan [2027] lelang, jadi konstruksi di 2028,” ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Rabu (18/2/2026).

Allan belum mendetailkan lebih lanjut rencana lelang SRRL sepanjang 27 kilometer (km) tersebut, yang sepakat didanai KfW senilai US$250 juta atau sekitar Rp4,1 triliun (kurs Rp16.375 per dolar AS) pada September 2025 lalu.

Proyek SRRL ini, lanjut Allan, nantinya akan meningkatkan konektivitas Surabaya dengan kota penyangga di sekitarnya seperti Sidoarjo, Gresik, Mojokerto dan Lamongan.

Adapun, proyek SRRL ini direncanakan akan dikerjakan melalui dua tahap yakni tahap 1 (fase A dan B) dan tahap 2.

Rencananya, pembangunan SRRL tahap 1 meliputi jalur ganda atau double track dan elektrifikasi dari Stasiun Gubeng sampai dengan Stasiun Sidoarjo.

Pada tahap 1 ini pula mencakup perbaikan dan peningkatan fasilitas sejumlah stasiun mulai dari stasiun Surabaya Gubeng, Wonokromo, Waru, Gedangan, dan Sidoarjo.

Termasuk penanganan perlintasan sebidang serta pembangunan beberapa flyover di sejumlah titik rawan kemacetan dan peningkatan fasilitas sistem persinyalan dan telekomunikasi di sepanjang jalur Depo Sidotopo–Sidoarjo.

Melansir dari laman resmi Kedutaan Besar Republik Federal Jerman, proyek SRRL juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang nyata, termasuk pengurangan kemacetan lalu lintas, penurunan biaya logistik, serta peningkatan keselamatan penumpang.

Pengembangan lebih lanjut di masa depan akan mengintegrasikan sistem tersebut dengan layanan kereta api dan bus lainnya serta menerapkan konsep Transit-Oriented Development (TOD)—yakni pendekatan perencanaan yang mendorong pembangunan kawasan yang padat, ramah pejalan kaki, dan terpusat pada transportasi publik berkualitas tinggi.

Peningkatan ini akan menempatkan SRRL sebagai tulang punggung jaringan transportasi modern di Jawa Timur.

SRRL Tahap 1 diharapkan dapat menguntungkan lebih dari 1,3 juta penduduk dalam dua tahun pertama operasinya, mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% sekaligus memajukan masa depan perkotaan yang lebih bersih, lebih efisien, dan saling terhubung.

#krl-surabaya #srrl-lelang-2027 #konstruksi-srrl-2028 #proyek-krl-jawa-timur #surabaya-regional-railways #krl-gerbangkertosusila #kfw-pendanaan-srrl #konektivitas-surabaya #jalur-ganda-srrl #elektrifik

https://ekonomi.bisnis.com/read/20260218/98/1953729/kabar-baik-proyek-krl-surabaya-segera-dibangun-ini-bocoran-rutenya